Menu

Tetap Berprestasi Walau Sibuk Berorganisasi dengan 5 Tips Berikut!

Menurut sebagian besar orang-orang, kalau kamu terlalu aktif berorganisasi, kamu akan lebih sibuk di organisasimu dan melupakan kewajibanmu sebagai pelajar, yaitu belajar dengan baik dan berprestasi dalam bidang akademik. Apakah menurutmu pendapat sebagian besar orang ini benar?

Well, kalau saya pribadi, saya nggak bisa memberikan pendapat bahwa hal tersebut ialah benar atau salah. Namun, pada nyatanya, ada, lho, teman-teman saya yang aktif berorganisasi namun memiliki prestasi yang cemerlang. Tapi sayangnya, saya lebih sering bertemu dengan teman-teman yang aktif berorganisasi dan melupakan kewajibannya. Bahkan, ada salah satu teman saya yang sangat menyukai kegiatan di organisasinya memberikan pernyataan bahwa ia membalik kepentingan antara organisasi dan kuliah. Iya, menurutnya organisasi merupakan hal penting pertama dan kuliah merupakan hal penting kedua.

Ada juga teman saya yang aktif berorganisasi akhirnya sering sekali nggak masuk kuliah. Lalu, dipenghujung semester, teman saya ini sibuk mengejar ketertinggalannya dengan fotokopi semua catatan dari temannya yang aktif di kelas dan menulis catatan. Ia mengejar ketertinggalannya dan mempersiapkan dirinya hanya untuk ujian di akhir semester.

Jadi, sebenarnya, aktif di organisasi baik atau nggak, sih? Well, aktif di organisasi itu merupakan suatu hal yang baik, kok, gaes! Kamu bisa cek manfaat ikut organisasi di artikel ini Aktif di Organisasi Selama Kuliah Itu Nggak Penting, Kecuali... Lalu, kenapa banyak orang yang aktif organisasi namun malah nggak berprestasi dan cenderung melupakan kewajibannya? Hmm... Setiap orang pasti memiliki jawabannya sendiri-sendiri, tetapi, ada hal yang perlu kamu ingat, gaes! Kalau kamu ingin aktif berorganisasi namun juga tetap ingin berprestasi, ada hal-hal yang perlu kamu lakukan, lho. Ada apa saja, ya?

1. Buat agenda kegiatan

Yap, karena jadwal yang kalau ditumpukin sudah mengalahkan tinggi gunung (lebay), maka kamu harus mencoba untuk "menjejerkannya". Daripada menumpuk lebih baik kamu jejerkan agar lebih terlihat, kan?

Nah, maksudnya, daripada kamu biarkan jadwalmu berantakan dan kadang ada yang terlupa karena nggak kamu catat, ada baiknya kalau kamu mencatat semua jadwal-jadwalmu, baik itu jadwal kuliah maupun jadwal organisasi.

Tujuan mencatat semua jadwalmu ialah agar kamu bisa mengingat semua kegiatanmu. Kalau pun nantinya ada bentrok jadwal, kamu bisa mengaturnya kembali. Selain itu, kamu jadi bisa mengetahui kapan saja waktu kosongmu, sehingga waktu kosong tersebut dapat kamu gunakan untuk beristirahat dan juga mengulang pelajaran.

2. Maksimalkan waktu belajar di kelas

Setelah kamu keluar dari ruang kelas, pasti kamu akan memiliki kegiatan yang luar biasa banyaknya. Pada akhirnya, kamu pun cukup sulit untuk belajar kembali. Nah, karena hal tersebut, kamu perlu memaksimalkan waktu belajarmu di kelas.

Bagaimana, sih, caranya memaksimalkan waktu belajar di kelas? Yak, kamu bisa memperhatikan dosenmu sebaik mungkin. Jika kamu tidak mengerti suatu hal, coba tanyakan kepada dosenmu. Selain itu, kamu pun bisa membuat catatan pada setiap kelas sehingga kamu nggak perlu meminjam catatan temanmu untuk difotokopi ketika ujian nanti. Perlu kamu ketahui, gaes, keaktifan di ruang kelas bisa menjadi nilai tambah untukmu, lho, maka dari itu, cobalah untuk lebih aktif di ruang kelas. 

3. Hari libur, waktunya untuk istirahat atau membaca ulang materi perkuliahan

Yap, ketika kamu libur kuliah, usahakan semua organisasimu juga libur, ya. Kalau sabtu minggu kamu libur kuliah namun organisasi nggak ikutan libur, lalu kapan kamu bisa beristirahat dan juga mempelajari ulang materi yang diberikan di ruang kelas?

Maka dari itu, gaes, saran dari saya, ketika waktu libur, usahakan kamu nggak punya agenda apapun yang berhubungan dengan organisasi. Waktu liburmu harus digunakan untuk mengistirahatkan tubuhmu. Selain itu, pada waktu libur, kamu pun bisa menyicil untuk mengerjakan tugas-tugas kuliahmu, lho.

4. Sebelum masuk organisasi, cari tahu terlebih dahulu tentang kegiatan organisasi

Nah, sebelum kamu masuk ke suatu organisasi, kamu wajib cari tahu terlebih dahulu tentang organisasimu. Hal yang harus kamu cari tahu ialah apakah organisasimu dapat membuatmu sangat sibuk dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan di organisasi tersebut.

Jika menurutmu organisasi tersebut dapat membuatmu sibuk, maka pikir kembali apakah kamu bisa membagi waktu antara kuliah dan organisasi? Kalau kamu sudah siap untuk membagi waktu kuliah dan organisasi, kamu pun harus mempersiapkan diri untuk menerima resikonya. Salah satu resiko yang pasti akan kamu dapatkan yaitu, kamu akan memiliki waktu luang yang relatif sedikit.

5. Kurangi kegiatan nongkrong-nongkrong

Ketika kamu berorganisasi, saya yakin, kamu pasti akan bertemu dengan teman-teman yang satu frekuensi sama kamu. Hah? Apa itu satu frekuensi? Iya, maksudnya ialah teman-teman yang asik buat diajak ngobrol, main dan bekerjasama.

Kalau kamu sudah menemukan teman sefrekuensi, pastinya, jadwal nongkrong pun mulai tercipta. Saran saya, janganlah terlalu banyak membuat jadwal nongkrong, ya, gaes. Kamu boleh nongkrong sesekali dalam dua minggu, tapi, jangan jadikan nongkrong sebagai kegiatan rutinmu.

Sebenarnya, ya, gaes, dengan kamu mengatur jadwal nongkrongmu, kamu bisa mendapatkan waktu luang yang lebih luas, lho. Waktu luang ini bisa kamu gunakan untuk belajar, istirahat bahkan quality time dengan keluargamu. Maka dari itu, coba bongkar lagi waktu nongkrong bersama dengan teman-teman organisasimu.

***

Nah, dengan kelima tips di atas, jika dilakukan dengan benar, saya yakin kamu akan tetap berprestasi walaupun kamu aktif berorganisasi. Selain itu, kamu pun jadi bisa mengatur waktu sehingga kamu memiliki waktu istirahat, belajar dan berorganisasi yang jelas. Yuk, mulai dari sekarang, terapkan kelima tips di atas, ya! Semangat!

Baca juga:

(Sumber gambar: shutterstock.com)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 4 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©