Ikut Penelitian & Riset Akademis di Bangku Kuliah

Salah satu contoh kegiatan di luar kelas yang bisa kamu lakukan di lingkungan kampus adalah ikut serta dalam proyek-proyek penelitian/riset akademis. Penelitiannya bisa yang nyambung banget dengan apa yang kamu pelajari di perkuliahan. Bisa pula suatu hal yang agak beda dengan latar belakang program studimu, tetapi sesuai dengan minat atau sejalan dengan karier yang diinginkan.

Kenapa riset akademis? Ngebosenin, ah! Eits, coba baca dulu.

Apa itu riset akademis?

Riset atau penelitian akademis merupakan karya ilmiah yang umumnya sejalan dengan bidang keilmuan yang dipelajari mahasiswa. Riset ini harus bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah, baik dari landasan teorinya hingga metode dan proses penelitiannya.

Riset akademis dapat dilakukan di semua bidang ilmu, baik sains teknologi maupun sosial humaniora. Temuan dari hasil riset yang kamu lakukan tidak hanya akan bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan, namun juga berguna bagi pemecahan masalah dari fenomena yang sedang terjadi di masyarakat.

Riset akademis bisa dilakukan secara individu, kelompok  mahasiswa, atau bahkan kerja tim dengan berbagai latar belakang anggota, baik mahasiswa, alumni, dan dosen. Penelitian yang dilakukan bisa berupa proyek yang digagas secara perorangan, tim, bahkan pengembangan dari tugas kuliah.

Manfaat mengikuti riset akademis

  • Dari riset akademis, mahasiswa berkesempatan untuk ikutan lomba dan meraih prestasi, mendapatkan beasiswa, hingga dikirim ikutan seminar/lomba di luar negeri.
  • Menjadi nilai tambah untuk mendaftar ke jenjang pendidikan lebih tinggi, terutama di perguruan tinggi luar negeri.
  • Melatih kemampuan terkait analisa, pengolahan data, kerjasama tim, serta memperkuat kualitas riset yang akan kamu hasilkan.
  • Pengalaman melakukan riset akademis akan membantumu dalam mengerjakan skripsi.
  • Jika kamu berencana untuk berkarier di dunia akademis atau ingin menjadi akademisi, terlibat dalam riset akademis adalah permulaan yang baik untuk membangun jejaring dengan dosen dan para akademisi lainnya.
  • Jika hasil risetmu dipublikasikan oleh jurnal bergengsi, ini akan berpengaruh pada reputasimu sebagai peneliti.
  • Dari sisi praktis, riset akademis ini merupakan karya yang bisa kamu tulis di CV. Yup, merupakan salah satu bentuk aktivisme dalam proyek akademis.
  • Ada peluang kamu ditarik bekerja di bidang/industri yang terkait dengan penelitianmu.

Tip untuk mengikuti riset akademis di bangku kuliah

  • Peka terhadap lingkungan di sekitarmu. Ada banyak fenomena yang terjadi di sekelilingmu yang bisa kamu angkat dan kaji sebagai bahan riset akademis.
  • Jangan ragu untuk menanyakan kepada dosenmu apakah beliau sedang atau tertarik untuk melakukan riset ilmiah, dan tawarkan asistensi untuk berkontribusi dalam proyek tersebut
  • Libatkan diri dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang disponsori oleh pemerintah untuk mengadakan riset akademis secara individu/kelompok di kampusmu.

(Sumber gambar: Photo by Karolina Grabowska from Pexels)

LATEST COMMENT
Rina Anggraeni | 46 menit yang lalu

Lebih baik memilih psikologi atau Analis kimia? Mohon jawabannya kak

Lintas Jurusan SBMPTN 2020: IPS Sulit Ambil Saintek, IPA Bebas Pilih Prodi
Rina Anggraeni | 47 menit yang lalu

Kak aku anak smk Analis kesehatan atau Teknologi Laboratorium Medik bisa gak ya masuk psikologi

Lintas Jurusan SBMPTN 2020: IPS Sulit Ambil Saintek, IPA Bebas Pilih Prodi
Wahyudi Syaputra | 6 jam yang lalu

Thanks "Rencanamu" udah ngingetin aku, makin semangat belajar utbk nya, walaupun kuliah sambil Sbmptn juga

Persiapan UTBK dan SBMPTN 2021 untuk Kelas 12
aisha kim | 16 jam yang lalu

Halo kak, mau tanya dong. Kalo kita dari D3 Komunikasi bisa nyambung ekstensi ke S1 DKV gak kak? Kalo bisa boleh tau di Univ apa aja yg bisanya. Terima kasih

Tanya Youthmanual: Q & A Bedah Jurusan Desain Komunikasi Visual
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1