Setelah Ditunda Setahun, Akhirnya Smartphone yang Bisa Dibongkar-Pasang Ini Siap Dipasarkan Tahun 2017

Sejak beberapa tahun yang lalu, Project Ara sudah menjadi isu hangat di antara para penikmat gadget. Buat kamu yang belum tahu apa itu Project Ara, dia adalah sebuah smartphone yang sangat unik, karena bisa di-“rakit” sendiri. Kira-kira begini, nih, bentukannya:

prooject ara

See? Unik banget, 'kan?

Karena punya konsep yang sangat out of the box, Project Ara sampai sempat dianggap hoax, lho. Berita kemunculannya pun masih simpang siur, sampai akhirnya Google memutuskan untuk mengklaim dan menunda tanggal perilisannya.

Now the wait is over, apparently. Google menjawab kegundah gulanaan kita semua dengan menyatakan bahwa Project Ara akan resmi dirilis untuk digunakan oleh para developer di akhir tahun 2016, dan untuk para konsumen smartphone pada tahun 2017. Malah saat ini, sudah ada 30 unit yang aktif beroperasi dalam lingkungan Google sendiri.

project ara

Sekarang ini, Project Ara berada di bawah Google Advanced Technologies and Projects Division (ATAP), setelah Google menetapkan bahwa proyek ini akan menjadi lebih dari sekadar eksperimen.

Desain modular Project Ara memiliki BANYAK BANGET parts yang bisa kamu utak-atik sendiri. Mirip banget sama Lego! Nggak heran, sih, kenapa awalnya proyek ini sempat disebut hoax, soalnya lebih mirip mainan dibandingkan smartphone, hihihi.

Nah, modul-modul inilah yang jadi nilai jual Project Ara. Dengan main board yang disediakan, kamu bisa merancang atau meng-customize smartphone versi kamu sendiri, sesuai kebutuhan dan selera. Ada jutaan kemungkinan desain untuk satu unit Project Ara. Jadi misalnya, kalau kamu butuh kamera yang oke agar hasil jepretan kamu selama acara wisudaan kece, atau kalau kamu butuh baterai dengan daya yang lebih besar untuk dibawa jalan-jalan seharian, tinggal copot-ganti-pasang aja. It definitely is a smartphone made of Lego!

project ara

Intinya, daripada memilih smartphone berdasarkan spesifikasinya, Google menawarkan kesempatan untuk “merancang” smartphone kamu sendiri, sesuai kebutuhan. Soalnya rugi juga, ‘kan kalau—misalnya—kamu beli smartphone mahal cuma buat dapetin selfie yang high quality, tapi fitur lainnya nggak terpakai.

Jadi, kalau kamu setuju dengan Google, kamu harus sabar menunggu Project Ara ini sampai tahun depan, ya!

(sumber gambar: projectara.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©