Menu

Jenis-Jenis Beasiswa yang Perlu Kamu Ketahui

Halo, para pemburu beasiswa! Udah siap-siap ngincer beasiswa mana yang kamu mau atau belom, nih?

Sebelum siap untuk mendaftar beasiswa, ada baiknya kalau kamu pahami dulu bahwa beasiswa itu ragamnya banyaaak banget, baik dari bentuk ataupun sumbernya. Informasi seputar beasiswa yang perlu kamu tahu nggak hanya melulu soal nominal, lho, gaes. Banyak informasi lain yang nggak kalah krusial seperti kriteria, lokasi, periode, sampai syarat-syarat dan ketentuan untuk mendaftarkan diri pada program beasiswa tersebut.

Hal ini dapat kamu gunakan untuk memilah-milih beasiswa mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang kamu miliki. Milih jurusan kuliah aja nggak boleh sembarangan, apalagi milih beasiswa, sob. Intinya, beasiswa apa pun yang menjadi incaran kamu, manfaatkanlah sebaik mungkin demi kemajuan pendidikan diri kamu sendiri dan negara. Saik!

Nah, berdasarkan cakupan pembiayaan, beasiswa dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

1. Beasiswa penuh

Nggak cuma menutupi biaya pendidikan, beasiswa penuh juga menyediakan pendanaan untuk kebutuhan pendukung lain yang akan digunakan oleh penerimanya selama masa studi berlangsung, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, akomodasi, asuransi, sampai sarana dan prasarana pendukung belajar. Nggak cuma itu, bahkan ada beasiswa penuh yang juga bersedia mendukung pembiayaan hidup keluarga penerima beasiswa jika memang berasal dari golongan tidak mampu. Wow!

2. Beasiswa parsial

Dari namanya, bisa kita simpulkan bahwa pastinya beasiswa parsial hanya menanggung sebagian dari total biaya yang kamu butuhkan selama melanjutkan masa studi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Pemberi beasiswa (disebut juga dengan sponsor) akan menutupi biaya studi prioritas yang nggak bisa kamu tanggung. Pada umumnya, beasiswa parsial yang diberikan sponsor bisa dalam bentuk biaya kuliah atau akomodasi saja, atau bahkan berbentuk short course.

2

Jika dilihat dari sumber pembiayaan, ada 5 jenis beasiswa yang dapat kamu temui:

1. Beasiswa dari pemerintah

Pemerintah sebagai organisasi publik tentunya punya segudang beasiswa yang bisa kamu raih, lho, gaes. Berbagai departemen dan lembaga pemerintahan menyediakan berbagai beasiswa yang nggak cuma bisa diikuti oleh karyawan di dalam departemen tersebut, tapi juga terbuka untuk umum. Beberapa contoh beasiswa pemerintah yang paling pouler adalah beasiswa dari Departemen Keuangan (LPDP), Beasiswa BAPPENAS, dan Beasiswa LIPI.

2. Beasiswa dari pihak swasta

Beasiswa dari pihak swasta ini biasanya disediakan oleh institusi berupa perusahaan-perusahaan besar atau korporat. Mayoritas beasiswa yang ditawarkan pun berupa perwujudan dari bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut kepada lingkungannya, dan jenisnya pun menyesuaikan dengan jenis bidang studi yang berkaitan dengan bidang industri perusahaan itu sendiri—meskipun tidak selalu.

3. Beasiswa dari negara maju/donor internasional

Program beasiswa dari negara maju merupakan salah satu bentuk kerjasama eksklusif dari negara maju dengan negara berkembang dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial. Selain untuk memfasilitasi para pelajar untuk mendapatkan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik, beasiswa ini juga bertujuan untuk memperbanya pusat-pusat penelitian di negara berkembang yang penuh dengan potensi terpendam.

4. Beasiswa dari organiasi, komunitas, atau yayasan

Selain sebagai wadah pemersatu dan kesolidaritasan, kini semakin banyak organisasi, komunitas, atau yayasan yang bersifat akademik maupun non-akademik memberikan bantuan pendidikan kepada umum. Program beasiswa yang ditawarkan pun biasanya selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung oleh organisasi/komunitas/yayasan tersebut. Sebagai contoh, beasiswa yayasan orbit Hasri Ainun Habibie merupakan komitmen dari Ibu Ainun untuk memfasilitasi anak-anak Indonesia berprestasi namun terkendala biaya untuk mengejar ilmu setinggi-tingginya.

5. Beasiswa perguruan tinggi

Sebagai salah satu institusi penyedia pendidikan tingkat lanjut, perguruan tinggi pun memiliki berbagai bantuan dana akademik. Selain ditujukan bagi para mahasiswanya sendiri, ada juga beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa luar perguruan tinggi bahkan luar negaranya sendiri. Bentuknya pun bisa bermacam-macam—mulai dari beasiswa bidang studi, beasiswa olahraga, sampai program pertukaran pelajar.

3

Sedangkan menurut bentuk pembiayaan, jenis beasiswa yang bisa kamu temui adalah:

1. Beasiswa penghargaan

Beasiswa ini tentunya diberikan kepada kamu yang memiliki prestasi atau pencapaian akademik yang luar biasa. Indikatornya adalah indeks prestasi kumulatif para mahasiswa atau rata-rata nilai akademik bagi yang masih di bangku sekolah. Nggak cuma itu, pelajar dan mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik lainnya juga menjadi salah satu syarat pertimbangan untuk bisa mendapatkan jenis beasiswa ini.

2. Beasiswa bantuan

Beasiswa bantuan diberikan kepada pelajar atau mahasiswa yang tergolong kurang mampu secara ekonomi, sehingga tidak dapat menanggung beban biaya studi—namun memiliki prestasi akademik yang gemilang sehingga dianggap layak untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Penilaian dari ketidakmampuan finansial calon penerima beasiswa ini adalah pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung, biaya hidup, sampai lingkungan tempat tinggal.

3. Beasiswa penelitian

Beasiswa untuk penelitian menawarkan pendanaan bagi penerimanya untuk melakukan penelitian yang terkait pada bidang studi yang ia jalani. Sumbernya pun bisa berasal dari universitas, perusahaan ataupun lembaga pemerintahan yang memiliki proyek penelitian dan membutuhkan tenaga akademis yang mumpuni. Jumlah dana dan periode yang ditawarkan pun tergentung dengan banyaknya biaya yang dibutuhkan serta lamanya riset atau penelitian tersebut dilakukan.

4. Beasiswa non-akademik

Ternyata beasiswa nggak melulu soal prestasi akademik, lho, gaes. Sekarang sudah banyak lembaya ataupun perguruan tinggi tertentu yang menyediakan bantuan pendidikan untuk kamu yang memiliki prestasi di luar dunia akademik. Contohnya adalah beasiswa olahraga yang menggratiskan kamu untuk berkuliah di suatu universitas selama kamu dapat mengukir prestasi dan mengharumkan nama universitas tersebut dengan bergabung bersama unit olahraga mereka.

5. Beasiswa ikatan dinas

Beasiswa ikatan dinas mensyaratkan para penerimanya untuk “mengikat diri” pada pihak sponsor sebagai hubungan timbal balik yang meguntungkan kedua belah pihak. Biasanya, jika kamu menyetujui untuk mengambil beasiswa ikatan dinas, kamu diwajibkan untuk bekerja di instansi atau perusahaan sponsor dalam jangka waktu tertentu. Positifnya, sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui!

(sumber gambar: the10thcircle.com, linkedin.com, wemakescholars.com)

LATEST COMMENT
noer yahya | 1 hari yang lalu

Kalo statistik di psikologi itu langsung terapan ya kak. Biasanya langsung yang buat nguji alat tes dan hasil penelitian. Kalo ditanya gampang jawabannya ya SUSAH. Tapi nanti ada alat bantunya kok

Q & A Bedah Jurusan Kuliah Psikologi
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Ada isu yang beredar. Tapi sejauh ini tidak ada pemberitahuan bahwa tidak boleh lintas jurusan di SBMPTN. Sedangkan pada SNMPTN, tiap kampus memiliki aturan tersendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Namun pihak penyelenggara tidak menyarankan hal tersebut (lintas jurusan di SNMPTN).

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
fauzyiahputri | 3 hari yang lalu

Kak mau tanya. Apakah benar tahun 2020 tidak boleh pindah jurusan?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Setahu kami, mata pelajaran yang umum.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Pendaftaran SNMPTN gratis. Namun setelah masuk kamu perlu membayar biaya kuliah sesuai kebijakan kampus. Untuk keringanan/beasiswa, bisa mengikuti program Bidikmisi.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©