Menu

5 Tanda Bahwa Jurusan Hubungan Internasional Cocok Buat Kamu

Siapa di sini yang berminat masuk jurusan Hubungan Internasional ketika kuliah nanti?

Sejak beberapa tahun belakangan ini, jurusan Hubungan Internasional memang bejibun peminatnya, gaes. Menurut data dari situs SIMAK UI, peminat jurusan Hubungan Internasional UI pada jalur SNMPTN 2016 sebanyak 725 orang, sementara kuotanya cuma 18 orang aja. Pada jalur SBMPTN 2016, peminatnya sampai 1,905 orang dengan kuota hanya 42 orang.

Peluang masuk jurusan Hubungan di beberapa universitas negeri di Indonesia (SBMPTN) memang di bawah 5 persen. Persaingan di perguruan tinggi swasta ngetop pun nggak kalah ketat. Semacam mission impossible, sih!

Tapi sebetulnya, kalau benar-benar ditanya ke mahasiswa HI, banyak yang salah kaprah soal jurusannya atau cuma ikut-ikutan aja, lho. Mereka memilih jurusan Hubungan Internasional semata-mata karena menghindari pelajaran Matematika atau berharap pengen jalan-jalan keluar negeri. Di sisi lain, banyak orang yang nggak paham bahwa dasar perkuliahan HI adalah politik.

Nah, buat kamu yang kepikirn masuk jurusan Hubungan Internasional, coba cek apakah HI benar-benar cocok denganmu dengan memperhatikan 5 tanda ini.

1. Kamu suka mengamati situasi politik dalam dan luar negeri

Seperti yang saya bilang sebelumnya, dasar jurusan HI adalah ilmu politik. Maka kalau kamu tipe orang yang penasaran sama isu-isu politik baik dalam dan luar negeri, doyan mantengin berita soal partai politik, aktor politik (seperti presiden dan pejabat daerah) serta keputusan-keputusan politik, kamu cocok banget masuk jurusan ini.

2. Kamu suka membaca buku berbasis teori

Kalau kamu tipe mahasiswa yang suka membaca sejarah, biografi, atau teori pemikiran, maka jurusan HI bisa menjadi pilihan kamu. Di jurusan ini, kamu akan mempelajari Teori Diplomasi, Teori Konflik, Paham Realis, Komunis, Liberal dan lain sebagainya. Segala macam teori ini bakal digunakan untuk melakukan pendekatan terhadap hal-hal yang dilakukan berbagai negara. Bosen nggak? Nggak juga, sih. Soalnya, semakin banyak yang kamu baca, semakin kamu paham alasan bagaimana sebuah negara mengambil keputusan. Kayak semacam menyusun puzzle, deh!

3. Kamu suka berinteraksi dengan orang lain

Yes! Kalau kamu doyan bergaul, ngobrol dan mempengaruhi orang lain dengan pendapat kamu, maka kamu cocok jadi mahasiswa HI. Soalnya, selain ilmu politik, seni bersosialisasi juga penting banget untuk menunjang proses perkuliahan.

Ini juga menjadi alasan kenapa pekerjaan impian kebanyakan mahasiswa Hi adalah menjadi Diplomat. Seorang diplomat harus jago komunikasi, sosialisasi, negosiasi, serta mempresentasikan negara.

4. Kamu suka berbicara di depan umum

Kalau kamu doyan berpidato di depan umum, mungkin kamu bisa mempertimbangkan masuk jurusan HI. Kenapa? Soalnya anak HI nggak bakal jauh-jauh dari presentasi, interaksi dan berdebat. 

Menurut Raditya, alumni HI Universitas Jayabaya‍, selain jurusan Hukum dan Komunikasi, jurusan HI merupakan tempat di mana mahasiswanya terkenal gape ngomong di depan umum, lho.

5. Kamu suka menganalisa studi kasus

Nah, last but not least, ini dia ciri bahwa kamu cocok masuk jurusan HI, yaitu suka menganalisa suatu kasus. Kebanyakan mata kuliah di jurusan Hi berisi studi kasus dan kita ditantang untuk mengolah pendapat terhadap kasus tersebut.

Misalnya nih, ya, kasus Muslim Rohingya yang tidak diakui pemerintah Myanmar. Sehingga, warga Rohingya pada kabur dan minta suaka dari negara lain. Kamu akan berdiskusi tentang apa alasan pemerintah Myanmar melakukan hal tersebut, bagaimana dampak hal ini terhadap hubungan Myanmar dan negara lainnya, dan seterusnya.

Seru? Seru banget dong!

Kalau kamu merasa kamu punya ciri-ciri di atas, kamu bisa mempertimbangkan HI sebagai jurusan kuliah kamu nanti, gaes!

***

Youthmanual telah mengumpulkan ribuan informasi seputar profesi, program studi, dan kampus unggulan, serta panduan persiapan kuliah yang komprehensif dalam laman Eksplorasi. Eksplorasi ribuan informasi program studi, karier dan profesi, dan kampus selengkapnya di sini.

Baca juga:

(Sumber gambar: hi.umm.ac.id, seniberpikir.com, unsoed.ac.id)

LATEST COMMENT
noer yahya | 1 hari yang lalu

Kalo statistik di psikologi itu langsung terapan ya kak. Biasanya langsung yang buat nguji alat tes dan hasil penelitian. Kalo ditanya gampang jawabannya ya SUSAH. Tapi nanti ada alat bantunya kok

Q & A Bedah Jurusan Kuliah Psikologi
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Ada isu yang beredar. Tapi sejauh ini tidak ada pemberitahuan bahwa tidak boleh lintas jurusan di SBMPTN. Sedangkan pada SNMPTN, tiap kampus memiliki aturan tersendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Namun pihak penyelenggara tidak menyarankan hal tersebut (lintas jurusan di SNMPTN).

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
fauzyiahputri | 3 hari yang lalu

Kak mau tanya. Apakah benar tahun 2020 tidak boleh pindah jurusan?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Setahu kami, mata pelajaran yang umum.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Pendaftaran SNMPTN gratis. Namun setelah masuk kamu perlu membayar biaya kuliah sesuai kebijakan kampus. Untuk keringanan/beasiswa, bisa mengikuti program Bidikmisi.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©