5 Cara Mengasah Mental Agar Nggak Memiliki Mental Tempe!

"Ah dasar, gitu aja nyerah. Mental tempe banget, sih!", "kita kalau mau sukses ya harus punya mental yang kuat, nggak mental tempe", "gimana mau sukses kalau kamu punya mental tempe?", "yuk, semangat terus, jangan biarkan orang lain jadi penyebab kita punya mental tempe!", "jadi orang jangan punya mental tempe, dong?"

Eh? Ini tuh, apa, sih, mental tempe? Dari tadi kayaknya ngomong mental tempe mulu, ya? Saya sukanya tempe mendoan, haha. Nah, buat kamu yang belum tau juga tentang hal ini, menurut pandangan yang berkembang di masyarakat, mental tempe adalah suatu sebutan untuk orang yang lemah mentalnya, nggak kuat dalam menghadapi masalah, mggak berani untuk menghadapi seseorang, mudah tertekan, mudah sedih, mudah merasa stres dan memiliki kepercayaan diri yang sedikit.

Tahu, kah, kamu? Generasi  Z sering banget, lho, dikaitkan dengan mental tempe ini. Kalau saya sedang mengobrol dengan teman-teman saya di kantor yang dimana mereka berasal dari generasi X dan generasi Y, mereka selalu berkata bahwa generasi Z ini memiliki mental tempe banget. Kenapa, sih, generasi Z dikatain sebagai generasi yang mental tempe?

Nah, kalau kata teman-teman saya ini, mereka memiliki mental yang nggak kuat atau nggak sabaran akan suatu hal. Misalnya, baru juga mendapatkan pekerjaan yang sulit, eh, minta resign. Kasus lainnya adalah karena pekerjaan yang banyak dan lingkungan yang kurang menyenangkan menurutnya, langsung membuatnya resign tanpa memberikan kesempatan untuk melihat lebih jauh tentang lingkungan kerjanya.

Duh, malesin banget, kan, dikatain seperti itu? Perlu kamu ketahui juga, nih, gaes, memiliki mental tempe dapat menjadikanmu seseorang yang overthinking bahkan menjadi stres. Buruknya, mental tempe juga bisa mengarahkanmu menjadi depresi, lho. Serem banget, kan?

Terus gimana, dong, ya, untuk mendapatkan mental yang kuat bagaikan baja dan nggak lembek-lembek seperti tempe? Nah, cek dulu, yuk, artikel berikut ini!

1. Berpikir positif

Hal pertama dan bagi saya merupakan hal tersulit dalam membentuk mental yang kuat ialah berpikir positif. Well, berpikir positif adalah aktivitas berpikir yang kita lakukan dengan tujuan untuk membuat diri kita semangat, membuat kita melakukan suatu hal yang positif dan dapat membuat kita membangkitkan potensi dalam diri kita.

Biasanya, setiap orang pasti memiliki satu atau dua pikiran negatif misalnya ketika kamu sedang ulangan kamu takut mendapatkan nilai jelek atau misalnya lagi ketika kamu sedang dalam wawancara, kamu berpikir bahwa kami nggak akan diterima di pekerjaan tersebut karena kamu nggak berbicara dengan baik. Well, tanpa disadari, ini, nih, yang dikatakan sebagai pikiran negatif.

Apapun yang hal baik yang sedang kamu lakukan, kamu harus berpikir positif, gaes. Contohnya seperti kalau kamu sedang ulangan, yakinkan diri kamu kalau kamu bisa dan sebagainya. Saya yakin, kamu pun akan tersugesti untuk mengerjakan ulanganmu sebaik mungkin.

2. Jangan memikirkan orang lain atau perkataan orang lain

jangan mendengarkan omongan orang lain

"Eh, kamu, kok, bisa masuk jurusan itu di universitas itu? Susah-susah, lho, pesaing kamu nanti", "eh guru yang ngajar kamu kan killer", "eh, dosen pembimbingmu, kan, nggak gampang ngelulusin orang?", "kamu mah pasti nggak bisa, deh, masuk perusahaan itu".

Pernah nggak, sih, kamu mendengar seseorang yang mengatakan suatu hal yang kalau kamu dengerin malah bikin kamu down? Nah, yang begini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, nih, gaes! Hal yang bisa kamu lakukan salah satunya yaitu nggak perlu mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang tersebut.

Kalau kamu terlalu mendengarkan dan memikirkan apa yang dibicarakan oleh orang lain, yang ada kamu malah pusing sendiri dan merasa takut untuk melakukan apa-apa. Well, omongan itu merupakan suatu sugesti, lho. Jadi, kalau kamu mendengarkan omongan-omongan yang nggak baik dari seseorang, lebih baik, nggak usah didengarkan, ya, daripada kamu malah jadi memiliki mental tempe.

3. Asah kemampuan diri

Nah, salah satu alasan kenapa seseorang memiliki mental tempe ialah bahwa orang tersebut merasa bahwa dirinya nggak mampu akan suatu hal. Kalau kamu merasa bahwa dirimu nggak mampu akan suatu hal, maka, apa yang seharusnya kamu lakukan? Apakah kamu harus diam atau mengatasinya?

 Well, sebaiknya, nih, gaes, ketika kamu mengalami suatu masalah, idealnya, kamu harus menyelesaikan masalah tersebut. Bukan malah merasa nggak percaya diri atau merasa khawatir dan kamu nggak menyelesaikan masalahmu. Seharusnya, kalau kamu memiliki masalah yaitu ada kemampuan yang nggak kamu miliki, maka, selesaikan masalah tersebut dengan mengasah kemampuan tersebut. Bukan malah merasa overthinking dan akhirnya kamu memiliki mental tempe.

4. Sering-seringlah bertemu orang-orang yang positif

orang-orang positive

Ketika kamu merasa bahwa kamu nggak berani untuk bertemu orang baru, nggak berani ambil keputusan, nggak berani berbicara di depan orang banyak dan sebagainya, untuk kali ini, kamu harus memaksa dirimu untuk bertemu dengan orang-orang baru, nih, gaes!

Sebelum kamu memutuskan untuk berteman dengan orang-orang tersebut, coba perhatikan terlebih dahulu apakah orang tersebut merupakan orang yang postif untukmu atau nggak? Hmm… Bagaimana kita tahu orang itu positif atau nggak untuk kita?

Well, cara untuk mengetahuinya ialah dengan melihat sifatnya dan bagaimana dampak yang terjadi pada dirimu ketika kamu bergaul dengan orang tersebut. Kalau kamu merasa orang tersebut memberikan dampak yang baik untukmu, maka, bisa dibilang kalau orang tersebut merupakan orang yang positif dan orang tersebut merupakan teman yang baik untukmu.

Nah, kalau kamu mengelilingi dirimu dengan orang-orang positif, kamu pasti bisa sharing apa yang kamu takuti, apa yang kamu pikirkan dan sebagainya. Teman-teman yang positif, pastinya akan membantumu untuk menghadapi masalah tersebut bukannya malah meledekimu atau membuat omongan yang nggak menyenangkan lainnya. Teman-teman yang positif tentunya akan encourage kamu menjadi seseorang yang nggak bermental tempe.

5. Belajar bertemu dan bekerjasama dengan macam-macam orang

Nah, dengan bertemu dengan banyak orang dan bekerjasama dengan banyak orang, akan membuatmu memiliki mental yang lebih kuat. Kenapa begitu? Jawabannya sudah jelas banget, nih, gaes, setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda. Sekarang, kamu bisa saja bertemu dengan orang yang lembut dan mau diajak bekerjasama, namun, suatu saat kamu bisa saja bertemu dengan orang yang kasar dan selalu memaksakan opininya dan pemikirannya.

Dengan kamu bertemu dan bekerjasama dengan macam-macam orang, secara tidak langsung kamu bisa akan terbiasa bekerjasama dan juga terbiasa dengan berbagai sifat orang-orang. Jadi, ketika kamu bertemu dengan orang baru lagi, kamu nggak akan kaget dengan sifatnya karena kamu sudah terbiasa bekerjasama dengan orang yang memiliki sifat yang berbeda-beda.

***

Yap, ketujuh hal di atas patut banget untuk kamu coba, lho, gaes. Dengan membiasakan diri dalam melakukan ketujuh hal di atas, lama-kelamaan kamu akan mendapatkan mental yang kuat seperti baja, lho. Yap, untuk mendapatkan mental kuat memang nggak semudah membalikkan telapak tangan tetapi setelah kamu mendapatkannya, saya yakin, kamu akan memilili banyak manfaat dari mental yang kuat.

Selain itu, mental yang kuat dapat membuat dirimu lebih bugar dan sehat. Mau bagaimana pun, perlu kamu ketahui, nih, gaes, segala penyakit berawal dari dalam pikiranmu, lho. Maka dari itu, yakinkan dirimu bahwa kamu memiliki mental yang kuat! Semangat!

Baca juga:

(Sumber gambar: whywesuffer.com, istockphoto.com, hiringsolved.com)

LATEST COMMENT
Hikma Rizkia | 16 jam yang lalu

Di UGM namanya Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan kak

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial
rahadyan fajar harris | 1 hari yang lalu

FH UNAIR nilai 598 kemaren masih bisa masuk kok lewat sbmptn

Cek Passing Grade Skor UTBK Prodi Hukum pada SBMPTN
Demas Reyhan Adritama | 2 hari yang lalu

Setiap tahun berbeda, tergantung kebutuhan

Bercita-Cita Menjadi Polisi? Simak Cara dan Persyaratannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©