Menu

Realita Jurusan Kuliah yang Sering Dianggap Gampang Padahal Aslinya Sibuk Banget

Salah satu mitos dalam artikel yang berjudul 5 Mitos Tentang Jurusan Kuliah yang Nggak Perlu Kamu Percaya disebutkan bahwa ada jurusan kuliah yang gampang dan ada juga jurusan kuliah yang sulit.  

Alhasil, calon mahasiswa seringkali salah kaprah tentang serba-serbi jurusan kuliah. Banyak mahasiswa yang kaget atau menyesal karena dulu percaya sama “katanya si anu jurusan A itu begini, katanya si itu jurusan B itu begitu”—dimana semua itu ternyata nggak sesuai dengan kenyataan.

Nah, biar kamu nggak galau dan bingung dalam memilih jurusan kuliah yang tugasnya gampang dan lulusnya mudah. Yuk, simak 10 realita dari jurusan kuliah yang suka dikira gampang padahal aslinya sibuk banget!

1. Sastra

Yap! Jurusan kuliah pertama yang sering dikira gampang sama orang-orang adalah Sastra. Kebanyakan dari mereka berpikir bahwa anak Sastra kerjaannya cuma sekedar membaca novel, membuat resume, dan bikin puisi saja. Padahal kuliah di jurusan Sastra nggak semudah itu, lho!

Contohnya, kuliah di jurusan Sastra Jerman. Selain belajar bahasa Jerman untuk daily conversation, mahasiswa harus mendalami masalah penggunaan grammar yang benar dan diksi-diksi dalam bahasa jaman dulu. Mahasiswa juga harus mempelajari sejarah, budaya, tradisi lama, dan karya-karya sastranya—mulai dari novel, puisi, musik hingga drama. Belum lagi tugas-tugasnya yang sering kali harus menggunakan bahasa Jerman.

See? Nggak semudah itu, ‘kan?

2. Manajemen Bisnis 

Jurusan kuliah yang satu ini sering dianggap gampang sama banyak orang karena setelah lulus kuliah nanti cepat mendapatkan pekerjaan. Ya, memang yang di katakan kebanyakan orang ada benarnya juga. Sebab, usaha apa, sih, yang nggak perlu tenaga kerja dari jurusan kuliah ini?

Tapi, pada kenyataannya, kuliah di Manajemen Bisnis itu nggak cuma sekedar praktik-praktik buka bisnis, berjualan dan kalau sukses, bisa dilanjutkan jadi bisnis sendiri setelah kuliah. Banyak yang harus mahasiswa Manajemen Bisnis pelajari dalam perkuliahannya—selayaknya menjalani perusahaan asli. Dengan kata lain, mereka nggak cuma mempelajari bisnis dari segi teori, tapi juga akan diajak untuk melakukan analisis dan praktik dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di dunia bisnis dan kewirausahaan.

3. Ilmu Komunikasi 

Orang awam akan mengira, anak-anak yang kuliah di jurusan komunikasi  dengan modal pinter ngomong, jago debat, dan punya tampang oke, maka mereka akan menjalani kuliah dengan lancar tanpa ada beban.

Padahal tugas-tugas yang dikerjakan mahasiswa Ilmu Komunikasi juga cukup menyita waktu dan tenaga lho! Misalnya saja, dosen kadang-kadang nyuruh mereka buat ngeliput orang-orang yang lagi demo, lalu buat laporan beritanya dalam bentuk tulisan dan video. Di lain waktu, mereka juga disuruh bikin film pendek. Nggak jarang mereka juga dapat tugas buat bikin program acara atau siaran televisi dan masih banyak lagi. Well, nggak jarang mahasiswa komunikasi banyak yang begadang dan pergi ke sana-sini buat nyelesain semua tugas itu.

4. Arsitektur 

Kata siapa mahasiswa yang kuliah di Arsitektur cuma perlu suka dan bisa gambar saja? Salah banget, gaes!

Tugas-tugas mahasiswa di jurusan kuliah Arsitektur itu bukan cuma asal merancang dan membuat gambar bangunan yang bagus dan unik.  Mereka perlu memperhitungkan semuanya dengan presisi secara matematis dan fisika. Keliru berapa milimeter saja, meskipun tugasnya dikerjakan dalam lembaran A0, bisa ditolak mentah-mentah oleh dosen.

Ya, wajar, sih. Soalnya, jurusan kuliah Arsitektur memang perpaduan antara bidang ilmu seni dan matematis. Jadi, bangunan yang dibuat nggak boleh indah saja, tapi juga harus kuat dan butuh perencanaan yang matang biar nggak membahayakan penghuni dan lingkungannya. Nggak lucu, ‘kan, kalau bangunannya bagus tapi gampang ambruk? Hihihi.

5. Desain Komunikasi Visual 

Kehidupan mahasiswa DKV sering dianggap gampang banget karena jarang terlihat batang hidungnya di kampus kalau di luar jam perkuliaha, kalau datang ke kampus tugasnya cuma ngobrol-ngobrol di kantin terus pulang.

Memang, sih, nggak banyak mahasiswa DKV yang kelihatan struggle di dalam kampus soalnya kebanyakan tugas mereka itu memang harus dikerjakan di tempat tinggal mereka sendiri—baik itu karena fasilitas desain di rumah yang lebih lengkap atau memang lebih mudah mendapatkan sumber inspirasi ketika berdiam di rumah. Satu proyek saja bisa menghabiskan waktu yang lama sekali lho.

Selain itu, yang orang-orang nggak tahu adalah waktu yang mahasiswa DKV butuhkan untuk menyelesaikan satu tugas saja bisa berjam-jam atau bahkan berhari-hari. That’s why, banyak mahasiswa DKV yang ngomong kalau sebenernya perjuangan mereka itu dilakukan pas di rumah, bukan di kampus.

6. Pariwisata 

“Wah, enak ya anak Pariwisata, kerjaannya jalan-jalan terus!”

Yang seperti ini, pasti sering banget didengerin sama mahasiswa yang kuliah di jurusan ini. Bener nggak?

Well, buat orang yang nggak tahu, sih, memang kelihatannya tugas mereka itu santai dan gampang. Tapi, dibalik itu semua banyak banget yang harus mereka tempuh, lho. Tahu nggak apa aja yang harus dipelajari mahasiswa Pariwisata?

Banyak! Mereka harus belajar statistik pariwisata, perilaku pariwisata, hukum pariwisata, geografi pariwisata nasional, bahkan sampai filosofi pariwisata pun harus mereka pelajarin!

Belum lagi ada berbagai bahasa yang harus mereka kuasai dengan bak. Kebayang nggak, sih, gimana hectic-nya?

7. Ilmu Keolahragaan 

Ada, lho, yang berpikir bahwa mahasiswa yang kuliah di jurusan Olahraga itu sekedar bermain olahraga-olahraga yang disuka. Seperti main bola, main basket, main badminton, sampai berenang.

Padahal, kalau kamu tahu, banyak aspek yang harus mereka pelajari. Mulai dari ilmu kesehatan statis dan dinamis, tumbuh kembang olahraga pada anak, histologi, anatomi, fisiologi, biomekanika, nutrisi dan gizi serta masih banyak lagi.

Jadi, nggak sesederhana main futsal atau berenang, seperti yang banyak orang kira, ya.

8. Seni

Gaya rambut gondrong dan urakan sangat melekat pada mahasiswa yang kuliah di jurusan Seni. Baik itu Seni Musik, Seni Kriya  seni musik, lukis, hingga seni lainnya. Kalau mau kuliah dengan tampilan santai pasti banyak orang yang berpikiran untuk mengambil  salah satu jurusan kuliah tersebut.

Tapi, jangan salah! Tugas dari jurusan-juruasan di bidang seni itu sangat sulit, serta butuh keterampilan, kesabaran dan kreativitas yang ekstra.

9. Desain Grafis

Hampir sama seperti mahasiswa Arsitektur, mahasiswa Desain Grafis banyak yang tampil santai dan terlihat jarang masuk kuliah. Jangan dikira mereka leha-leha di rumah, ya.

Mereka nggak masuk kuliah karena punya banyak tugas yang menumpuk dan harus dikerjakan di luar area kampus.

10. Fashion

Buat yang jago gambar, bikin desain lalu disulap jadi baju cantik rasanya memang pekerjaan yang mudah dilakukan, ya.

Tapi, tahu nggak kamu?  Kalau kuliah di jurusan ini harus punya banyak modal untuk beli kain, jahit baju, bayar model, dan tugas besar buat mengadakan peragaan busana. Kelihatan menyenangkan, sih. Tapi, tetap saja menguras tenaga, energi, dan materi.

***

Jadi gimana? Sekarang sudah tahu, ‘kan, realita dari 10 jurusan kuliah tersebut seperti apa. Intinya, sih, semua jurusan kuliah itu nggak ada yang lebih mudah atau lebih sulit. Semua punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Tinggal bagaimana kamu menjalaninya dengan sebaik-baiknya.

Percayalah bahwa semuanya akan terasa lebih mengalir lancar ketika kamu memilih jurusan kuliah yang sesuai minat, bakat, dan passion-mu. Jadi jangan takut buat mengambil jurusan kuliah apapun, apalagi kalau itu memang minatmu!

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: petersons.com, cca.edu, bettertourismafrica.org)

LATEST COMMENT
Genius Revanza | 1 hari yang lalu

Wahhhh bagus ni kak artikel nya next sma sama smk kak hehe

5 Kemampuan yang Sama-Sama Dimiliki Anak IPA dan IPS
Khusnul Khotimah Hamzah | 6 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©