Gagal SBMPTN? Inilah 5 Kiat Sukses Masuk PTN Tahun Depan!

Gagal SBMPTN bukan akhir dunia, sob!

Apalagi, kamu masih punya kesempatan mengulang (hingga 2 kali!), dan kembali mencoba tes masuk PTN tahun depan.

Tapi jangan nyantai, bos! Belajar dari pengalaman para senior yang bangkit dari kegagalan, mengulang ujian, dan sukses masuk PTN.

Inilah 5 langkah sukses menembus perguruan tinggi negeri tahun depan:

1.  Bergabung di tempat les intensif.

Apalagi sekarang ada program khusus bagi yang ingin mengulang ujian masuk PTN. Belajarnya pun sudah fokus dari awal tahun ajaran selama setahun.

Langkah ini banyak dilakukan oleh para senior, dan akhirnya mereka berhasil menembus PTN. Ikutan bimbel dan belajar secara intensif membuat pengetahuan makin dalam dan mantap. Dan ini menjadi keunggulan kamu di antara pesaing yang lain (baca: angkatan bawah).

2. Ikutan try out.

Menurut saya, try out sangat penting karena melatih diri kamu dari segi pengetahuan dan mental.

Saya sendiri mengulang ujian masuk perguruan tinggi negeri dan nggak sempat ikutan les. Soalnya, dulu sudah kulliah D3. Saya memutuskan untuk belajar sendiri tanpa les, tapi tetap ikutan try out. Dan pengalaman try out tersebut ternyata sangat membantu persiapan ujian.

sukses

3. Pelajari soal-soal ujian masuk PTN tahun terdahulu.

Soal tersebut merupakan gambaran ujian yang akan kamu hadapi.

Menurut Muhammad, alumni SMAN 7 Surakarta yang berhasil mengulang SBMPTN  dan masuk jurusan Peternakan‍ Universitas Sebelas Maret, baca soal tahun lalu merupakan salah satu tip sukses menembus ujian PNS.

4. Pertimbangkan pilihan jurusan dengan matang.

Cari tahu apa passion dan minat kamu. Masih ragu? Ikutan tesnya di sini. Kenali juga kemampuan kamu serta cari tahu syarat dan peluang masuk jurusan yang diminati.

Dari situ, kamu bisa mengatur strategi dan langkah untuk mencapai jurusan dan universitas yang diinginkan.

5. Lakukan segala sesuatu dengan “ekstra”.

Inilah saatnya untuk all out dan mengerahkan usaha terbaikmu sejak awal tahun ajaran.

 “Intinya jangan sampai ada penyesalan. Jika sudah melakukan melakukan usaha terbaik, maka apapun hasilnya nggak akan menyesal,” ungkap  Sania, alumni SMAN 28 Jakarta yang masuk FKUI setelah setahun “menganggur” untuk megulang ujian masuk PTN..

Selamat berjuang, sob!

Baca juga:

(sumber gambar: actlikeasuccess.com, dailyteacher.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
cscenter | 7 hari yang lalu

Kontak cs Pinjamin, call center Pinjamin, kontak WA Pinjamin (0877-7699-9011) (0821-818-2627) Layanan bantuan pelanggan live chat WhatsApp dan telepon 24Jam.

Bedah Business School BINUS UNIVERSITY: Prodi Apa yang Cocok Untukmu?
cscenter | 7 hari yang lalu

call center Uangindo Hubungi Call center Resmi Telpon/WA☎️ (08218182627) (087776999011) pastikan berkomunikasi dengan jelas tentang kendala & keinginan membatalkan pinjaman atau pembayaran untuk menghindari kesalahpahaman dan proses yang tidak di inginkan.

Bedah Business School BINUS UNIVERSITY: Prodi Apa yang Cocok Untukmu?
cscenter | 7 hari yang lalu

call center Dana cepat Hubungi Call center Resmi Telpon/WA☎️ (08218182627) (087776999011) pastikan berkomunikasi dengan jelas tentang kendala & keinginan membatalkan pinjaman atau pembayaran untuk menghindari kesalahpahaman dan proses yang tidak di inginkan.

Bedah Business School BINUS UNIVERSITY: Prodi Apa yang Cocok Untukmu?
cscenter | 7 hari yang lalu

Cara membatalkan Uipinjam Hubungi Call center Resmi Telpon/WA☎️ (08218182627) (087776999011) pastikan berkomunikasi dengan jelas tentang kendala & keinginan membatalkan pinjaman atau pembayaran untuk menghindari kesalahpahaman dan proses yang tidak di inginkan.

7 Keuntungan Kuliah di Inggris
cscenter | 7 hari yang lalu

call center Uipinjam Hubungi Call center Resmi Telpon/WA☎️ (08218182627) (087776999011) pastikan berkomunikasi dengan jelas tentang kendala & keinginan membatalkan pinjaman atau pembayaran untuk menghindari kesalahpahaman dan proses yang tidak di inginkan.

7 Keuntungan Kuliah di Inggris
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2026 PT Manual Muda Indonesia ©