Menu

Hal Penting dalam Memilih SMA, Tapi Sering Terlupakan

Kehebohan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA, SMK, atau sederajat mulai terasa. Kesibukan menghadapi seleksi atau tes masuk seringkali membuat kamu melupakan satu hal penting saat memilih SMA/SMK. Bukan seberapa favorit sekolah tujian, melainkan kamu harus sudah mengeksplorasi minat dan arah cita-citamu. Ya, yang lebih penting dibandingkan memilih sekolah negeri, swasta, SMA X atau SMA Z, adalah menentukan jurusan yang sesuai dengan masa depanmu: apakah itu IPA, IPS, Bahasa, atau kejuruan.

Tidak Sekadar Memilih SMA, Tapi Merancang Masa Depan!

Dulu, pilihan IPA atau IPS (atau Bahasa) ditentukan di kelas 11, bahkan di kelas 12.  Sekarang kamu sudah harus langsung menentukannya saat akan memasuki SMA. Maka langkah yang perlu dilakukan adalah:

1. Cari tahu bidang yang kamu minati untuk masa depan kamu. Bisa jadi saat ini kamu memiliki beberapa minat atau lebih dari satu cita-cita.

2. Buat yang masih bingung, coba eksplorasi pilihan program studi di bangku kuliah dan pilihan karier. Kuliah? Karier? Apa nggak kejauhan, tuh? 'Kan, cuma mau milih SMA?

Nggak kejauhan, tuh. Karena pilihan penjurusan di SMA akan berpengaruh ke masa depanmu. Kamu nggak harus menentukan pilihan kuliah sekarang juga, tapi setidaknya kamu punya gambaran arah yang diminati. Apakah prodi Teknik, Sosial-Politik, Ekonomi-Bisnis, Kesehatan, Seni, atau lainnya.

3. Nah, kalau sudah ada gambaran jurusan atau bidang yang diminati, cek apakah bidang tersebut termasuk Saintek (IPA), Soshum (IPS), Bahasa, atau malah sejalan dengan kejuruan di SMK.

4. Cek juga minatmu dengan kemampuan yang dimiliki. Misalnya, kamu berminat dengan bidang Teknik dan pengen masuk IPA, tapi mata pelajaran sains kamu kamu lemah. Nah, kamu lihat, apakah bisa mengejar dan mempekuat yang masih lemah tersebut. Soalnya, minat aja nggak cukup, perlu didukung dengan kemampuan dan usaha.

5. Mencari arah minat dan menyesuaikan dengan kemampuan nggak harus kamu lakukan sendirian. Kamu bisa (dan perlu) berdiskusi dengan orang tua serta guru. Mereka bisa membantu mencarikan informasi, atau malah mengajakmu konsultasi ke ahli (psikolog pendidikan). Kamu dan ortu bisa juga mengecek direktori jurusan dan profesi yang ada di Youthmanual.

6. Bagaimana kalau minatmu ada yang IPA dan ada yang IPS? Contohnya, kamu punya keinginan masuk jurusan Hukum tapi kamu juga bercita-cita masuk Kedokteran. Kamu mesti memilih sih, mana yang paling pas dengan dirimu.

7. Sebaliknya, JANGAN asal memilih jurusan hanya karena pengen masuk SMA/MA/SMK idamanmu. Ingat bahwa:

  • Jurusan tersebut akan kamu jalani selama 3 tahun.
  • Kamu akan berkutat memperdalam materi yang sesuai jurusan yang dipilih tersebut.
  • Jika jurusan yang dipilih nggak sesuai dengan minat studi, nantinya kamu harus lintas jurusan (saat akan kuliah). Kamu perlu mengeluarkan tenaga dan waktu ekstra untuk belajar lintas.

8. Berubah minat selama di SMA? Mungkin banget! Karena selama 3 tahun kamu akan menemukan banyak ilmu dan pengalaman baru. Nggak perlu terlalu khawatir untuk terus bereksplorasi. Jurusan SMA yang tepat justru membantu proses eksplorasimu. Makanya, jurusan SMA mesti dipertimbangkan dengan seksama.

Check List Arah Minat

Kamu sudah tahu bahwa bidang yang kamu minati sangat penting dalam penentuan jurusan SMA. Nah, untuk mengetahui arah minat dan kemampuanmu, kamu bisa memperhatikan hal yang berikut ini:

a. Mata pelajaran yang kamu senangi.

b. Proyek sekolah yang bikin kamu semangat.

c. Hobi yang suka dilakukan.

d. Hal yang kamu bisa lakukan dengan baik. Misalnya, menulis, menyampaikan pendapat di depan kelas, menjadi sekertaris, membuat dekorasi, dan lainnya.

e. Hal yang ingin kamu lakukan di masa depan.

f. Bidang yang ingin kamu pelajari/ketahui lebih dalam.

g. Materi/mata pelajaran yang kurang kamu kuasai/kurang disukai.

Selamat memilih jurusan di SMA/SMK!

(sumber gambar: pixabay)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©