Jangan Jadi Makeup Artist, Kalau Belum Baca Tips-Tips Ini!

I don’t know about you, tapi bagi Youthmanual, jadi makeup artist sukses di usia 19 tahun adalah prestasi besar, karena nggak banyak anak muda yang sudah bisa menjalani minat dan bakatnya secara full-time di usia segitu. Ya nggak, sih?

Makanya, Youthmanual senang bisa ngobrol dengan Arsya Nafisa, seorang makeup artist belia yang sudah menjalani profesinya sejak umur 16 tahun, soalnya Youthmanual penasaran banget—apa, sih, kunci sukses Arsya?

Kalau sebelumnya kami ngebahas suka-duka menjadi makeup artist dan prospek karir ini di Indonesia, kali ini, Arsya ngasih lebih banyak tips, mulai dari tips memulai karir sebagai makeup artist, juga tips dandan buat yang cewek-cewek (ya masa’ buat yang bapak-bapak?)

Yuk, ah!

***

Sejauh ini, apa, sih, job yang paling berkesan buat kamu?

Job yang paling berkesan adalah sewaktu aku nge-makeup untuk acara drama musikal Binus (Bina Nusantara) Day di Alam Sutra.

Jadi, saat itu, mereka menggelar drama musikal Wizard of Oz, dan aku musti ngedandanin tokoh penyihir jahatnya. Wah, makeup-nya harus penuh special effect, tuh. Malah aktornya harus pake hidung dan dagu prostetik segala.

Padahal waktu itu aku sama sekali belum paham soal makeup special effect. Maka di H-1, aku belajar dadakan dulu lewat Youtube dan belanja semua perlengkapan yang dibutuhkan. Saat hari H, tanpa latihan dulu sebelumnya, aku langsung “praktek” ke aktornya.

Alhamdulillah, orangnya suka banget. Aku sendiri nggak nyangka hasilnya bakal sukses. Seneng banget!

(tapi coba kepoin Instagram Arsya, deh. Kamu bakal lihat bahwa dia juga berbakat banget membuat makeup karakter, meski cuma modal belajar dari Youtube!

“Sebenarnya, asal kita udah ngerti basic makeup dan udah paham warna, bakal gampang kok mempelajari makeup karakter, walaupun sederhana,” kata Arsya)

Kamu terbuka nggak, sih, untuk nerima job makeup karakter? Misalnya, untuk film, pementasan teater, dan sebagainya.

Sebenernya mau aja, tetapi untuk membuat makeup karakter ‘kan butuh peralatan khusus, sementara aku nggak punya peralatan tersebut. Takutnya nanti hasilnya nggak memuaskan, jadi aku belum berani ambil resiko.

Tapi kalau nanti aku udah punya ilmu dan perlengkapan yang cukup, aku mau, kok, terima job seperti itu.

Tips untuk anak-anak muda yang ingin jadi makeup artist kayak kamu?

Pada dasarnya, semua perempuan pasti suka makeup, cuma nggak semua perempuan berbakat ngedandanin. Ngedandanin diri sendiri dengan ngadandanin orang lain itu beda banget, lho!

Aku pribadi lebih suka ngedandanin orang lain daripada diri sendiri. Nah, tipsku yang pertama—kalau kamu suka ngedandanin diri sendiri, ya, fokus ke diri sendiri aja. Tapi kalau memang suka ngedandanin orang lain, ya fokus ke orang lain.

Tips yang kedua—jangan jadi makeup artist karena latah, mentang-mentang profesi ini sekarang lagi beken, atau karena demand-nya sedang tinggi sehingga penghasilannya besar.

Sebaliknya, kalau bakat, minat, dan passion kamu memang menjadi makeup artist, jangan sampai down kalau orang-orang menyepelekan pekerjaan kamu, misalnya kalau ada yang ngomong, “Ngapain, sih, jadi tukang salon doang?”

Tips ketiga—kalau sudah menjalani profesi sebagai makeup artist, kamu harus menjalaninya dengan total dan profesional. Ada temenku yang jadi makeup artist, tapi dia nggak mau dandanin orang yang berjerawat. Nah, jangan pilih-pilih klien seperti itu, deh. Harus profesional.

Tips berikutnya, kamu harus sabar dalam mengumpulkan perlengkapan makeup.

Perlengkapan makeup artist ‘kan banyak dan cenderung mahal, ya. Pas baru mulai jadi makeup artist, mungkin kamu cenderung beli produk dan perlengkapan yang murah-murah dulu. Tapi mau nggak mau, kamu juga harus nabung untuk mulai nyicil beli produk yang lebih mahal dan berkualitas. Apalagi jaman sekarang, banyak klien yang gengsian atau milih-milih produk. Yah, mau nggak mau diikuti aja.

Yang penting, kalau memang belum sanggup beli seperangkat produk yang mahal, jangan maksain langsung beli yang mahal semua. Belinya dicicil. Pelan-pelan aja.

Terakhir, harus mau terus belajar! Kita akan bisa karena terbiasa.

Great tips, Arsya! Nah, Arsya sendiri suka beli makeup dimana?

Aku suka beli di beberapa online shop Instagram, Salah satunya di @feliztyorachie, yang menjual luxury makeup seperti merk Chanel. Meski barangnya kadang lebih mahal dari online shop lain, tapi pemilik online shop ini baik banget dan terpercaya.

Aku juga suka beli di @joancorner, @bellefemmeindo, @twlcosmetics dan @preorderbymimo. Kalo di mall, aku seringnya beli di counter Make Up Forever, MAC, Lancome, dan Benefit.

Tips makeup untuk kuliah sehari-hari, dong, Sya!

Yang penting adalah maskara atau eyeliner, karena dua produk tersebut bisa mengubah mata dengan drastis. Bisa salah satu atau dua-duanya. Aku sendiri nggak rajin pakai eyeliner, tapi wajib pakai maskara supaya mata keliatan lebih “hidup”.

Kalau alis kamu tipis, kamu bisa pakai pensil alis, tapi KALAU kamu udah bisa membentuk alis dengan benar. Kalau belum, belajar dari tutorial dulu, deh. Jangan sampai alis kamu jadi “ngeblok” banget kayak Shinchan, atau berbentuk seperti lambang Nike. Menurutku, daripada salah gambar alis, mendingan nggak usah sama sekali.

Trus, bisa pakai bedak, blush-on dan lipbalm atau liptint. Kalau nggak mau pakai blush-on, minimal pakai liptint, karena kalau bibir pucat, seluruh muka bisa terlihat pucat.

Noted! Boleh minta rekomendasi makeup murah meriah favorit Arsya?

Aku suka Emina karena harganya terjangkau dan packaging-nya lucu. Trus, Emina ‘kan memang ditujukan untuk range umur 13-20an, jadi warna-warna produknya natural banget, kecuali lipstik. Pas banget sama aku yang nggak suka makeup tebal.

Aku suka banget sama lip color balm dan cream blush Emina, karena warnanya natural tapi “keluar” banget.

Aku juga suka sama Make Over karena produk-produknya lengkap, murah, tapi kualitasnya bagus. Aku suka foundation, compact powder dan Ultra Matte Lipstick dari Make Over.

***

Thank you so much, Arsya!

(sumber foto: Laila Achmad, @arsyanaf21)

LATEST COMMENT
Fransiska Oktaviani | 17 jam yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 17 jam yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Nanda Kyala | 2 hari yang lalu

Kak, jadi anak ipa bisa pilih utbk soshum atau campuran?

Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya
Lemon meringue | 3 hari yang lalu

Berapa jam kita belajar di kelas hukum ka? Penasaran

5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Siap Menjadi Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1