Menu

6 Penyakit yang Sering Dialami Anak Kos

Hidup sebagai mahasiswa itu emang nggak mudah dijalani, terutama kalau tempat kuliahnya jauh dari rumah sehingga mengharuskan untuk ngekos. Padatnya jadwal kuliah, tugas, organisasi atau komunitas hingga jadwal nongkrong a la anak muda sering membuat para mahasiswa cuek bebek sama kesehatan mereka.

Maka, nggak heran kalau mahasiswa bakal terjangkit beraneka macam penyakit. Kira-kira, dari sekian banyak jenis penyakit, penyakit apa saja, ya, yang sering diderita anak kos? Berikut ini adalah 6 diantaranya.

1. Typhoid

Kamu merasa asing dengan penyakit ini? Demam typhoid atau yang lebih dikenal dengan tifus atau tipes adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi.

Bakteri ini bisa masuk ke pencernaan melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut. Dan makanan atau minuman akan terkontaminasi bakteri ini kalau nggak terjaga kebersihannya, gaes.

Gejala yang timbul setelah terinfeksi penyakit ini antara lain berupa kehilangan nafsu makan, lemas, sakit kepala, demam hingga 40 derajat Celsius, dan nyeri. Untuk mematikan kuman Salmonella typhi ini dokter akan menyuruhmu untuk bed rest, bahkan mendapatkan perawatan intensif di puskesmas atau rumah sakit.

2.  Diare

diare

"Eh, perut aku sakit banget, nih. Kayanya gara-gara habis makan mie level 20 tadi, deh."

Sering mendengar pengakuan demikian dari temanmu? Atau justru kamu sendiri yang pernah mengalaminya? Hehehe.

Yaps! Sebagai mahasiswa yang menyandang status anak kos, emang seneng banget mengeksplor makanan-makanan menantang—baik itu di kafe ataupun warung pinggir jalan.

Anyway, saya mau ingetin sekali lagi, nih. Makanan yang terlalu pedas (seperti mie level, ayam geprek, dan lain-lain) bisa menimbulkan keluhan sakit perut hingga menimbulkan diare. Kalau nggak ditangani dengan benar, diare bisa menimbulkan dehidrasi berat, lho.

Jadi, hati-hati saat memilih makanan. Rasa lapar emang ngga bisa ditahan, tapi pilihlah tempat makan yang menyediakan makanan yang sehat. Jangan cuma tergiur dengan harganya yang murah saja, tapi perhatikan pula lingkungan tempat makanan tersebut diolah.

3. Maag

Tingkat kesibukan di kampus yang luar biasa padett, tapi nggak diimbangi dengan pola makan teratur menjadi pemicu utama penyakit maag sering menyerang anak kos. Bahkan, melewatkan satu jadwal makan, seperti sarapan atau makan malam biasa dilakukan untuk menghemat pengeluaran atau karena malas keluar.

Fyi, kebiasaan merokok, mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein secara berlebihan demi begadang mengerjakan tugas atau belajar menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) dan stres juga bisa memicu timbulnya penyakit ini, lho, gaes.

Kalau dibiarkan berlarut-larut akan menjadikan produksi asam lambung menjadi berlebihan. Kamu akan merasakan nyeri di ulu hati (bukan karena habis berantem sama gebetan, lho,ya), mual dan muntah, serta yang lebih parahnya lagi lambungmu akan mengalami peradangan.

4. DBD

DBD

Penyakit Demam Berdarah Dengue a.k.a DBD bisa dibilang cukup populer. Hampir semua orang tahu kalau penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegipty.

Dengan alasan padatnya jadwal kuliah, kebersihan kamar kosmu atau kamar pribadimu nggak diperhatikan. Alhasil, dengan mudahnya nyamuk penyebab DBD akan berkembangbiak di lingkungan kamar yang nggak bersih ditambah lagi banyaknya pakaian yang menggantung di pintu serta bak mandi yang jarang dikuras.

That’s why, menjaga lingkungan tempatmu tinggal—baik itu tempat kos maupun rumah pribadi amat sangatlah penting supaya terhindar dari penyakit-penyakit ini.

5. Hipertensi

Nggak bisa dipungkiri, makanan instan, makanan yang diawetkan dan makanan cepat saji emang identik dengan makanan sehari-hari anak kos. Tapi sebenarnya, makanan-makanan tersebut mengandung natrium yang tinggi.

Well, asupan natrium yang tinggi inilah yang menjadi pemicu timbulnya tekanan darah tinggi. Padahal, menurut American Heart Association kebutuhan natrium seseorang per harinya itu nggak lebih dari 1500 mg perhari. Lebih dari itu, natrium akan menimbulkan efek merugikan seperti hipertensi.

Asal kamu tahu, hipertensi sendiri merupakan gerbang dari berbagai penyakit degeneratif berbahaya seperti penyakit jantung, ginjal, stroke, dan sebagainya. Duh, serem banget, ya?

6. Insomnia

insomnia

Tugas menggunung dengan deadline yang pendek terkadang memaksa mahasiswa—baik itu yang kos atau nggak merelakan jatah 8 jam tidurnya per hari.

Tentunya, pola tidur menjadi terganggu. ‘kan? Di malam hari bakalan nggak tidur karena tugas. Siang hainya menjadi letih, lemah dan lesu.

Pola tidur yang seperti itu jangan sering disepelekan karena pola yang demikian tentu nggak sehat. Bahkan, insomnia bisa memicu penyakit lainnya seperti diabetes, arthritis, kanker, gangguan kesuburan, penyakit jantung hingga kematian.

Maka dari itu, mulai dari sekarang aturlah pola tidurmu, gaes. Tubuh membutuhkan waktu istirahat, kalau waktu istirahat nggak didapatkan maka organ di dalamnya bakal cepat capek. Setelah kamu selesai dengan urusan kuliah, organisasi, dan bergaul dengan teman-teman. Kalau ada waktu lebih baik gunakan untuk menyicil tugas atau istirahat. Jangan buan-buang waktumu dengan men-scroll media sosialmu selama berjam-jam, ya.

***

Biasanya, penyakt-penyakit di atas muncul karena kesalahan kalian sendiri. Misalnya, pola makan, kurangnya waktu istirahat (karena terlalu sering begadang), nggak pernah olahraga, serta pemilihan makanan yang nggak bersih dan sehat.

Ya, memang anak kos dituntut untuk harus mandiri. Tapi, mandiri itu bukan sekadar bagaimana kalian bisa hidup jauh dari orang tua saja, gaes. Melainkan juga bagaimana kalian bisa mengurus diri sendiri dengan baik serta membuktikan bahwa kalian bisa tetap sehat (secara rohani dan jasmani), meskipun di luar pengawasan mereka.

Yuk, mulai sekarang jaga pola hidup sehat demi menyongsong masa depan yang lebih baik.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: molly-walsh.com, gq.com, advantagemeals.com, avawomen.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©