5 Profesi yang Bekerja di Rumah Sakit Selain Dokter dan Suster

Kalau kamu mendengar kata "rumah sakit", apa yang ada di kepalamu? Dokter, suster atau pasien? Yap, hal-hal yang kamu sebutkan di atas memang merupakan hal-hal yang biasa kamu temukan di rumah sakit. Kalau saya tanyakan, profesi apa yang berhubungan dengan rumah sakit, pasti, banyak dari kamu yang langsung menyebutkan dokter atau suster terlebih dahulu.

Perlu kamu ketahui, nih, gaes, profesi di rumah sakit sebenarnya nggak hanya ada dokter dan suster saja, lho. Kamu akan menemukan profesi-profesi lainnya di rumah sakit. Lho? Bukannya orang yang ke rumah sakit berarti tamdanya dia sakit dan butuh dokter? Well, hal tersebut jelas benar, tetapi, di rumah sakit itu sendiri membutuhkan orang-orang yang bisa mengurus pengadministrasian dari pasien-pasien, mengurus legal dari rumah sakit, mengatur keuangan rumah sakit dan sebagainya.

Masih penasaran dan ingin tahu profesi apa saja, sih, yang ada di rumah sakit selain suster dan dokter? Cek dulu, yuk, artikel berikut ini!

1. Apoteker 

Kalau kamu ke rumah sakit, setelah dokter memeriksamu, pastinya, dokter tersebut akan memberikan obat-obatan yang harus kamu konsumsi agar kamu menjadi sehat. Nah, apakah dokter yang meracik obat tersebut? Tentunya bukan, dong, gaes. Orang yang meracik obatmu disebut sebagai apoteker.

Nah, sebagai seorang apoteker kamu harus bisa, nih, mengulas resep untuk menjamin akurasi, menjamin bahan yang diperlukan dan mengevaluasi kesesuaiannya. Selain itu, kamu pun harus bisa dalam menyimpan catatan, seperti data farmasi, profil pasien, data sistem biaya, persediaan, catatan kontrol untuk inti radioaktif, atau daftar dari racun, narkotika, atau obat-obatan yang dikontrol.

Kalau kamu ingin menjadi seorang apoteker, kamu bisa banget, nih, masuk ke fakultas kesehatan jurusan farmasi. Biasanya, untuk menjadi apoteker itu sendiri, kamu harus mengambil kuliah lagi khusus apoteker.

2. Radiografer

radiografer

Pekerjaan yang satu ini sama seperti fotografer yaitu bekerja untuk foto-memfoto suatu objek. Bedanya, kalau fotografer kamu harus memoto suatu benda, panorama dan sebagainya menggunakan kamera. Kalau radiografer, kamu harus memoto bagian dalam tubuh manusia dengan menggunakan alat CT Scan, MRI, rontgen dan sebagainya.

Kalau kamu ingin menjadi seorang radiografer, kamu bisa memilih jurusan Teknik Radiografi. Pada jurusan ini, kamu akan mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan radiografer. Kamu akan mempelajari tentang fisika radiasi, proteksi radiasi, anatomi rontgen, radiologi sistem gastrointestinal, radiologi sistem urogenital dan sebagainya.

Selain membantu pasien dalam melakukan CT Scan, MRI, rontgen, USG dan sebagainya, para radiografer ini pun membantu para dokter untuk menganalisis hasil dari pemeriksaan yang menggunakan metode-metode tersebut, lho. Makanya, ketika di kuliah, jurusan tersebut mengajarimu sampai ke sistem-sistem yang ada di tubuh manusia.

3. Ahli Teknologi Laboratorium Medis dan Klinis 

Kalau kamu sakit dan diambil darah di rumah sakit, orang yang mengambil darahmu tersebut ialah petugas laboratorium. Nggak hanya mengambil darah, nih, gaes, petugas laboratorium juga harus bisa menganalisis penyakit yang dikandung seseorang dari darah tersebut. Nggak hanya urusan mengambil darah, nih, para petugas laboratorium juga bisa berurusan dengan urin atau feses untuk menganalisis penyakit atau kandungan obat yang terkandung di tubuh seseorang.

Nah, kalau kamu ingin menjadi seseorang yang bekerja di laboratorium, kamu bisa banget mengambil jurusan Teknologi Laboratorium Medik. Seperti apa yang sudah disebutkan di atas, kamu akan mempelajari cara untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi tubuh seseorang dari darah, urin bahkan feses. Kamu akan mempelajari hal-hal seperti fisiologi, bakteriologi, biologi sel dan molukuler, toksikologi klinik, virologi dan sebagainya. Menurutmu, bagaimana, nih, gaes? Apakah bekerja sebagai petugas laboratorium merupakan profesi yang cukup menarik?

4. Ahli Optometri

optometris

Kalau kamu pergi ke dokter mata, sebelum kamu diperiksa, kamu akan melalui serangkaian tes mata. Menurutmu, siapa yang bertanggungjawab atas pekerjaan ini? Yap, orang yang bekerja dalam bagian ini disebut sebagai optometris.

Nah, para optometris nggak langsung kerja ketika lulus kuliah, nih, gaes. Mereka harus memiliki izin praktek terlebih dahulu. Memangnya, tugas dari seorang optometris, tuh, apa, sih? Tugas seorang optometris ialah melakukan pemeriksaan mata, mengobati kondisi mata, meresepkan kacamata atau kontak lensa, mendiagnosa kondisi mata dan sebagainya.

5. Teknisi Rekam Medis 

Wah, duh, apa lagi,nih, perekam medis? Yap, ketika kamu ke rumah sakit, biasanya kamu akan ditanyakan, kan, siapa nama pasiennya? Nah, para pelaku administrasi pada konter depan menanyakan hal ini karena mereka ingin mencari rekam medis dari pasien tersebut. Kalau pasien baru, pastinya, para pelaku administrasi akan memberikan instruksi kepada para perekam medis untuk membuat rekam medis yang baru. Sedangkan kalau pasien lama, para pelaku administrasi akan melanjutkan instruksi kepada perekam medis untuk melanjutkan rekam medis sesuai dengan nama pasien tersebut.

Memangnya, rekam medis itu sendiri apa, sih? Rekam medis adalah berkas atau dokumen yang berisikan catatan mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien di berbagai instansi kesehatan. Nah, kalau kamu bekerja sebagai perekam medis, maka, kamu akan melakukan hal-hal yang meliputi pencatatan, pelaporan, pengumpulan, pendaftaran, pengisian, dan analisis data terkait kebutuhan informasi untuk mendiagnosa pasien agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat. Kalau kamu ingin bekerja sebagai perekam medis, kamu bisa, kok, masuk ke jurusan Rekam Medis untuk mempelajari hal ini lebih lanjut.

***

Wah, ternyata profesi di Rumah Sakit nggak hanya dojter dan suster aja, ya. Ternyata masih banyak profesi-profesi lainnya yang sangat penting untuk kelancaran proses pemeriksaan dalam hal administrasi, pengetahuan ilmu kesehatan dan sebagainya. Nah, karena kamu sudah tahu, nih, apa-apa saja profesi yang ada di rumah sakit, apakah kamu tertarik untuk memiliki satu profesi yang telah disebutkan?

Baca juga:

(Sumber gambar: avenirensante.gouv.qc.ca, work.chron.com, proscribemd.com)

LATEST COMMENT
Shaila osamu | 8 jam yang lalu

kak, kalau portoflio tuh pas tes atau diberi waktu 1 minggu kaya snm? kalau tes waktunya berapa jam?

Skor UTBK dan Portofolio Prodi DKV, Desain Interior, dan Desain Produk pada SBMPTN
java ywoct | 3 hari yang lalu

ka saya anak tata boga pengin banget msk hi apa bisa masuk lewat snmptn atau mending lewat sbmptn aja?

Lintas Jurusan pada SNMPTN, Bolehkah?
Manoj Vaswani | 7 hari yang lalu

Thank you rekomendasinya. Saya juga ingin memberikan rekomendasi untuk tempat pensil berkualitas. Nama produsennya Zipit. Brand ini sudah cukup terkenal di Eropa. Banyak jenis tempat pensil yang diproduksinya, yang pasti tempat pensilnya itu gampang dicuci dan punya desain yang lucu - lucu. Cek koleksi…

Rekomendasi Toko Stationery dan Perangkat Belajar Kece di Berbagai Kota Indonesia
Sarah Laila | 7 hari yang lalu

kak, kl mau masuk jurusan seni gini apa harus ikut kursus kak ?

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Stephanie | 8 hari yang lalu

Kak mau tanya kalau ga punya utbk langsung ga bisa ikut jalur mandiri ya?

Info Lengkap Seleksi Mandiri ITB 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1