Tips Survive Jadi Anak Kedokteran A la Shabrina dan Aliyah

Pasti kamu juga udah menyangka, ya, jadi mahasiswa Kedokteran itu susahnya yassalaaaam. Bukan cuma susah menembus fakultas Kedokterannya atau susah bayar biaya kuliahnya yang tinggi, tapi juga susah menjalankan kuliahnya yang berat. Nggak heran kalau banyak mahasiswa Kedokteran yang drop out di tengah jalan, bahkan ketika baru menjalani beberapa semester awal. Amit-amit!

Supaya nggak begitu, Youthmanual nodong Shabrina Aulia (Ina) dan Syarifah Jannatin Aliyah (Aliyah)—dua mahasiswa kece dari FKUI—untuk dimintai tips sukses jadi mahasiswa kedokteran a la mereka.

Ina dan Aliyah 3 - Youthmanual

Bisikin dong Na, Al, cara-cara supaya bertahan di fakultas Kedokteran kayak kalian!

Ina:

1. Punya semangat yang konsisten. Kalau memang mau jadi dokter, semangat dan motivasi kita nggak boleh berubah dari awal terjun ke Kedokteran. Pokoknya maju terus, jangan kasih kendor, shay! Apalagi mahasiswa Kedokteran ‘kan harus mempelajari banyaaak sekali hal, berhubung ilmu kedokteran selalu ter-update. Misalnya, tahun ini, obat X masih bisa dipakai untuk penyakit Y, tetapi tahun depan bisa aja obat X ini harus diganti dengan obat lain. Bahkan kalau sudah jadi dokter senior nanti, kita tetap harus belajar mengikuti perkembangan dunia kedokteran. Jangan drop atau jiper tengah jalan, ya!

2. Dekat sama teman-teman satu angkatan. Jangan individualis! Tanpa teman-teman yang kompak, menjalani kuliah di jurusan Kedokteran bakal jadi berat banget. Sementara kalau kompak dengan teman-teman, kita bisa sama-sama mengerjakan tugas dan saling sharing soal ujian.

3. Selalu ramah dan nurut sama dosen. Sebagai mahasiswa Kedokteran, kita harus siap menerima ilmu dari dosen. Jangan kelihatan sok pinter atau sombong. Dosen paling senang kalau mahasiswanya pintar tapi tetap rendah hati. Ingat curhatan dosen ini, ‘kan?

4. Wajib bisa bagi waktu. Walau beban belajar mahasiswa kedokteran berat, kita juga harus punya waktu untuk hal-hal lain supaya nggak stress. Make a schedule! Ina sendiri punya jadwal khusus yang mengatur antara belajar, hobi, have fun dan waktu dengan keluarganya. Jadwal ini wajib banget dipatuhi, supaya hidup nggak berantakan.

Aliyah:

1. Harus pintar manajemen waktu. Hidup seorang mahasiswa Kedokteran bakal terasa lebih ringan kalau punya manajemen waktu yang terarah. Misalnya, kita tahu kapan harus mengerjakan tugas, kapan harus berdiskusi dengan dosen, dan kapan harus refreshing dengan melakukan hobi atau hang out dengan teman-teman.

2. Bikin prioritas, dan patuhi prioritas itu sebaik mungkin. Kalau kita fokus mengerjakan hal-hal sesuai prioritas, pekerjaan jadi cepat beres, deh.

3. Harus punya manajemen emosi yang baik. Urusan mahasiswa Kedokteran, tuh, segudang banget, mulai dari tugas sampai praktek lab, dan semuanya harus dihadapi dengan sabar. Belum lagi kalau harus Koas dan harus berhadapan dengan beragam prognosis yang kurang baik. Duuuhh, bawaannya pengen telen steteskop aja, deh. Alhasil, manajemen emosi jadi penting agar kepala kita selalu dingin.

4. Selalu minta doa sama orang tua. Bagaimanapun, mereka selalu ingin yang terbaik buat kita. Awww…

5. Nabung kebaikan. Menurut Alia, cara nabung kebaikan paling gampang adalah dengan murah senyum ke siapa aja. Teman, dosen, keluarga pasien, pekerja di Rumah Sakit atau bahkan orang yang nggak kita kenal. Alia percaya, segala kesulitan yang dia alami selama perjalanan menjadi dokter akan dimudahkan dengan tabungan kebaikannya. Ihiiiy.

***

Terima kasih, Ina and Alia! Semoga makin banyak yang semangat jadi dokter dan nggak nyerah di tengah jalan, ya!

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Fatimia Rahma | 17 hari yang lalu

Tambah lagi. Villain di salah satu film One Piece yakni One Piece Film : Z. Yakni Zephyr, mantan admiral angkatan laut. Ia admiral yang percaya konsep.keadilan dan benci bajak laut apalagi anak istrinya pernah dibunuh bajak laut, dan ia pernah kehilangan sebelah lengannya karena bajak laut. Tapi ia…

Belajar Dari Para Villains, Kenapa Nggak?
Rita Ristianti | 24 hari yang lalu

Maaf saya ingin tanya apakah IPK dibawah 1 (0,85) di di dari kampus TDK bisa ulang lagi Saya mohon pencerahannya tks

Alasan Mahasiswa DO alias Dikeluarkan dari Kampus
Erickson Sitinjak | 26 hari yang lalu

Kak mau nanya kalo udah di drop out atau di do dari kampus apakah masih bisa melanjutkan perkuliahan. Kak mau nanya lagi kalo sudah semester 3 apakah bisa melanjutkan perkuliahan di kampus yang sama

Alasan Mahasiswa DO alias Dikeluarkan dari Kampus
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2023 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1