Anti Mager-Mager Club Saat Ramadan #DiRumahAja

Di rumah aja sepanjang bulan puasa merupakan kombinasi yang pas untuk rebahan dan mager. Tapiii masa’ sih, bulan suci diisi hal yang nirfaedah? Selain membuang waktu, terus-terusan mager malah bikin kamu makin jenuh dan lapar. Tiap 10 menit mengecek jam. Belum lagi, medsos yang menggoda iman; antara postingan makanan yang bikin laper mata atau kekepoan yang memancing ghibah. Jadi, inilah langkah anti mager, supaya harimu lebih berarti.

1. Buat goal jangka pendek, yang berisi apa yang ingin dicapai sepanjang Ramadan atau selama sebulan. Goalnya jangan yang mengawang, alias yang mustahil tercapai. Buat yang logis dan bisa diukur.     

2.  Poin di atas dilanjutkan dengan bikin to do-list harian. So, tiap hari kamu tahu apa aja yang perlu dilakukan. Kalau nggak, semua akan tertunda dan ujung-ujungnya target batal terpenuhi.

3. Banyak hal yang perlu dilakukan tapi waktunya nggak banyak? Tentukan skala prioritas. Rumus simpel yang bisa kamu terapkan adalah:

Prioritas utama: Hal yang penting dan mendesak.

Prioritas pertengahan: Hal yang tidak terlalu penting tapi hanya bisa dilakukan segera.

Prioritas pertengahan: Hal yang penting tapi tidak mendesak.

Prioritas akhir: Hal yang tidak terelalu penting dan tidak mendesak.

4. Tidur yang cukup. Jangan gantikan jam tidurmu dengan mainan hape atau nonton. Kurang tidur berpengaruh pada kebugaran tubuh dan produktivitasmu.

5.  Imbangi dengan hobi atau kegiatan ringan yang menyenangkan. Walaupun memiliki target, bukan berarti kamu hanya berkutat dengan belajar dan menyelesaikan tugas. Sesekali luangkan waktu buat hobi dan kegiatan menyenangkan lain yang berfaedah.

6.  Jangan lupa juga beribadah, apalagi di bulan suci, baik ritual ibadah yang berhubungan dengan Yang Maha Pencipta, ibadah dengan berbagi, serta ibadah dengan segala aktivitas positif yang dilakukan.

Selain mendekatkan diri dengan Tuhan, ibadah dan doa juga membuat diri kita lebih tenang dan positif. Rasa tenang dan positif ini juga mendukung kita untuk lebih produktif. Sebaliknya, perasaan sumpek, cemas, dan serba negatif membuat kita malas ngapa ngapain.

7. Kenali “godaan” menjadi produktif. Masing masing orang punya kelemahan. Misalnya, ada orang yang mager kalau dekat dekat kasur. Atau nggak bisa stop sekalinya nonton drakor. Maka hindari godaan tersebut, terutama di jam yang seharusnya kamu berkegiatan.

8. Bulan puasa, aktivitasnya dilakukan di rumah pula. Artinya kamu punya keleluasaan mengatur jadwal. Biasanya dirimu akan mengalami perubahan “ritme”. Tiap orang bisa memiliki ritme yang berbeda. Nah, tinggal temukan waktu yang paling pas untuk mengerjakan tugas serta aktivitas lainnya. Biasanya sih, kamu bisa belajar atau menyicil tugas setelah sahur hingga pagi.

9. Jangan kebanyakan makan saat sahur atau berbuka. Tahan, gaes. Terlalu kenyang juga memicu kemageran.

10. Tiap minggu, evaluasi hal yang telah kamu lakukan. Apakah kamu masih mager atau udah sukses menjalankan jurus anti mager? Cari tahu pula apa saja hal yang efektif dan kurang efektif.

Misalnya, apakah mungkin aktivitas yang ingin dikerjakan terlalu banyak hingga keteteran. Atau goal/target muluk-muluk sehingga meleset jauh. Bisa juga ternyata kamu kurang beristirahat atau malah kurang gerak, dan berakibat kondisi tubuh kurang fit.

Dari evaluasi tersebut, kamu bisa menjadi lebih baik lagi. Yuk ah, stop mager dan manfaatkan waktumu!

Punya tip produktif dan antimager lainnya? Mari berbagi di kolom komen!

LATEST COMMENT
Adi | 4 jam yang lalu

Oi gua masih bingung mau jurusan apa

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPS
Adi | 4 jam yang lalu

Oi gua lulusan taun 2016 baru mau kuliah

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPA
Damayanty | 5 jam yang lalu

Saya dulu jurusan IPA, Sekarang kuliah Jurusan PAI

Yuk, Kenalan dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam!
Aprilia dwi prianto | 10 jam yang lalu

Kak kalo aku tuh dari smk keperawatan mau masuk hukum udayana bisa gk yah?

Lintas Jurusan SBMPTN 2020: IPS Sulit Ambil Saintek, IPA Bebas Pilih Prodi
Nadiva Ajeng Chairunisa | 18 jam yang lalu

Kak contoh soal tps gimana y kak?

Berapa Nilai UTBK Untuk Masuk Prodi Kedokteran di SBMPTN?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1