Menu

Kamu Mahasiwa Program Studi Kesehatan Masyarakat? Inilah Ragam Pilihan Karier yang Akan Kamu Tekuni

Mungkin sebagian dari kamu sudah mengetahui bahwa salah satu program studi yang menghasilkan tenaga kesehatan, selain program studi Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Kebidanan adalah Kesehatan Masyarakat.

Program studi Kesehatan Masyarakat sendiri mempelajari ilmu tentang peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat dengan cara melakukan pengorganisasian di masyarakat. Selain mempelajari ilmu medis, program studi ini juga mempelajari ilmu sosial. Mulai dari bagaimana menghitung besaran distribusi penyakit di suatu wilayah, menghitung kondisi kesehatan secara kuantitatif, menganalisa dampak lingkungan pada kesehatan masyarakat, hingga faktor kesehatan dan keselamatan kerja.

Trus, prospek kerja dari program studi Kesehatan Masyarakat ini juga memiliki peluang kerja yang sangat luas, lho—baik itu bekerja di sektor pemerintahan maupun swasta. Nah, buat kamu mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat, inilah beberapa pilihan profesi yang terbuka lebar untuk kamu. Penasaran? Check this out!

1. Ahli Epidemiologi 

Profesi pertama yang bisa kamu geluti, kalau kamu adalah mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat adalah Ahli Epidemiolog. Epidemiolog sendiri berasal dari kata epidemiology yang berarti salah satu cabang di bidang kesehatan—yang berhubungan dengan insiden, penyebaran, dan pengendalian penyakit pada populasi.

Dengan kata lain, Epidemiolog adalah orang yang meneliti dan mengkaji insiden, penyebaran, hingga pengendalian penyakit pada suatu populasi. Dia juga mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta faktor yang memengaruhinya.

Data yang dikumpulkan oleh Ahli Epidemiolog nantinya akan sangat berguna untuk memperhitungkan dan meminimalkan risiko yang mengancam kesehatan masyarakat. Itulah kenapa, untuk menjadi seorang Ahli Epidemiologi kamu harus menempuh pendidikan S2 karena profesi ini menuntut keahlian dalam menghasilkan demografi yang akurat.

2. Ahli Biostatistik

Profesi yang satu ini hampir mirip dengan profesi Ahli Epidemiolog—yaitu mengumpulkan data di lapangan, lalu menganalisanya untuk kegiatan pengembangan di bidang kesehatan. Cuma, seorang Ahli Biostatistik lebih menggunakan teknik matematika dan ilmu biostastiska dalam menganalisis serta menafsirkan informasi yang terkait dengan kesehatan publik.

Anyway, di Indonesia sendiri pekerjaan sebagai Ahli Biostatistik belum populer, sehingga prospek kerjanya memang belum secerah di luar negeri. Tapi, jangan khawatir! Dalam 10 tahun ke depan, peluang kerja profesi Ahli Biostatistik makin menjanjikan karena diperkirakan ledakan jumlah penduduk nantinya pasti akan berimbas juga pada pola kesehatan masyarakat.

3. Promotor Kesehatan

Eitts… jangan salah! Meski berada di lingkup ilmu saintek, mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat juga dibekali kemampuan manajemen dan pemasaran, lho, gaes. Kenapa bisa demikian?

Soalnya, disadari atau nggak, kamu yang kuliah di program yang satu ini akan berhadapan langsung dengan masyarakat—seperti menganalisa permasalah kesehatan manusia, menyusun rencana pelaksanaan kegiatan kesehatan, pengembangan intervensi promosi kesehatan untuk atasi masalah kesehatan masyarakat dan tindakan persuasif lainnya.

Nah, kemampuan tersebutlah yang dilakukan oleh seorang yang berprofesi sebagai Promotor Kesehatan, gaes.

Biasanya, Promotor Kesehatan bisa bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara dengan jabatan Fungsional Ahli Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, yang melaksanakan fungsi promosi kesehatan di puskesmas, dinas kesehatan atau di rumah sakit. Selain itu, Promotor Kesehatan  juga bisa menduduki pekerjaan sebagai ahli Advokasi, Komunikasi dan Mobilisasi Sosial (AKMS) untuk lembaga-lembaga CSO atau konsultan yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat,

4. Administrator Layanan Kesehatan Masyarakat

Salah satu prospek kerja program studi Kesehatan Masyarakat yang terbilang cukup diminati di Indonesia adalah sebagai Healthcare Administrator alias Administrator Layanan Kesehatan Masyarakat.

Tugas dari seorang Administrator Layanan Kesehatan Masyarakat adalah menganalisis kondisi di sekitar fasilitas kesehatan (yang meliputi fungsi layanan kesehatan, kinerja tenaga medis, perekonomian masyarakat di sekitarnya, dan lain-lain) serta merencanakan program yang lebih efektif dan berkualitas.

Oyaa, dengan berkarier sebagai Administrator Kesehatan Masyarakat, kamu bisa menjadi Manajer Kantor Klinik dan Praktik Swasta, Asisten Administratif Medik, Asisten Eksekutif, hingga Auditor dan Staff Research And Development untuk perusahaan farmasi dan asuransi kesehatan.

5. Staf Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Siapa bilang mahasiswa Kesehatan Masyarakat cuma bisa bekerja di bidang kesehatan saja? Asal kamu tahu saja, nih, gaes. Hampir semua perusahaan membutuhkan mahasiswa lulusan program studi Kesehatan Masyarakat untuk mengisi bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja a.k.a K3.

Disini kamu bertugas untuk merancang sistem dan prosedur kerja yang aman serta menyejahterakan para pekerja. Selain itu, staf K3 juga bertugas menganalisis risiko bahaya atau kecelakaan yang mungkin terjadi, beserta langkah-langkah penanganannya.

6. Ahli Gizi

Kalau kamu kuliah di program studi ini, ilmu tentang gizi adalah salah satu yang akan kamu pelajari (meskipun nggak secara spesifik). Sehingga, bisa dikatakan prospek kerja Kesehatan Masyarakat di bidang gizi tetap terbuka lebar.

Yang perlu kamu ketahui, seorang Dokter Spesialis Gizi dengan seorang Ahli Gizi yang berasal dari program studi Kesehatan Masyarakat itu berbeda tugas. Kalau seorang Dokter Spesialis Gizi lebih banyak berkutat di dunia klinik dan kebanyakan menangani orang per orang dengan masalah gizinya.

Sementara, seorang Ahli Gizi yang berasal dari program studi Kesehatan Masyarakat biasanya lebih banyak bekerja sebagai Ahli Gizi di suatu populasi—misalnya manajemen produk makanan di suatu perusahaan ataupun rumah sakit.

Selain itu, kamu bisa juga, lho, bekerja sebagai Quality Control di suatu perusahaan makanan maupun minuman. Di bidang ini, kamu harus memastikan manajemen kualitas produk yang dibuat.

Selain menjaga kualitas produk dari makanan dan minuman kemasan pabrik, kamu pun bisa menjadi penjaga kualitas makanan di hotel ataupun restoran.

Intinya, bidang pekerjaan ahli gizi yang dikembangkan dari Kesehatan Masyarakat ini memiliki cakupan yang lumayan luas. Sehingga, kamu nggak perlu khawatir untuk kehabisan lapangan pekerjaan.

***

Wahh, ternyata peluang kerja mahasiswa lulusan program studi Kesehatan Masyarakat luas juga, ya? Well, buat kamu yang sedang menempuh pendidikan di program studi ini, profesi nomor berapa yang paling menarik?

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: youtube.com, ckscience.co.uk, uwstout.edu)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 3 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©