Menu

Metode Feynman: Empat Langkah Praktis Untuk Mempelajari Segala Hal

Saya akui, belajar itu emang bukan sesuatu yang mudah buat dilakukan, apalagi kalau hal yang dipelajari bukanlah hal yang menarik minat saya. Rasanya, baca materi berjam-jam pun akan percuma, karena bukannya ilmu yang didapat, malah kantuk dan jenuh yang datang menghampiri. Huft.

Kalau udah gini, mau nggak mau saya pun harus putar otak demi mencari alternatif cara belajar lain yang lebih praktis, menyenangkan, dan pastinya nggak bikin saya malah jadi tidur di atas diktat. Thanks to internet, saya akhirnya menemukan satu metode belajar yang cukup efektif untuk mengatasi masalah ini, sob!

Yes. Feynman Technique atau Metode Feynman. Yuk kenalan dengan metode belajar yang satu ini!

Learning by Teaching

Inti dari metode ini adalah mempelajari sesuatu dengan cara menyederhanakan materi apapun yang hendak dipelajari, sambil berpura-pura mengajari hal tersebut kepada orang lain. Penemunya, Richard Feynman, menggunakan metode ini tiap kali ia harus mengikuti ujian di kampusnya, Universitas Princeton.

feynman technique

Dalam buku biografi mengenai Feynman yang ditulis oleh James Gleick, dijelaskan bagaimana Feynman melakukan metode belajar ini:

“Ia membuka satu buku catatan kosong dan menamainya ‘Buku Tentang Hal-Hal yang Tidak Saya Ketahui’. Ia kemudian menuliskan kembali semua hal yang diketahuinya dalam buku itu. Ia lalu mengupas satu per satu bagian yang tidak ia ketahui, mempelajarinya, kemudian menyusunnya kembali menjadi sebuah pengetahuan yang utuh (…) ia berusaha untuk menemukan inti dari setiap subyek yang dipelajarinya”

Siapa sangka, cara ini ternyata efektif, lho, buat mempelajari hal-hal yang bagi sebagian orang terlalu kompleks untuk dipelajari, seperti fisika kuantum contohnya.

Materi yang udah disederhanakan tadi tentunya nggak akan bikin otak kamu capek, dan ini meningkatkan kemungkinan kamu untuk menghabiskan lebih banyak waktu dalam mempelajarinya.

Jadi, nggak perlu ada lagi nih adegan ketiduran di atas diktat atau textbook saat lagi belajar buat ujian.

Oke jadi gimana melakukannya? Cek langkah-langkahnya.

Belajar dalam 4 Langkah Mudah

Terus, gimana, sih, caranya menerapkan metode ini dalam rutinitas belajar kamu sehari-hari? Gampang banget kok! Nih, simak ya:

1. Pilih materi yang akan kamu pelajari dan catat poin-poin penting dari materi tersebut di atas sebuah kertas kosong. Jangan lupa untuk menuliskan yang mana poin yang udah kamu ketahui dan yang mana yang belum kamu pahami.

2. Berpura-puralah kamu sedang mengajarkan materi tersebut kepada orang lain. Jelaskan materi yang udah kamu tulis di atas buku catatan tadi sesederhana mungkin, seolah kamu lagi mengajarkan seorang anak kelas 4 SD. Dengan begini, kamu sendiri jadi mengerti akan bagian-bagian mana yang sudah kamu kuasai, maupun yang kurang kamu pahami.

3. Kalau kamu merasa kesulitan mengingat atau menjelaskan suatu bagian, ayo, buka lagi buku rujukanmu. Baca lagi materinya hingga kamu bisa menjelaskan hal tersebut dengan simpel.

4. Gunakan analogi untuk menghubungkan konsep yang lagi kamu pelajari dengan hal-hal yang udah kamu ketahui sebelumnya. Menghubungkan sebuah informasi yang baru aja kamu dapetkan, dengan informasi yang sudah tersimpan di memori kamu atau yang terkait dengan keseharian. Cara ini bisa membantumu memahami materi.

Misalnya, teori dan istilah ilmu sosial yang rumit, "diaplikasikan" dalam hubungan kamu dan teman sehari-hari. Atau hukum ekonomi dan teori pemasaran dikaitkan dengan pengalaman shopping.

Gampang, ‘kan?

Metode Feynman ini bisa kamu pakai untuk mempelajari sebuah materi yang baru, memperdalam pemahaman hal yang udah pernah kamu pelajari sebelumnya, mengingat sebuah konsep, atau persiapan ulangan serta kuis. Tertarik buat mencobanya?

Baca juga:

(sumber gambar: ecollegetimes.com, pinterest.com)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 2 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©