Info Terbaru Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 dalam Kondisi Pandemi: Bisa Pilih Poltek Hingga Protokol COVID-19

Gaes, inilah informasi terbaru pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 yang disampaikan oleh LTMPT. Yup, UTBK dan SBMPTN tahun ini memang luar biasa. Seharusnya, rangkaian UTBK sudah selesai. Namun, karena situasi pandemi, UTBK pun mundur dan "dimodifikasi" pelaksanaannya. Check the updates

1. Bisa pilih politeknik.

Ya, ini adalah perbedaan SBMPTN 2020 dan SBMPTN 2019 atau tahun-tahun sebelumnya. Pada SBMPTN 2020, peserta juga bisa memilih poltek, dengan aturan main:

a. Kedua pilihan harus poltek. Yup, di SBMPTN kamu bisa memilih 2 prodi. Jika salah satunya adalah politeknik, maka pilihan lainnya juga harus poltek.

b. Nggak bisa digabung antara politeknik dengan perguruan tinggi.

c. Baik memilih perguruan tinggi ataupun politeknik, tetap dengan ujian yang sama, yaitu Tes Potensi Skolastik.

d. Ada 8 politeknik yang dapat dipilih atau 85 perguruan tinggi negeri.

2. Bebas lintas jurusan, tapi cek aturan tiap prodi.

Yup, tiap prodi bisa memiliki aturan tersendiri mengenai peserta dari latar belakang jurusan apa saja yang bisa masuk ke situ. FYI, ada jurusan IPA, IPS, Bahasa, Keagaamaan, serta SMK dengan 49 program kejuruan.

LTMPT memberikan bocoran bahwa peserta dengan latar belakang studi IPA akan lebih leluasa, karena bisa memilih prodi apa saja. Sementara untuk jurusan lain, seperti IPS dan Bahasa harus mengecek prodi apa saja yang bisa diambil. 

3. Akan Ada Pembobotan nilai tersendiri

TPS terdiri dari 4 sub-tes, yakni:

a. Kemampuan Penalaran Umum

b. Kemampuan Kuantitatif. (Penguasaan matematika dasar)

c. Pengetahuan dan Pemahaman Umum

d. Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis

Nah, akan ada pembobotan sub-tes sesuai prodi yang dipilih. Wah, gimana tuh pembobotannya? Belum diketahui secara pasti, namun LTMPT mengaku telah melakukan kajian dan sedang merumuskan yang terbaik. Yang pasti adalah seleksi SBMPTN hanya dengan nilai tes (TPS), makanya strateginya adalah melakukan yang terbaik pada tes tersebut. Daan nggak ada nilai minus untuk jawaban salah. So, usahakan menjawab semua pertanyaan, ya.

4. Mendaftar UTBK sekaligus memilih prodi. Skor UTBK akan diumumkan nanti.

Yup saat mendaftar peserta akan diminta:

  • Memilih jadwal dan lokas tes
  • Memilih prodi dan PTN

Karena jadwal yang mepet, kamu nggak akan tahu nilai UTBK sebelum memilih program studi. Namun, nilai UTBK nantinya tetap akan diberikan oleh LTMPT.

5. Biaya pendaftaran SBMPTN turun!

Tahun ini biaya pendaftaran SBMPTN hanya Rp150.000 sementara peserta yang memiliki KIP tidak perlu membayar.

6. Sehari 4 sesi tes.

Rencananya UTBK dilakukan  5 Juli Hingga 12 Juli. Tiap hari terdapat 4 sesi yang dapat dipilih salah satunya. Kecuali hari Jumat, hanya ada 2 sesi.

Nah, nanti jumlah harinya disesuaikan dengan banyaknya peserta ujian di tiap daerah. Jika pesertanya sangat banyak, ada kemungkinan menambah hari tes. Sebaliknya, jika peserta tes nggak terlalu banyak, bisa jadi ada pengurangan hari.

Jadwal 4 sesi adalah sebagai berikut:

I. 07.00 - 09.15

II.09.45 - 12.00

III.12.30 - 14.45

IV. 15.30 - 17.45

Jadwal sudah termasuk peserta masuk dan pemeriksaan identitas. Sementara durasi pengerjaan TPS adalah 105 menit.

7. Ujian dilakukan dengan menerapkan protokol COVID-19.

Yup, UTBK dilakukan dengan protokol pencegahan  COVID-19, di antaranya:

  • Antar peserta akan diberikan jarak. Dalam satu ruangan peserta hanya sedikit, dibandingkan tes biasa.
  • Peserta wajib bermasker.
  • Sebelum memasuki ruangan peserta akan diperiksa suhu tubuhnya. Jika tidak memenuhi ketentuan, tidak diperbolehkan ikut ujian.

8. Durasi total pengerjaan soal adalah 105 menit.

Total durasi pengerjaan TPS adalah 105 menit.

9. Siap dengan plan B.

Bagaimana jika situasi belum memungkinkan untuk pelaksanaan UTBK, maka rencananya jadwal ujian akan dimundurkan.

10. Teknis pendaftaran UTBK

a. Mendaftar UTBK

b. Memilih pusat lokasi ujian

c. Membayar ke bank (jika terdaftar sebagai penerima KIP maka tidak perlu membayar)

d. Mendapatkan nomor peserta

e. Mendaftar SBMPTN.

f. Memilih program studi dan PTN.

g. Jika memilih prodi seni/olahraga harus mengunggah portofolio.

(sumber gambar: Image by <a href="https://pixabay.com/users/Alexandra_Koch-621802/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=5120376">Alexandra_Koch</a> from <a href="https://pixabay.com)/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=5120376">Pixabay</a> )

LATEST COMMENT
Fifi Febri | 1 jam yang lalu

Anak smk bisa ga? Jurusan teknik jaringan dan komputer?

Kuliah S1 Gratis dengan Beasiswa dari Telkom University x Rencanamu, Begini Caranya!
Claudya Dya | 3 jam yang lalu

selamat malam, kak mau nanya apakah ujian campuran hanya mengikuti ujian tps sja?

Tes Potensi Skolastik UTBK 2020: Tanpa Ujian Saintek, Soshum, dan Campuran, Apakah anak IPS bisa masuk Kedokteran?
Putri Aliyya | 4 jam yang lalu

Keketatan persaingan 25% dibanding 7% lebih sulit yang mana ya kak?

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Fauzan Akbar | 5 jam yang lalu

Menurut aku udh tepat sih..1prodi 2 univ..2 prodi 1 univ

Strategi Menentukan Pilihan Program Studi Pertama, Kedua, dan Ketiga pada SBMPTN
Mine Habsyi | 7 jam yang lalu

kak kalo aku pilih jurusan psikologi . pilihan pertama UI, yang kedua UNJ. Kira kira bisa gak sih? masalahnya dua dua nya itu favorit banget dan akuu pengenn bgt masuk jurusan psikologiii

Strategi Menentukan Pilihan Program Studi Pertama, Kedua, dan Ketiga pada SBMPTN
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1