Bank 101: Pilih Tabungan, Deposito, atau Giro?

A: Pengen punya deposito di rekening bank sendiri, supaya jajan dan pengeluaran sehari-hari lebih terkontrol.

B: Deposito atau tabungan?

A: Memangnya beda, ya?

Jadi, deposito, tabungan, dan giro merupakan jenis simpanan yang umum ditemukan di bank, tapi fungsi ketiganya berbeda, lho. Simak penjelasan berikut.

1. Tabungan

Tabungan merupakan jenis simpanan yang fleksibel, bisa ditarik kapan saja, melalui ATM atau bank, sesuai ketentuan bank yang berlaku. Uang tabungan juga bisa dipindahkan/ditransfer atau dipakai bertransaksi dengan menggunakan kartu debit. Jumlah tarikan tunai, pembayaran, serta pemindahan dana per hari dibatasi. Jadi nggak bisa terlalu banyak.

Tepat digunakan untuk:

Keperluan sehari-hari nasabah, mulai dari transportasi, makan, bayar ini-itu, dan banyak lainnya. Lho kalau uangnya akan dipakai, ngapain ditabung?

Dengan tabungan, transaksi menjadi lebih aman dan praktis, karena kamu nggak perlu membawa uang tunai ke mana-mana. Transaksi pun bisa dilakukan di mana saja. Apalagi jika menggunakan fasilitas mobile banking, yang bisa mengakses layanan bank dari ponsel kamu. 

Selain itu, tabungan membuat pengeluaran lebih jelas, karena keluar masuknya uang akan tercatat. Ini penting banget.

2. Deposito

Simpanan dengan jangka waktu tertentu, sehingga nggak bisa diambil sewaktu-waktu. Misalnya, deposito 12 bulan, berarti baru bisa diambil setelah 1 tahun. Selain jangka waktu, biasanya ada aturan lain di tiap bank, seperti jumlah minimal setoran deposito. Keuntungannya, jelas uang tersebut nggak bisa kamu utak-atik.

 Tepat digunakan untuk:

Simpanan dengan target tertentu, misalnya biaya kuliah. Deposito merupakan pilihan tepat karena uangnya akan tersimpan dan tidak bisa diambil apalagi dipakai hingga jangka waktunya selesai.

3. Giro

Sama seperti tabungan, giro dapat ditarik kapan saja. Namun penarikan dananya dengan menggunakan cek, bilyet, atau surat perintah pengambilan uang lainnya. Jadi bukan pakai buku tabungan atau kartu debit ya. Trus, nggak bisa dengan transfer.

Berbeda dengan tabugan, giro bisa ditarik dalam jumlah yang sangat vesar.

Tepat digunakan untuk:

Suatu usaha cocok menggunakan giro, terutama untuk pembayaran ke pihak lain. ‘Kan bisa juga pakai tabungan biasa? Nah, bedanya adalah pada jumlah. Kalau giro jumlahnya bisa sangat besar, sementara tabungan lebih terbatas. Makanya giro cocok banget untuk perusahaan.

Ya, misalnya kamu punya online shop pakaian yang produksinya sudah lumayan banyak. Giro bisa dimanfaatkan untuk pembayaran dalam jumlah yang besar.  

***

Sebagai nasabah, kamu bisa memilih jenis simpanan sesuai kebutuhanmu, dengan memerhatikan keterangan di atas.

Baik tabungan, deposito, maupun giro, pastinya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan, selama simpananmu memenuhi syarat  3T penjaminan LPS.

Oiya berdasarkan data riset LPS, simpanan hingga September 2020 mengalami peningkatan, lho. Jumlah pemilik rekening simpanan terbesar ada di Jakarta, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Aceh. Selengkapnya mengenai data riset tersebut serta LPS bisa kamu cek di sini.

(Sumber gambar:

LATEST COMMENT
Ayu Vitri | 11 jam yang lalu

Open Endorse Murah Youtube 50k/Video Ig : ayuvitri86

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Hai Acha, untuk lebih jelasnya kamu perlu mengecek prodi di PTN yang dituju. Dari pengecekan kami, UI, ITB dan IPB tidak menerima lintas jurusan untuk prodi Saintek. Namun untuk prodi Soshum bisa dari IPA.

Info Lengkap SNMPTN 2021: Cek Beberapa Perubahannya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Umumnya, kandidat pekerja akan menunggu tahap selanjutnya. Jika lolos perusahaan akan menghubungi. Bisa juga kamu melakukan follow up, mengemail perusahaan dengan profesional dan sopan. Sampaikan terima kaih atas wawancara dan psikotes yang telah dilalui. Trus, sebutkan nomor kontak kamu yang menyatakan…

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Bisa saja jika kamu lulusan SMA/sederajat tahun 2020 atau 2019, dan belum pernah diterima di SNMPTN.

Persiapan SBMPTN Buat Mahasiswa yang Ingin Mengulang
Handini Puspaningati | 3 hari yang lalu

Setelah melakukan wawancara dengan psikolog dan tes psikotes langkah selanjutnya apa ya.. 1 minggu menunggu hasilnya. Terima Kasih

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1