Menu

Tips Buat Anak Muda Supaya Bisa Baca Buku Lebih Banyak, Berdasarkan Penelitian

Nggak sedikit penelitian yang menyebutkan bahwa manfaat membaca buku bukan cuma menambah ilmu pengetahuan. Membaca buku juga bisa mengurangi stress, meningkatkan fokus, sampai menajamkan daya ingat.

Kalau kamu baca berbagai wawancara Youthmanual tentang orang sukses di masing-masing bidang, kamu pasti tahu bahwa mereka mendedikasikan banyak waktu untuk membaca buku. Bahkan, seorang ilmuan roket kayak Elon Musk mengaku mendapat ide-ide cemerlang untuk menyempurnakan roketnya dari membaca buku!

Udah banyak bukti bahwa membaca buku adalah kunci kesuksesan. Tapi, sebagai anak muda kita sering malas melakukannya. Bahkan, satu buku baru selesai berbulan-bulan. Hufftt...

Untungnya, sebuah penelitian di Harvard Business Review mengungkapkan ada beberapa tips yang bisa bikin membaca jadi kebiasaan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini juga diklaim bikin kamu lebih memahami apa yang kamu baca, bukan cuma sekedar menyelesaikan bukunya.

1. Nggak masalah berhenti membaca di tengah jalan

Baru baca sampai BAB 1? Terus ternyata bukunya nggak cukup menarik untuk dilanjutkan? Yaudah langsung tutup dan ganti buku aja, sob.

Gretchen Rubin, seorang ahli tingkah laku manusia di Harvard Business Review bilang, prinsip "winners don't quit" nggak berlaku buat kebiasaan kita membaca. Luangkan waktu kamu untuk membaca buku yang benar-benar bagus. Kalau memang buku itu penting untuk menunjang pelajaran, maka buat poin-poin penting berupa rangkuman untuk kamu pahami. 

Ada lebih dari 50.000 buku diterbitkan setiap tahunnya, kita harus pandai memilah dong, ya?

2. Ada banyak menit-menit waktu luang yang bisa dimanfaatkan

Stephen King, seorang pengarang buku mendedikasikan lima jam sehari untuk membaca apapun. Awalnya, saya sendiri nggak percaya. Masa, sih, kuat banget lima jam buat baca buku?

Tapi ternyata membaca buku itu nggak harus lima jam tanpa henti. Intinya, Stephen King membawa buku kemanapun ia pergi. Sehingga, kalau ada waktu luang sebentar, ia bisa langsung membaca.

Kuncinya adalah memanfaatkan menit-menit waktu luang dalam aktifitas sehari-hari kamu, gaes. Misalnya, membaca buku ketika di tolilet, dalam perjalanan, atau ketika sedang menunggu pesanan makanan kamu datang. Menit-menit berharga ini jadi panjang kalau dikumpulkan.

3. Mulai baca aja, nggak usah kebanyakan nanya

Sering banget nggak minta rekomendasi buku bagus ke teman atau senior kamu? 

Atau sibuk beli buku, post ke media sosial, tapi dibacanya entah kapan.

Nah, menuut penelitian di Harvard, mereka yang terlalu sering membicarakan keinginan dan goalnya, hanya akan memperpendek motivasinya dalam mewujudkan goal tersebut. Mendingan, kamu baca dulu bukunya sampai habis, baru post ke media sosial untuk melakukan review. Followers juga jadi lebih senang karena mereka bisa melihat rekomendasi kamu.

4. Kurangi distraksi

Membaca buku memang hal yang bisa dilakukan sambil santai. Tapi, kamu juga harus melakukannya dengan fokus. Jauhkan smartphone atau jangan membaca buku sambil mendengarkan musik dengan lirik. Hal ini cuma bikin otak kamu terbagi untuk membaca buku dan melafalkan lirik.

Tips buat kamu yang doyan baca e-book, matikan paket data sementara waktu atau pasang airplane mode supaya notifikasi yang masuk nggak mengganggu kamu. 

5. Ubah mindset kamu bahwa membaca adalah kewajiban

Buku adalah jendela dunia, kamu pasti sering mendengar kalimat itu. Jadikan keinginan untuk menambah pengetahuan sebagai kebutuhan dan bukan kewajiban. Kalau kamu udah bisa melakukan hal ini, kamu bakal punya rasa penasaran untuk terus membaca buku baru.

Membaca buku nggak lantas menjadikan kamu lebih pintar dari orang lain. Tapi paling nggak, kamu jadi banyak tahu hal-hal menarik di dunia ini. Kamupun jadi bisa nyambung diajak ngobrol tentang apapun.

6. Bikin kurasi ala-ala sesuai dengan yang kamu inginkan

Kalau kamu bingung mau mulai baca buku apa, kamu bisa nyontek daftar buku orang-orang sukses di dunia kayak Bill Gates atau Mark Zuckerberg. Pada akhirnya, kamu akan menemukan sendiri genre favorit kamu.

Supaya semangat kamu nggak kendor, usahakan membuat kurasi ala-ala kamu sendiri. Misalnya, bulan ini kamu berniat membaca tiga buku biografi. Bulan depan, tiga buku sastra dan seterusnya. Membuat kurasi bikin kita punya target membaca dan makin semangat membaca setiap saat.

Baca juga:

 

(Sumber gambar: cdn.notonthehighstreet.com, i.huffpost.com, www.cartoonmovement.com, mashable.com)

LATEST COMMENT
noer yahya | 1 hari yang lalu

Kalo statistik di psikologi itu langsung terapan ya kak. Biasanya langsung yang buat nguji alat tes dan hasil penelitian. Kalo ditanya gampang jawabannya ya SUSAH. Tapi nanti ada alat bantunya kok

Q & A Bedah Jurusan Kuliah Psikologi
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Ada isu yang beredar. Tapi sejauh ini tidak ada pemberitahuan bahwa tidak boleh lintas jurusan di SBMPTN. Sedangkan pada SNMPTN, tiap kampus memiliki aturan tersendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Namun pihak penyelenggara tidak menyarankan hal tersebut (lintas jurusan di SNMPTN).

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
fauzyiahputri | 3 hari yang lalu

Kak mau tanya. Apakah benar tahun 2020 tidak boleh pindah jurusan?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Setahu kami, mata pelajaran yang umum.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Pendaftaran SNMPTN gratis. Namun setelah masuk kamu perlu membayar biaya kuliah sesuai kebijakan kampus. Untuk keringanan/beasiswa, bisa mengikuti program Bidikmisi.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©