Menu

5 Cara Membuat Diri Sendiri Lebih Sadar Akan Pentingnya Pendidikan

Hari Pendidikan Nasional bisa menjadi refleksi bagi kita semua bagaimana bangsa ini berpendidikan. Mengutip pasal I Ayat (1) Undang-Undang (UU) sistem pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003—yang berbunyi pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan demikian, pendidikan dapat dikatakan sebagai jalan terindah untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, nggak cuma menjadi tugas guru di sekolah atau dosen di kampus atau pemerintah atau orang tua dirumah.

Mereka semua nggak bisa mewujudkan pendidikan yang berkualitas kalau dari diri kita sendiri juga nggak peduli dengan pentingnya pendidikan. Of course,  bukan tugas yang mudah memang, tapi dengan tekad yang kuat dan pemahaman yang mendalam mengenai masalah ini, mimpi untuk membuat Indonesia hebat bukan isapan jempol belaka, gaes.

Trus, gimana caranya membuat diri sendiri lebih aware dengan pendidikan? Simak 5 cara mudahnya di bawah ini!

Mengembangkan apa yang jadi minat dan kemauan diri

passion

Dalam hidup ini, semuanya itu nggak ada yang instan. It means, semuanya memiliki prosesnya masing-masing. Kalau kamu punya impian besar atau cita-cita yang tinggi, mulailah hal itu dari sekarang.

Kenapa dari sekarang? Soalnya biar kamu tahu apa sebenarnya yang menjadi passion-mu, gaes.

 “Ah, tapi aku masih SMP.”

“Gampanglah, ntar aja kalau sudah kelas 12”

Ingat, ya, nggak ada kata terlalu dini atau bahkan terlalu tua. Kalau kamu sudah tahu apa yang menjadi minat dan kemauanmu ambillah dan tekunilah dari sekarang.

Sebenarnya, bagaimana diri kita nantinya itu bergantung dari bagaimana kemauan kita, lho. Percuma, ‘kan, kalau kamu dapat nilai bagus di bangku sekolah atau dapat IPK tinggi saat lulus, atau bahkan lulus dari universitas terbaik. Tapi kamu malas dalam mencoba berbagai hal baru.

Karena nyatanya, kita nggak cuma butuh teori aja, tapi juga prakteknya. Seperti contohnya, kalau kamu suka menulis, ikutlah organisasi atau komunitas menulis. Hal ini bisa menjadi poin plus kamu saat melamar kerja.

Toh, nggak ada ruginya kalau kamu belajar mengenai hal-hal baru, mengembangkan diri kamu dan menggali apa yang menjadi potensimu dari sekarang.

Nah, kalau kamu masih bingung buat menentukan minat dan bakat kamu. Kamu bisa banget, lho, mencobanya di sini.

Tahu mau jadi apa di masa depan

career

Dengan mengetahui apa sebenarnya yang menjadi passion-mu, kamu bisa menata diri mau jadi apa di masa depan.

Sayangnya, masih banyak generasi muda yang masih belum tahu ingin jadi apa walau mereka sudah kuliah atau bahkan sudah lulus kuliah. Alhasil, banyak freshgraduate yang masih nganggur karena ketidahtahuan mereka akan potensi diri.

Padahal dunia karier yang akan kamu hadapi saat ini, tuh, berbeda banget dengan dunia karier yang dihadapi orang tua kamu. Zaman udah berubah banget, gaes.

Sebagai contoh, zaman orang tua kamu, teknologi internet belum semeledak sekarang. Dan nggak ada orang yang bisa dengan gampang cari penghasilan atau buka bisnis lewat internet.

Tapi sekarang? Ada 1001 profesi di ranah Internet, seperti Content Creator, Content Writer, Blogger, Influencer, Youtuber dan profesi-profesi lainnya yang menarik.

Nggak males belajar

Buat sebagian besar pelajar atau mahasiswa, belajar itu sesuatu yang sangat membosankan. Apalagi kalau belajar sesuatu yang sulit atau nggak sesuai dengan keinginan. Ditambah lagi guru/dosennya galak, pasti bikin kepala cenut-cenut, bawaannya ngantuk dan pengin tidur di kelas, bahkan jadi nggak suka sama pelajaran/mata kuliahnya.

Duh, sedih banget, deh, lihat generasi muda yang seringkali ngeluh belajar itu nggak enak lah, ini lah. Belum lagi kalau nggak bisa jawab soal-soal ujian. (Ya, gimana bisa jawab kalau belajarnya SKS alias Sistem Kebut Semalam! Ehehe)

Padahal belajar itu salah satu poin penting dalam kehidupan. Karena selama kita hidup di dunia kita akan selalu belajar, gaes. Belajar beradaptasi dari dunia sekolah ke Perguruan Tinggi, dari Perguruan Tinggi ke dunia kerja, dan lain sebagainya. ‘Kan belajar nggak melulu harus duduk di bangku sekolah, gaes.

Fyi, mempertahankan nilai, mendapat IPK yang bagus, tetap termotivasi saat malas belajar, semua pernah dibahas di Youthmanual di sini, lho.

Aktif mencari informasi

Kemajuan teknologi memudahkan kamu untuk mendapatkan informasi apapun, gaes. That’s why, sekarang ini, guru/dosen bukan lagi bertugas memberikan informasi dan mengajak kamu as a siswa/mahasiswanya untuk menghafal ilmunya.

Dengan informasi yang sudah mudah diakses, guru/dosen juga harus bisa mengajak para siswa/mahasiswanya untuk berpikir kritis. Mengajak kamu sebagai siswa/mahasiswanya mencari mana informasi yang benar dan mana yang salah, dan kemudian menyimpulkannya.

Belajar menerima kegagalan

failure

Dari semua itu, sikap terakhir yang harus kamu miliki adalah menerima kegagalan. Penting banget, lho, memiliki sikap untuk nggak nyinyir dengan kesuksean orang lain.

Yups, kamu juga mesti tahu bahwa semuanya nggak berjalan sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Dengan belajar menerima kegagalan, kamu bisa belajar dari pengalaman buruk tersebut dan bisa jadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

***

Itulah 5 cara membuat diri sendiri lebih aware dengan pendidikan gaes. Semoga di Hari Pendidikan Nasional aka Hardiknas ini kita nggak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang sudah kita dapatkan ini.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: youtube.com, deserthealthnews.com, tenonworld.com, medium,com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©