7 Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Ikutan Program Master Track

Ada satu program di perguruan tinggi yang saya bikin iri: master track. Sebab, di zaman kuliah dulu, kampus saya tidak memiliki program ini. Jika ada program “jalur tol” S1+S2 secara langsung alias master track, saya ingin sekali ikutan. Inilah mengapa kamu sebaiknya mengambil program master track.

1. Jenjang pendidikan lebih tinggi

Jika bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik, mengapa tidak? Begitupula, ketika kamu berkesempatan menempuh program studi yang lebih tinggi, hingga jenjang S2 ketimbang hanya S1.

Jenjang pendidikan tinggi memang  nggak menjamin bahwa kamu akan memiliki ilmu yang lebih tinggi, wawasan yang lebih luas, atau skill yang lebih canggih. Nope, itu semua tergantung usaha dan nasibmu. Namun, pendidikan yang lebih tinggi membuka peluang untuk memperoleh itu semua. Tinggal gimana kamu memanfaatkan kesempatan tersebut.

2. Persaingan semakin ketat

Di zaman ortu kita dulu, mungkin belum banyak yang menempuh pendidikan S2. Namun sekarang lulusan S2 semakin banyak. Lulusan S1 pun membludak, dibandingkan ketersediaan lapangan kerja. Biar menonjol, kamu perlu upgrade diri, dan salah satunya dengan mendapatkan gelar master.

3. Ilmu yang lebih mumpuni

Jika kamu tertarik menekuni suatu bidang, kamu akan lebih puas mempelajarinya jika terus lanjut ke jenjang S2. Studinya semakin spesifik dan mendalam. Makanya, penting sih untuk memilih prodi yang sesuai dengan kemampuan dan minatmu.

Aduh tapi pusing banget membayangkan kuliah S1 lanjut S2 langsung? Tenang, kata almarhum B.J. Habibie, semakin jenjang pendidikannya tinggi, maka yang dipelajari akan semakin menyenangkan karena semakin spesifik.

4. Praktis dan mudah

Setelah lulus kuliah S1, saya langsung bekerja. Beberapa waktu kemudian, saya mendaftar program S2, dites, hingga diterima dan menjalani program master.

Dengan master track semua bisa dijalani dengan lebih mudah. Maksud lebih mudah adalah nggak ribet, tidak perlu tes berulang kali, serta lebih efisien.

Karena jalur S1 langsung disambung dengan S2, maka perkuliahan pun disinergikan. Mata kuliah yang berulang pun dialihkan pada yang lain, sehingga nggak buang waktu (dan tenaga) mempelajari hal yang sama. Kurikulum perkuliahan disusun secara padat, efektif, dan bekesinambungan.

Masih nyambung dengan penjelasan di atas, kelebihan lain ikutan master track adalah pengetahuan dari S1 masih fresh di otak ketika kita menjalani S2. Berbeda ketika ada jeda antara S1 dan S2, apalagi jika jedanya panjang. Makanya, perlu ada pengantar dan pengulangan sejumlah materi.

5.  Jalur cepat

Master Track seringkali disebut juga fast track, karena selain langsung S1 ke S2, program ini juga jauh lebih cepat ketimbang mengambil S1 dan S2 secara terpisah. Contohnya, di BINUS UNIVERSITY, master track bisa dijalani dalam waktu 4.5 tahun saja. Mahasiswa pun berkesempatan meraih gelar master di usia yang sangat muda.

Di sisi lain, perkuliahan kamu pastinya lebih banyak ketimbang yang mengambil prodi sarjana reguler.

6. Hemat biaya

Selain lebih praktis dan cepat, master track juga jauh lebih menghemat biaya dibandingkan mengambil program S1 dan S2 pada umumnya. Bahkan di BINUS UNIVERSITY, biaya keseluruhan master track dan biaya S1 nggak jauh berbeda.

7. Memotivasi performa studi tinggi

Salah satu hal terpenting dalam menjalani master track adalah prestasi akademik yang baik dan stabil, karena program ini memang dirancang untuk mahasiswa dengan pencapaian yang baik. Apalagi dengan perkuliahan yang padat dan tugas yang (tentunya) padat pula.

Ya, mahasiswa fast track harus ekstra semangat menempuh studi. Lakukan yang terbaik. Jangan puas dengan menjadi medioker dalam menuntut ilmu, apalagi jika hanya memasang target lulus dan dapat gelar.

***

Dalam waktu 4.5 tahun kamu akan menjadi master di bidang yang kamu minati. Tertarik? Hal yang juga penting diingat adalah memilih perguruan tinggi dan prodi yang tepat. Jangan sekadar mencari gelar, trus kamu pilih kampus abal-abal. Waduh!

Program master track BINUS UNIVERSITY bisa menjadi pilihan terpercaya. Kebetulan pendaftaran perkuliahan kelas 2022 sudah dibuka, lho. Nah ada 3 prodi master track yang bisa kamu pilih:

1. Master of Management

Perkiraan total biaya kuliah: Rp261.000.000

2. Master of Information Technology

Perkiraan total biaya kuliah: Rp260.580.000

3. Master of Information System Management

Perkiraan total biaya kuliah: Rp260.580.000

Apakah kamu siap lulus S2 dalam waktu 4.5 tahun?

(Sumber gambar: Pexels)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Tiara Windi | 26 hari yang lalu

Karena merasa gk nyaman aja gitu tmn2 yg lain kok pada enak2 aja aku kok gk enak gitu Krn bidang kerjaan mereka cuma duduk aku berdiri teruss

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Tiara Windi | 26 hari yang lalu

Kak saya ingin pindah magang

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Akun Tum | 1 bulan yang lalu

Hi min bagaimana kalau semester 5 ini gua punya maksimal 24 sks dan sks yg dapat ku ambil cuman 23, nah bagaimana itu klau ada mk wajib 1 yg 3 sks nya saya buang dan menggantikan dengan mk pilihan 2 yang 2 sks-2 sks, untuk mempas kan sks 24.. Menurut mimin bagaimana baiknya

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1