Menu

Semua Hal yang Perlu Kamu Siapkan Sebelum Mendaftar Beasiswa Dalam dan Luar Negeri

Dapetin beasiswa untuk kuliah pastinya jadi impian banyak orang, termasuk kamu. Setuju?

Nggak harus beasiswa ke luar negeri, deh, bisa dapet beasiswa di kampus-kampus dalam negeri aja rasanya seneeeeeng banget. Lumayan ‘kan, bisa meringankan beban orangtua dengan membayar uang kuliah di bawah rata-rata dan bahkan sama sekali gratis.

Tapi, tentunya untuk mendaftar beasiswa ada beberapa persiapan yang kudu banget kamu perhatikan nih demi meningkatkan kesempatanmu mendapatkan beasiswa tersebut.  Apa aja sih yang harus kamu perhatikan sebelum mendaftar beasiswa?

Persiapan Akademik

As we all know, salah satu persyaratan mendaftar beasiswa adalah persyaratan akademik. Kamu harus memenuhi standar nilai/IPK tertentu sebelum mendaftar sebuah beasiswa. Nah, untuk mempersiapkan persyaratan yang satu ini, kamu pastinya harus menjaga track-record nilai kamu selama sekolah/kuliah. Pastikan nilai-nilaimu stabil, atau kalau bisa tampak meningkat hingga semester di mana kamu mendaftar beasiswa tersebut. Selain itu, kamu juga harus double-check untuk melihat apakah nilaimu sudah memenuhi kriteria yang diminta atau belum—jangan sampai, beasiswanya minta nilai minimal 8.00 tapi kamu mendaftar dengan nilai 7.00.

Persiapan Dokumen

 FYI, dokumen yang harus disiapkan untuk daftar beasiswa itu cukup banyak lho, gaes! Maka itu, untuk mempersiapkan diri mendaftar beasiswa minimal kamu membutuhkan waktu 12 bulan (beasiswa dalam negeri) hingga 18 bulan (beasiswa luar negeri). Beberapa dokumen yang biasanya diminta antara lain:

  • Nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/Tes terkait
  • Transkrip nilai/raport
  • Surat rekomendasi
  • Motivation letter
  • Curriculum Vitae terbaru
  • Visa dan paspor (untuk beasiswa luar negeri)

Nih, misalkan untuk mengurus satu dokumen saja kamu butuh waktu hingga 1 – 2 minggu, bayangkan berapa waktu yang dibutuhkan kalau beasiswa yang akan kamu apply meminta belasan berkas? Pastinya butuh waktu yang banyak banget!

Persiapan Mental

Selain persiapan akademik dan administratif, satu hal yang nggak kalah penting sebelum mendaftar beasiswa adalah persiapan mental. Ada beberapa hal nih yang perlu kamu perhatikan terkait persiapan mental sebelum mendaftar beasiswa.

Pertama, kamu nggak boleh males untuk riset selengkap-lengkapnya mengenai beasiswa terkait. Scholarship comes in many different “sizes” and “shapes”. Sebagai permulaan, kenali dulu jenis-jenis beasiswa berdasarkan cakupan, sumber, dan bentuk pembiayaannya. Setelah itu, cocokkan dengan kebutuhan pembiayaan studi kamu. Apakah kamu ingin beasiswa penuh karena kamu berasal dari keluarga yang kurang mampu? Atau kamu lebih suka beasiswa ikatan dinas karena ingin bekerja langsung di instansi tertentu?

Pelajari juga kriteria dan syarat-syarat spesifik yang diperlukan untuk mendaftar suatu beasiswa. Pastinya kamu nggak mau, dong, nyesek gagal seleksi cuma gara-gara “ngeyel” ikutan daftar beasiswa yang kriterianya aja nggak mampu atau bahkan sampai kelewatan untuk kamu penuhi?

Kamu juga boleh banget untuk tanya-tanya pengalaman alumni atau senior yang sudah pernah mendaftar dan mendapatkan beasiswa serupa perihal pengalaman mereka selama mempersiapkan pendaftaran beasiswa tersebut. Siapa tahu, kamu bisa mendapatkan tips-tips bermanfaat yang bisa membantumu untuk lolos daftar beasiswa idaman!

Kedua, kamu harus memasang target yang jelas sebelum mendaftar sebuah beasiswa tertentu. Ingat ya, target bukan ekspektasi. Dengan memasang target, kamu akan tahu apa tujuan kamu yang sebenarnya dalam mendaftar suatu beasiswa. Kamu tahu apa yang akan kamu lakukan, dan hal itu dapat menjadi pendorong positif yang akan tercermin pada kesungguhan kamu dalam menjalani prosesnya. Ingat, nggak ada kesempatan bagi mereka yang cuma berusaha setengah-setengah untuk mendapatkan beasiswa!

***

Nah, gaes, kalau persiapannya udah, tinggal cari deh beasiswa yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu! Ngomong-ngomong, ada kabar baik nih untuk kalian para beasiswa hunter, Telkom University menyediakan 2.200 beasiswa bagi mahasiswanya pada tahun ajaran 2018/2019. Khusus untuk mahasiswa baru, beasiswa tersedia di seluruh jalur seleksi mahasiswa baru (SMB), baik akademik maupun non akademik.

Beasiswa ini sebenarnya telah dibuka sejak September 2017 silam, di mana para pendaftar di Jalur Prestasi Akademik (JPA) 1, Online Scholarship Competition (OSC), dan Ujian Tulis Gelombang (UTG) 1 yang dinyatakan lulus, telah mendapatkan beasiswa dari Telkom University. Tapi, Telkom masih membuka kesempatan lagi nih buat kamu yang tertarik untuk mendapatkan beasiswa ini, melalui Jalur Prestasi Unggulan (JPU) yang pendaftarannya dibuka pada Februari-April 2018. Semua pendaftar yang lulus di jalur ini akan mendapatkan beasiswa.

Direktur Admisi dan International Office Telkom University Rinna Fridiana menambahkan, Telkom University memiliki kuota 700 beasiswa akademik untuk mahasiswa baru hingga Juli 2018 nanti. Sementara jalur pendaftaran beasiswa non-akademik akan dibuka sekitar Mei nanti dengan biaya pendaftaran Rp. 200.000,00.

Jadi, gaes, sudah siap untuk mengejar beasiswa?

Artikel ini merupakan hasil kerjasama Youthmanual dengan Telkom University

Baca juga:

(sumber gambar: psai.org)

LATEST COMMENT
Muhammad Akbar | 12 jam yang lalu

Kak masuk jurusan ini harus hobbi baca buku gak??

Jurusanku: Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia, Alwansyah Nawal
Beby Nurdiana Rohman | 2 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Beby Nurdiana Rohman | 2 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Fadhilla Inayah | 3 hari yang lalu

OPEN PAID PROMOTE / ENDORSEMENT @fadhillanyhhh_ check bio

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©