Menu

Kenalan sama Forum OSIS Jawa Barat, Organisasi Luar Kelas yang Memberi Banyak Manfaat dan Keren Abis!

Beberapa waktu lalu, Youthmanual berkesempatan untuk ngobrol bareng dua pembimbing Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) di Bandung. Karena penasaran sama kegiatan FOJB, sekalian aja, deh, kita todong mereka untuk cerita lebih jauh soal FOJB dan program-program unggulannya.

M. Hanief Fuady (Ketua Pembimbing/Pendiri FOJB) dan Aditia Restiadi (Pembimbing/Pendiri FOJB) adalah mahasiswa jurusan Hubungan Internasional‍ dan jurusan Hukum di Universitas Pasundan‍ Bandung angkatan 2013. Yuk, simak obrolan kami bareng duo cowok muda ini!

Hanief & Adit, Kakak pembimbing idola di FOJB #ciyeee

Sebetulnya apa, sih, FOJB itu?

FOJB adalah singkatan dari Forum OSIS Jawa Barat. Ini adalah wadah atau organisasi khusus untuk pengurus OSIS se-Jawa Barat. Jadi bisa dibilang kita adalah “tempat kumpulnya” para pengurus OSIS yang ada di seluruh Jawa Barat.

Kenapa hanya khusus untuk pengurus OSIS?

Pertama, kita pengen punya identitas yang jelas. Istilahnya, kita mencoba membuat organisasi yang bertanggung jawab, di mana nggak sembarang orang bisa masuk dan keluar.

Kedua, para pengurus OSIS di sekolah pastinya udah punya dasar organisasi dan keaktifan. Sehingga FOJB ini bisa menambah pengalaman dan kemampuan mereka untuk mempengaruhi teman-teman di sekolahnya untuk membuat perubahan dan kebaikan yang lebih besar di tingkat sekolah masing-masing.

Kita sadar, kegiatan OSIS nggak bisa diisi dengan hal-hal yang terlalu serius (seperti politik atau makro ekonomi). Makanya program kita sifatnya remaja banget. Kayak festival pelajar, kegiatan literasi atau acara-acara sosial.

Apa, sih, yang mendasari kalian bikin FOJB?

FOJB sendiri dibangun tahun 2013. Kalau di masing-masing daerah, mungkin udah ada sejak dulu. Kita memandang dunia semakin ke sini semakin dinamis. Anak muda harus terus bertumbuh. Tapi di era globalisasi ini, harus ada yang mengarahkan potensi mereka. Makanya kita melihat OSIS ini sebagai anak-anak yang tepat untuk didukung.

Visi FOJB sendiri adalah menyatukan dan menghubungkan pengurus OSIS di Jawa Barat. Kalau udah saling bersatu dan berkomunikasi, harapannya kegiatan masing-masing sekolah bisa terpublikasi dengan baik. Nggak ada lagi tawuran, gengsi antar sekolah dan sebagainya.

Dengan FOJB ini kita belajar bahwa setiap sekolah punya keunikan masing-masing. Nah, para pengurus OSIS diharapkan menjadi perwakilan bagi keunikan di sekolahnya. Kan ada istilah tak kenal maka tak sayang. Kalau tak sayang, gimana mau taaruf? #eaaa

Gimana caranya jadi pengurus di FOJB?

Para pengurus OSIS di masing-masing sekolah (biasanya kelas 10 dan 11), bisa menjadi anggota dan pengurus FOJB. Caranya dengan mengisi formulir yang kita sediakan. Setelah mengisi formulir, mereka akan langsung dikukuhkan menjadi anggota oleh kepala dinas atau perwakilan dari Provinsi Jawa Barat.

Itu baru menjadi anggota aja, lho. Dari anggota, baru ada seleksi pengurus. Biasanya untuk jadi pengurus, akan ada tes berkas administrasi dan wawancara.

Apa yang didapat ketika kita sudah bergabung dengan FOJB?

Yang pasti dunianya menjadi lebih luas. Dia nggak cuma ketemu teman-teman sesama OSIS-nya, kepala sekolah atau guru-guru bidang kesiswaan di sekolahnya aja. Tapi dia juga bakal ketemu sama pengurus lain dan pejabat provinsi.

Pengalaman organisasi mereka jadi lebih lebih tajam dan berwarna. Nggak kaku lagi menghadapi konflik dan punya network yang lebih luas.

Anak FOJB pastinya punya soft skills yang lebih percaya diri. Mereka berani berinteraksi dengan orang lain. Mereka berani unjuk kemampuan dengan mental dan daya tahan yang teruji. Soalnya, anggota dan pengurus bakal ngerasain kerja di bawah tekanan dan menyelesaikan masalah bersama.

Kalo ngumpul dan pengen ketemu sama anak-anak FOJB di mana, nih?

Sekretariatnya di Dinas Pendidikan Propinsi jawa Barat. Alhamdulillah di sana dikasih ruangan. Kondisi FOJB sekarang udah jauh lebih baik daripada dulu. Dulu untuk dapat sekretariat aja perjuangannya panjang banget!

Selain rapat, kegiatan di sekretariat pusat bisa curhat atau diskusi. Di setiap daerah juga ada koordinator daerah. Jadi kita bisa berdiskusi soal kondisi daerah masing-masing.

Tantangan atau kendala menjalankan FOJB?

Komunikasi dan koordinasi di 27 daerah pastinya nggak gampang. Setiap pengurus OSIS punya kesibukan masing-masing. Baik acara sekolah sendiri maupun belajar.

Tantangan kedua adalah anggaran. Kita nggak punya anggaran khusus dari pemerintah. Paling kalau pemerintah ada kegiatan, kita membantu menjadi jembatan. Misalnya, ada kegiatan latihan kewirausahaan SMA Se-Jawa Barat, biasanya FOJB diminta ngurusin.

Apa aja program unggulan FOJB?

Kegiatan rutinnya adalah pengukuhan anggota di awal tahun. Lalu musyawarah besar di pertengahan tahun.

Selain itu kita ada acara tahunan namanya OSCAR alias OSIS Care, isinya acara sosial dari pelajar untuk pelajar serentak di 27 kota di Jawa Barat. Kita menitikberatkan bantuan berupa buku atau alat tulis.

Ada juga one-day training, gathering buat ketua OSIS dan roadshow ke daerah-daerah.

Program paling besar punya FOJB adalah Festival Pelajar. Isinya konser musik (dengan bintang tamu artis-artis kece kayak Afgan, RAN atau Tulus!). Festival ini udah tiga tahun dilaksanakan. Harapannya di tahun keempat, Youthmanual bisa bergabung untuk memberi informasi jurusan kuliah dan karier. Jadi isi Festival Pelajar ini nggak cuma menawarkan hura-hura aja tapi juga pengetahuan soal pendidikan di bangku kuliah dan pilihan kerier.

Wih, seru abis ya, gaes!

Syilma Nur dari SMA Al Muttaqin adalah salah satu pengurus FOJB di Departemen Kesenian dan Kebudayaan. Awalnya, OSIS di sekolah Syilma mengirimnya sebagai perwakilan untuk bergabung dalam FOJB. Lama kelamaan, Syilma jadi jatuh cinta sama organisasi ini. Syilma merasa mendapat banyak sekali pengalaman berharga dari sesama pengurus dan pembimbing FOJB. Menurut Syilma, kesibukan di FOJB bikin dia jadi lebih dewasa dan punya tekad untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulainya.

 

Wawancara oleh: Julia Jasmine

 

(Sumber gambar: Jasmine)

LATEST COMMENT
noer yahya | 1 hari yang lalu

Kalo statistik di psikologi itu langsung terapan ya kak. Biasanya langsung yang buat nguji alat tes dan hasil penelitian. Kalo ditanya gampang jawabannya ya SUSAH. Tapi nanti ada alat bantunya kok

Q & A Bedah Jurusan Kuliah Psikologi
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Ada isu yang beredar. Tapi sejauh ini tidak ada pemberitahuan bahwa tidak boleh lintas jurusan di SBMPTN. Sedangkan pada SNMPTN, tiap kampus memiliki aturan tersendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Namun pihak penyelenggara tidak menyarankan hal tersebut (lintas jurusan di SNMPTN).

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
fauzyiahputri | 3 hari yang lalu

Kak mau tanya. Apakah benar tahun 2020 tidak boleh pindah jurusan?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Setahu kami, mata pelajaran yang umum.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Pendaftaran SNMPTN gratis. Namun setelah masuk kamu perlu membayar biaya kuliah sesuai kebijakan kampus. Untuk keringanan/beasiswa, bisa mengikuti program Bidikmisi.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©