5 Kerugian yang Akan Kamu Dapatkan Kalau Nggak Mau Meningkatkan Kemampuan yang Ada Pada Diri

Ahh, aku, ‘kan, sudah jago main gitar. Ngapain perlu ditingkatkan lagi. Toh, kemampuan yang aku miliki nggak akan lari kemana-kemana.

Adakah di antara kamu yang punya pikiran seperti itu?

Well, pada dasarnya, setiap orang memang memiliki kemampuan alias bakat atau keahliannya masing-masing. Kemampuan yang dimiliki setiap orang pun bisa dalam bidang apa saja. Nggak melulu berkaitan dengan akademis, tapi bisa non akademis.

Hah? Kemampuan akademis dan non akademis itu seperti apa, ya?

Jadi, kemampuan akademis itu seperti kamu mahir dalam bidang ilmu eksak dan non eksak (matematika, fisika, ekonomi, akuntansi, dan lain-lain) jago berbahasa asing, bisa main gitar, dan lain sebagainya. Sementara kemampuan non akademis itu lebih seperti sni dalam berkomunikasi, kemampuan berorganisasi, punya kepribadian yang kuat, teamwork, kemandirian, leadership, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nah, kemampuan-kemampuan tersebut tentu harus terus diasah dan ditingkatkan lagi, gaes. Kalau kamu mampu memanfaatkan kemampuan yang kamu miliki dengan baik, bukan nggak mungkin suatu saat nanti kamu akan menjadi seorang yang sukses lebih dari apa yang kamu bayangkan.

Tapi, kalau sampai kamu enggan mengasah dan meningkatkan kemampuan yang kamu miliki, 5 kerugian di bawah berikut ini siap menghantui hidupmu kapan saja, lho.

1. Cenderung malas dan menutup diri dari perubahan

Enggan meningkatkan kemampuan akan membuat seseorang merasa bahwa dirinya sangat nggak sesuai dengan apa yang disebut orang-orang dengan perubahan untuk hal yang lebih baik. Sehingga, dia jadi cenderung malas dan menutup diri dari dunia luar. Bahkan dia lebih memilih hidup dengan kemampuan seadanya tanpa mau berubah hidupnya menjadi lebih baik.

2. Akan ada suatu titik di mana kamu merasa sangat bosan dengan hidupmu

Honestly, manusia ditakdirkan untuk menyukai tantangan dan melakukan perubahan yang lebih baik buat hidup mereka. Lalu, bagaimana caranya untuk membuat hidup menjadi lebih baik? Salah satunya adalah dengan mengasah dan meningkatkan kemampuan yang ada pada diri.

Coba, deh, bayangin. Kalau kamu selalu bertahan dan menekuni bidang yang sama dengan kemampuan yang sama selama bertahun-tahun. Manusia mana, sih, yang nggak akan merasa bosan?

Buktinya, kalau kamu disuruh ngerjain tugas kuliah yang notaben-nya berasal dari berbagai mata kuliah saja akan merasa bosan. Apalagi kalau kamu bertahan hidup setiap harinya dengan bidang dan kemampuan yang itu-itu saja, iya nggak? Hihihi.

3. Nggak bisa berkembang dan sulit mencapai kesuksesan

Terlena pada kemampuan diri yang dimiliki dan kemudian enggan meningkatkan kemampuan, sudah bisa dipastikan kamu nggak akan bisa berkembang menjadi manusia yang lebih baik lagi. Selain itu, nggak melakukan perubahan apapun dalam hidup ditambah nggak mau meningkatkan kemampuan yang dimiliki juga membuat kamu sulit mencapai kesuksesan dan rasanya seolah hidupmu gitu-gitu saja alias membosankan. 

Padahal untuk mencapai kesusksesan dalam hidup dibutuhkan semangat, kerja keras dan kemauan diri yang kuat.

4. Cuma bisa ngelihatin orang lain yang sukses dalam hidupnya

Anyway, seperti yang sudah saya jelaskan di poin sebelumnya, kemungkinan sukses buat orang-orang yang enggan meningkatkan kemampuannya itu kecil sekali. Kondisi yang seperti ini juga akan membuat mereka menjadi orang-orang yang bisanya cuma meliahat orang lain mendaki menuju puncak kesuksesannya masing-masing.

Kalau sudah begitu, apa lagi yang bisa kamu lakukan? Yang ada kamu cuma bisa memandang iri kesuksesan orang lain. Bahkan karena terlalu iri, bisa-bisa kamu jadi julidin mereka karena sudah berhasil sukses dan hidup enak. Duh, jangan sampai seperti ini, ya, gaes!

5. Akan selalu tertinggal di belakang orang lain

Mungkin saat ini, kemampuan yang kamu miliki bisa membuat kamu berada di puncak kesuksesan. Tetapi, kalau kamu enggan untuk mengasah dan terus meningkatkan kemampuan tersebut, bisa dipastikan kamu akan tertinggal di belakang.

Akan ada banyak orang lain yang bisa berhasil meraih puncak yang pernah kamu daki dan bahkan terus menanjak karena mereka nggak patah semangat dan nggak kenal lelah untuk selalu berinovasi dengan kemampuan yang dimiliki. Sebab, sehebat apa pun kemampuanmu, kalau nggak diasah terus menerus, maka pada akhirnya kemampuan itu pasti akan hilang juga.

***

Well, gaes, intinya, apapun kemampuan yang saat ini kamu miliki. Entah itu kemampuan di bidang musik, olahraga, komputer, sains, public speaking, dan lain-lain. Jangan pernah berhenti untuk terus mengasah dan meningkatkannya lagi, ya. Teruslah belajar dan berproses karena pada akhirnya semua itu pasti akan menunjukkan hasil yang memuaskan dan memberi manfaat yang positif buat kehidupanmu ke depannya.

 

Baca Juga:

 

(Sumber gambar: parentmap.com, youtube.com)

LATEST COMMENT
Najwa vika | 14 jam yang lalu

Kak aku mau tanya, untuk snmptn 2020 jurusan tata busana apakah menggunakan portofolio juga?

Ingin Masuk Jurusan Seni dan Olahraga di SNMPTN-SBMPTN 2019? Tanpa Uji Keterampilan, Inilah yang Perlu Disiapkan!
Yasmien Annisya Aulia | 23 jam yang lalu

kak maksud daya tampung snmptn itu apa ? misalnya jurusan fkip ppkn itu daya tampungnya 16 , nah itu daya tampung yang diterima dr setiap sekolah atau gimana ?

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Hikmah Rahmah | 23 jam yang lalu

memang lebih banyak diperlukan di perusahaan asuransi tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dapat bekerja di instansi pemerintah, dosen/peneliti, wirausaha dengan membuka kantor aktuaris sebagai konsultan aktuaria dll

Kalau Kamu Suka Akuntansi dan Matematika, Coba Lirik Jurusan Kuliah Aktuaria. Prospek Kerjanya Wow!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©