Siapa, Sih, Elon Musk dan Kenapa Dia Jadi Idola Baru Para Anak Muda di Bidang Teknologi

Elon Musk bikin heboh lini Twitter beberapa waktu lalu gara-gara doi ngerespon LANGSUNG komplain pelanggan terkait servis perusahaannya. Sebagai seorang CEO alias pimpinan tertinggi dua perusahaan tekologi, SpaceX dan Tesla, rasanya komplain pelanggan bisa aja diurus sama customer service. Tapi cara Elon Musk turun langsung menangani masalah bikin beberapa orang salut sama tipe kepemimpinanya.

Elon Musk sendiri mencuat menjadi international icon setelah ide-idenya yang sangat futuristik di dunia teknologi. Misalnya, doi pernah mengusulkan adanya perkampungan di Mars agar bisa ditinggali manusia, mobil listrik yang bisa nyetir sendiri dan terowongan dengan transportasi kecepatan tinggi. Kemampuannya untuk memimpin dua perusahaan dan teru bikin inovasi bikin dia jadi idola baru bagi para anak muda di bidang teknologi.

Dikutip dari beberapa wawancara, Elon yang sekarang lagi pacaran sama Amber Heart (mantan istri Johnny Depp, uhuk!), merupakan orang yang sangat rendah hati. Dia merupakan seorang pekerja keras sejak usia sangat muda. Menjalani enam bulan les komputer tentang dasar-dasar coding sebelum genap berusia 12 tahun dan cabut dari S2 Stanford padahal baru dua hari masuk kelas. Duh, kenapa para orang sukses seneng banget cabut kuliah, sik!

Tapi jangan salah, gaes, kebiasaannya membaca buku 10 jam per hari bikin doi layak diacungi jempol! Berikut infografik seputar Elon Musk yang menarik untuk kita ketahui. Setelah membaca infografik ini, kamu bakal tahu bahwa nggak ada orang sukses yang jalan hidupnya mulus bak pipi Tante Syahrini. Greatness is achieved through much hard work.

Yes, Elon Musk bikin roket dari sekedar coret-coret sob!

Dia juga sempet dibully di sekolah. Tapi bukannya mundur, Elon malah memutuskan untuk belajar lebih keras dan mulai menghasilkan uang pertamanya.

Background pendidikan awalnya adalah ekonomi. Kemudian mengambil double major di jurusan Ekonomi dan Fisika.

Menjadi anak magang di dua perusahaan sekaligus sampai membangun dan menjual perusahaannya sendiri.

Belajar bikin roket dari membaca buku dan mengalami pasang surut kehidupan.

Berkali-kali gagal meluncurkan roket sampai akhirnya mendapatkan kontrak dengan NASA (dan masih gagal juga).

Akhirnya berhasil meluncurkan roket dan struggle memimpin dua perusahaannya.

Elon juga berusaha terus berinovasi tentang berbagai teknologi, menjual tiket ke Mars sampai merancang Hyperloop Trains.

I would like to die on Mars, just not on Impact -Elon Musk

(Saya mau meninggal dunia di Mars, tapi bukan dalam kecelakaan)

(Sumber gambar: infokomputer.grid.id, dailyinfographic.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2023 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1