Tanya Youthmanual: Q & A Seputar Prodi Teknik Kimia dan Jurusan Teknik Lainnya

Gaes, kamu tahu nggak kalau saat ini Indonesia lagi membutuhkan banyak lulusan Teknik? Kamu ragu masuk Teknik lantaran merasa pelajarannya sulit, saingannya banyak,  atau bingung menentukan prodi?  Atau mungkin, mengira bahwa cewek nggak cocok masuk Teknik? Waduh! Biar nggak salah kaprah soal jurusan Teknik, kamu perlu menyimak Tanya Youthmanual.

Ada Kak Ilham dan Kak Irsan dari Teknik KimiaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember‍ yang sharing soal progam studi mereka serta jurusan teknik lainnya. Mereka juga menjawab berbagai pertanyaan Tanya Youthmanual Live di Instagram. Cek rangkuman berikut ini.

Apa sih, hal yang penting diperhatikan agar sukses menggeluti bidang Teknik?

Sense of engineering. Mahasiswa pasti mempelajari soal teori dan hitungan teknik. Namun pengalaman akan mengasah intuisi dan kemampuan teknik menjadi lebih baik. Perhitungan kita saat mengerjakan suatu pekerjaan juga semakin baik.

Apa sih, yang dipelajari di jurusan Teknik Kimia (TeKim)?

Intinya, Teknik Kimia mempelajari bagaimana mengolah bahan /material menjadi menjadi produk yang lebih bernilai ekonomi. Ada dua proses yang terjadi, yakni reaksi (mencampurkan materi/zat) atau separasi (memisahkan materi/zat), sehingga menghasilkan suatu produk. Contohnya adalah mengubah tebu menjadi gula.

Adakah praktek dalam perkuliahan TeKim?

Ada beberapa laboratorium/praktek. Pertama Fisika Dasar, Basic Engineering,  Kimia Analisa, kimia Organik, Kimia Fisika, dan Operasi Teknik  Kimia. Kelas laboratorium Ini wajib diambil dan biasanya nggak boleh dobel (mengambil 2 praktek dalam 1 semester). Makanya, kebanyakan anak TeKim nggak bisa lulus lebih cepat dari 4 tahun.

Apa beda antara prodi Teknik Kimia, Teknik Kimia Bioproses, dan Jurusan Kimia (MIPA)?

Pada dasarnya pelajaran Teknik Kimia sama dengan Teknik Kimia Bioproses. Namun bedanya, di Teknik Kimia Bioproses, materi yang digunakan hanya bahan/zat biologis. Sedangkan TeKim biasa lebih luas (tidak hanya zat biologis).

Nah, TeKim berbeda dengan Kimia murni. Gelarnya saja sudah berbeda , yang satu Sarjana Sains, sementara satunya Sarjana Teknik. Prodi Kimia sifatnya lebih mengeksplorasi ilmu, sedangkan TeKim  mengaplikasikan ilmu. Lalu soal orientasi ilmunya. Kimia (murni) dasarnya adalah ilmu pengetahuan sementara dasar dari TeKim adalah industri.

Bagaimana peluang kerja lulusan TeKim?

Bidang Kimia itu luas banget, karena inti studinya adalah memproses bahan mentah menjadi barang jadi. Lulusannya bisa bekerja di industri/usaha makanan, kosmetik, pupuk, semen, gula, petrokimia, farmasi, konsultan perusahan untuk divisi produksi, dan banyak lainnya.

Pekerja entry level memang banyak yang ditempatkan di pabrik/lapangan tempat produksi. Namun ada juga yang bekerja di laboratorium atau di kantor.

Pelajaran SMA apa yang banyak terpakai di jurusan TeKim?

Banyak yang berpikir bahwa jika ingin masuk TeKim harus pinter pelajaran Kimia. Padahal nggak mesti seperti itu. Basic ilmunya memang Kimia, tapi prosesnya banyak menerapkan ilmu Fisika. Jadi memang ilmu Fisika harus kuat.

Trus, pelajaran SMA apa yang banyak dipelajari di jurusan bidang Teknik?

Memang umumnya jurusan di Teknik mempelajari Fisika. Tapi nggak harus jago banget. Selain itu ada Matematika alias Kalkulus dan Kimia.

Apakah di Fakultas Teknik ada wajib magang?

Ada kampus yang mewajibkan magang, ada  kampus yang nggak . Ada juga yang mewajibkan magang sekaligus KKN. Keuntungan magang adalah mengalami praktek/kerja secara langsung. Jadi nggak sekadar belajar teori di kelas.

Trus, apa yang dipelajari di jurusan Teknik lainnya?

Teknik Aksitektur adalah disipilin ilmu yang mempelajari bagaimana merancang bangunan. Kemampuan menggambar mahasiswanya harus kuat dan memiliki skill visual yang kuat. Pelajaran Matematika sangat terpakai di prodi ini, khususnya subjek geometri.

Nah, kalau Arsitektur merancang, maka jurusan Teknik Sipil mempelajari bagaimana membangun rancangan tersebut. Peminatan di jurusan Teknik Sipil umumnya ada 3 yaitu Gedung/Bangunan, Jalanan, dan Laut.

Teknik Elektro mempelajari tentang segala hal yang terkait dengan listrik, seperti sirkuit, sistem otomasi, robotic, alat kontrol, serta alat sensor.

Teknik Industri mempelajari semua subjek di bidang teknik. Lulusan Teknik Industri dicari di berbagai bidang industri.

Salah satu syarat masuk jurusan Teknik adalah tidak boleh buta warna. Adakah jurusan Teknik yang memperbolehkan buta warna parsial (buta sebagian warna)?

Kalau jurusan TeKim strick banget. Nggak diperbolehkan buta warna parsial karena mahasiswanya harus bisa membedakan warna. Mungkin yang boleh adalah jurusan Teknik Sipil.

Apa perbedaan jurusan Teknik Lingkungan dan TeKim?

Hal yang dipelajari di jurusan Teknik Lingkungan bersinggungan dengan TeKim. Misalnya, soal pengelolaan limbah. Selain itu, Teknik Lingkunagn mempelajari soal pengelolaan sampah dan pengelolaan air.

Lebih baik mengambil bidang Teknik di institut atau di universitas?

Kalau institut lebih fokus ke satu bidang, contohnya adalah IPB. IPB fokusnya adalah pertanian, maka bidang Tekniknya pun mengarah pada pertanian. Misalnya, Teknik Pangan. Sedangkan universitas lebih universal, berbagai bidang dipelajari di situ. Yang mana yang lebih baik, tergantung masing-masing orang.

Bisa nggak sih, cewek kuliah di bidang Teknik, seperti Teknik Perminyakan?

Nggak masalah! Banyak kok, cewek yang kuliah di Teknik, termauk Teknik Perminyakan. Namun secara umum, baik bagi perempuan maupun laki-laki harus mempertimbangkan prospek bidang Teknik yang ingin diambil. Misalnya, industri minyak yang sedang lesu, itu perlu dipertimbangkan saat akan mengambil jurusan Teknik Perminyakan.

Berat nggak sih, kuliah di Teknik?

Sebenarnya nggak berat-berat amat, asalkan mengambil jurusan sesuai dengan passion.

Gimana, jurusan Teknik mana yang menarik hati kamu?

(sumber gambar: whatischemicalengineering.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Tiara Windi | 22 hari yang lalu

Karena merasa gk nyaman aja gitu tmn2 yg lain kok pada enak2 aja aku kok gk enak gitu Krn bidang kerjaan mereka cuma duduk aku berdiri teruss

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Tiara Windi | 22 hari yang lalu

Kak saya ingin pindah magang

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Akun Tum | 27 hari yang lalu

Hi min bagaimana kalau semester 5 ini gua punya maksimal 24 sks dan sks yg dapat ku ambil cuman 23, nah bagaimana itu klau ada mk wajib 1 yg 3 sks nya saya buang dan menggantikan dengan mk pilihan 2 yang 2 sks-2 sks, untuk mempas kan sks 24.. Menurut mimin bagaimana baiknya

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Indriani | 1 bulan yang lalu

min masa cuti saya sudah selesai terus sya lanjut kuliah lgi tpi pas penawaran batas SKS yang saya ambil cmn 16 SKS pdhl sy ingat IPK sebelum cuti saya 3.20 hrusanya kn 24 SKS kn bantu jawab min sya smpe gk bisa tdr gara2 mikirin ini

Cuti Kuliah: Ketentuan dan Serba-Serbinya
Deni Y | 1 bulan yang lalu

apakah saya bisa berkontak dengan Pak Dimas

Profesiku: Kurator Musik, Dimas Ario
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1