Flashback Versi Psikolog Najelaa Shihab dan CEO Belia Anugrah Pakerti di Youthmanual Rise Up Event

Dalam acara Youthmanual Rise Up bertema “Passion, Karier, dan Profesi untuk Generasi Z” pekan lalu (21/5), sempat ada sesi ngobrol bareng Psikolog Sekolah (School Psychologists)‍ ‍ dan inisiator pendidikan Najelaa Shihab (kak Ela) serta mahasiswa sekaligus pengusaha sukses Anugrah Pakerti (Aan).

Di sesi tersebut, mereka buka-bukaan tentang gimana diri mereka ketika remaja. Seru dan inspiratif! Simak, yuk.

“Dulu aku…”

Kak Ela cerita, “Dulu aku termasuk siswa yang katanya ‘anak pintar di sekolah’,  sampai-sampai aku bisa masuk PsikologiUniversitas Indonesia Universitas Indonesia tanpa tes. Padahal aku justru merasa nggak terlalu banyak belajar, lho, di sekolah.”

najelaa shihab

Yup, dari dulu, Kak Ela memang merasa kurang puas dengan sistem pendidikan Indonesia. Makanya alumni SMAN 28 Jakarta ini bertekad membantu mengubah sistem pendidikan, supaya generasi muda Indonesia bisa belajar dengan lebih maksimal, dan senang mencari ilmu seumur hidup, alias lifelong learning. Jadi bukan belajar gara-gara mau ada ujian di sekolah aja!

Sementara Aan cerita, “Sejak SMA, aku sudah bikin usaha kecil-kecilan, yaitu mengerjakan pesanan kaos teman-teman. Bersama beberapa teman, aku juga sempat dikirim ke Korea Selatan oleh sekolah, mengikuti kegiatan teknologi pelajar. Di Korea, aku jajan pakai uang penghasilanku sendiri, lho,” ungkap alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta tersebut.

Aan menambahkan “Waktu kuliah S1 dulu, semua orang bilang bahwa di jurusanku  [Teknik Informatika] , nggak ada mahasiswa yang bisa kuliah sambil kerja. Makanya aku jadi terpacu untuk membuktikan bahwa aku bisa [kuliah sambil berbisnis] dengan lancar,” cerita Aan.

Dan benar, lho. Aan berhasil lulus dari Universitas Islam Indonesia  dengan IPK tinggi, sekaligus sukses dengan bisnis kosmetik dan skincare-nya yang omzetnya bisa mencapai ratusan juta sebulan.

anugrah pakerti

Semasa kuliah S1, cowok yang sedang S2 di Universitas Gadjah Mada‍ ini juga aktif sebagai Global Youth Ambassador di AIESEC. “Melalui program ini, aku sempat dikirim ke Ukraina, daerah yang saat itu sedang konflik. Aku sendiri memilih daerah tersebut, karena menurutku, daerah konflik seperti Ukraina akan memberiku pengalaman dan tantangan yang luar biasa,” jelas Aan.

Youthmanua sempat nanya ke mereka, kalau bisa kembali ke masa SMA atau kuliah, ada nggak, sih, hal-hal yang ingin mereka ubah?

Kalau menurut Kak Ela, “Aku, sih, nggak ada penyesalan. Dulu aku menikah di usia yang sangat muda, sekitar 18-19 tahun, sambil terus kuliah. Jadi, pas aku belajar tentang Psikologi Anak di bangku kuliah, aku paham banget materi kuliahnya, karena aku mengalami langsung berhubung waktu itu aku sudah punya anak.

Di saat mahasiswa lain bisa main-main dan bergaul di luar jam kuliah, aku malah sibuk ngurus keluarga dan rumah. Tapi pendidikanku nggak terganggu, kok. Bahkan aku mulai mendirikan dan mengelola sekolah sendiri di usia yang sangat muda,” ujar Kak Ela yang seorang founder Sekolah Cikal.

“Kalau bisa balik ke masa muda, palingan aku ingin lebih mengenal Indonesia dan kekayaan budayanya. Ingin lebih banyak traveling, dan mengetahui kehidupan masyarakat Indonesia di luar Jakarta,” lanjut Kak Ela.

Sementara Aan sebaliknya, “Kalau bisa balik ke usia remaja, aku ingin lebih banyak traveling ke berbagai negara, untuk membuka wawasan. Aku juga akan lebih ‘nekad’ dalam mengembangkan bisnisku.”

najeela shihab anugrah pakerti

***

Kalau kamu sendiri bisa balik ke masa lalu, ada nggak, sih, yang mau kamu ubah?

(sumber gambar: Youthmanual, forbesindonesia.com, dok.pribadi)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Crypton | 15 hari yang lalu

Setelah 2018 ingin masuk oseanografi di postingan ini dan sekarang sudah semester 9, sangat bersyukur bisa ada di oseanografi.. Next S2 Ocean Instrumentation!!

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
Olinnn | 18 hari yang lalu

Open pp/endorse cek ig : pragunawati_

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1