Menu

Jurusanku: Sastra Inggris Universitas Padjajaran, Judith Aura Tiara Dwitrisaka

Dalam seri "Jurusanku", Judith Aura Tiara Dwitrisaka, mahasiswi Universitas Padjadjaran‍, menjelaskan mengenai jurusannya: Sastra Inggris‍. Jurusan ini sering dibilang sama aja kayak les. Padahal, kuliah di jurusan ini seru banget!

Tertarik kuliah di jurusan Sastra Inggris? Tapi bete sama mitos-mitos di baliknya? Makanya, yuk kita kenalan lebih dalam sama jurusan yang satu ini lewat cerita Judith!

Jurusanku:

Sastra Inggris, Universitas Padjajaran Bandung.

Jurusanku ini pastinya mempelajari bahasa Inggris. Tapi, lebih mendalam daripada itu, kamu juga bisa mempelajari tentang grammar, reading, speaking, listening, writing, linguistics, dan estetika dalam teks atau tulisan karya sastra Inggris. Cakupannya juga lebih luas daripada les bahasa Inggris, ya.

Mata kuliah yang penting & menarik buat kamu:

Aku suka grammar dan speaking. Kenapa? Karena keduanya bikin aku lebih percaya diri untuk bicara dan mengekspresikan sesuatu dalam bahasa Inggris secara baik dan benar.

Selain itu, memahami grammar sejak awal bikin otak kita lebih mudah menyusun kata dan menjalani mata kuliah lanjutan. Ibaratnya, grammar itu rumus dan landasan untuk belajar bahasa Inggris dengan lebih mudah dan jelas.

Alasan memilih jurusan ini:

Sejak dulu di sekolah, aku  memang udah suka banget pelajaran bahasa Inggris. Kayaknya seru aja bisa bicara bahasa lain selain bahasa ibu kita. Bahasa Inggris juga merupakan bahasa Internasional yang dipakai di seluruh dunia. Jadi kupikir, manfaatnya akan besar banget buat aku di masa depan.

Peminatan di jurusan Ini:

Di Universitas Padjajaran sendiri, jurusan Sastra Inggris berada di bawah Fakultas Ilmu Budaya. Peminatannya terbagi menjadi dua, yaitu peminatan Sastra dan peminatan Linguistik.

Kalau peminatan Sastra, kamu akan mempelajari berbagai karya tulis baik dalam bentuk novel, naskah drama, atau puisi yang pasti ditulis dalam bahasa Inggris secara lebih mendalam. dengan mencermati berbagai karya sastra, nggak menutup kemungkinan kamu bisa menciptakan karya sastra, lho.

Kalau Linguistik, kamu akan mempelajari bahasa mulai dari structural hingga seluk beluknya. Misalnya, fomologi (membahas tentang bunyi bahasa) dan lain sebagainya.

Bentuk tugas kuliah yang diberikan di jurusan ini:

Tergantung mata kuliahnya. Kalau grammar, biasanya diberi tugas mengerjakan latihan soal yang ada di buku pegangan. Kalau reading, kami diberi bahan bacaan lalu mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan bacaan tersebut. Kalau speaking, kami diberi topik, lalu kami membicarakan mengenai topik tersebut di depan kelas.

Pelajaran di SMA yang bermanfaat untuk kuliah di jurusan ini:

Pastinya pelajaran bahasa Inggris dong! Hehehe…

Kemampuan yang mempermudah seseorang sukses di jurusan ini:

Akan sangat bermanfaat kalau kamu senang menghapal dan punya ingatan yang kuat. Kamu akan terbiasa menyimpan dan mengingat kata dalam bahasa Inggris (vocabulary) dengan gampang. Selain itu, kemampuan melafalkan kata juga bikin kalimat bahasa Inggris kamu lebih terdengar sempurna. Hmmm, tapi jangan lebay kayak Cinta Luara juga, ya. Hehehe…

Terakhir, aku rasa kemampuan memahami dan menganalisa bacaan dengan baik wajib banget dimiliki mahasiswa Sastra Inggris. Soalnya, di jurusan ini kamu akan mempelajari karya-karya William Shakespeare, Jane Austen, Charlotte Bronte, Charles Dickens, Oscar Wilde, Edgar Allan Poe, dan lain sebagainya. Sebagian dari buku mereka lumayan “berat” dan kamu nggak boleh cepat bosan.

Miskonsepsi atau salah kaprah tentang jurusan ini:

Aku beberapa kali bertemu beberapa orang yang bilang begini: "Kalau kuliah sastra Inggris, mau kerja jadi apa? Kan kuliahnya cuma belajar bahasa Inggris biasa. Ngapain kuliah? Mending les aja.”

Sedih, sih, kalau ada yang bilang begitu. Tapi lama-lama aku terbiasa. Soalnya begitu masuk jurusan ini, aku merasa semua itu terpatahkan. Sastra Inggris jauh lebih luas daripada sekedar belajar bahasa.

Bidang pekerjaan yang bisa dimasuki oleh lulusan dari jurusan ini:

Banyak. Lulusan Sastra Inggris bisa menjadi penerjemah, interpreter, editor, wartawan, atau penulis. Bisa juga menjadi tenaga pengajar, seperti menjadi guru maupun dosen. Sebetulnya, lulusan Sastra Inggris bisa bekerja di bidang apa aja, karena sangat banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga yang mempunyai kemampuan berbahasa Inggris dengan baik.

 

*Tertarik sharing mengenai jurusan kuliahmu seperti ini? Kamu bisa berbagi cerita dan pengalaman di sini.

 

(Sumber gambar: kgv.ac.uk, dok. pribadi Judith)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©