7 Institut Seni di Indonesia Beserta Progam Studi & Daya Tampungnya di SNMPTN 2019

Saat ini, banyak anak muda yang mulai tertarik untuk menjadi seorang Seniman, Termasuk Pelukis, Pemahat, dan Illustrator, Penari atau bahkan bercita-cita menjadi seorang Sutradara dan Animator dan Seniman Multimedia. Kalau kamu tidak memiliki passion, untuk terjun ke dunia persenian, setidaknya kamu harus menuntut ilmu di bidang seni—entah itu seni lukis, seni tari, seni musik, perfilman atau desain grafis.

Nah, ternyata di Indonesia terdapat Institut Seni Indonesia atau yang lebih dikenal dengan ISI. Adakah dari kalian yang sudah tahu? Well, biasanya pecinta seni sudah tahu akan keberadaan ISI ini, sih.

Eitss, tapi jangan salah. ISI merupakan perguruan tinggi negeri juga, lho. Namun, bedanya ISI ini mengkhususkan diri pada bidang pendidikan seni.

ISI pertama kali didirikian di Jogjakarta (ISI Jogjakarta) atas dasar pengabungan beberapa Sekolah Tinggi (ST) Seni, yaitu ST ASRI, ST TARI, ST MUSIK. Tujuan utamannya adalah koordinansi dan efisiensi pembiayaan dari pemerintah melalui APBN.  Fyi, ST ASRI atau dulu yang dikenal Akademi Seni Rupa Indonesia merupakan lembaga pendidikan seni milik negara tertua di Indonesia. Laju pertembuhan ini tidak di ikuti oleh ST TARI/ ASTI (Akademi Seni Tari Indonesia) dan ST MUSIK/AMI (Akademi Musik Indonesia). Dengan alasan ini, pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, melebur ketiga lembaga pendidikian menjadi ISI.

Di Indonesia sendiri, terdapat 7 institut dengan nama sama namun terletak di kota yang berbeda dan di bawah kepengurusan yang berbeda-beda pula. Terciptanya ISI di tiap pulau di Indonesia bertujuan sebagai sarana pembinaan seni tradisional dan modern di daerah dalam rencana strategis agar membangun IPOLEKSOSBUDHANKAM (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan dan Keamanan).

Intinya, sih, ISI di seluruh wilayah Indonesia merupakan bagian dari lapisan pertahanan melawan budaya asing yang masuk ke Indonesia yang bertujuan merusak bangsa.

Berikut adalah 7 ISI beserta progam studi favorit dari atas ke bawah berdasarkan keketatan persaingan & daya tampungnya di SNMPTN 2019.

Institut Seni Indonesia Yogyakarta (http://isi.ac.id/), akreditasi kampus: A

1. Desain Komunikasi Visual

Kuota: 22

Keketatan persaingan: 4,89%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

2. Televisi dan Film

Kuota: 22

Keketatan persaingan: 8,23%

Portofolio: Film-Televisi

3. Seni Musik

Kuota: 15

Keketatan persaingan: 8,57%

Portofolio: Musik

4. Desain Interior

Kuota: 22

Keketatan persaingan: 9,89%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

5. Desain Produk

Kuota: 9

Keketatan persaingan: 11%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

6. Pendidikan Musik

Kuota: 11

Keketatan persaingan: 13%

Portofolio: Musik

7. Seni Tari

Kuota: 20

Keketatan persaingan: 16%

Portofolio: Tari

8. Fotografi

Kuota: 21

Keketatan persaingan: 17%

Portofolio: Fotografi

9. Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik

Kuota: 11

Keketatan persaingan: 18%

Portofolio: Musik/Tari/Teater

10. Seni Rupa Murni

Kuota: 25

Keketatan persaingan: 19%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

11. Penciptaan Musik

Kuota: 10

Keketatan persaingan: 27%

Portofolio: Musik

12. Kriya Seni

Kuota: 19

Keketatan persaingan: 27%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

13. Etnomusikologi

Kuota: 14

Keketatan persaingan: 55%

Portofolio: Etnomusikologi

14. Seni Teater           

Kuota: 19

Keketatan persaingan: 55%

Portofolio: Pedalangan/Teater

15. Seni Karawitan

Kuota: 15

Keketatan persaingan: 58%

Portofolio: Karawitan

16. Seni Pedalangan

Kuota: 4

Portofolio: Pedalangan/Teater

17. Tata Kelola Seni

Kuota: 9          

Institut Seni Indonesia Denpasar (http://www.isi-dps.ac.id), akreditasi kampus: A

1. Fotografi

Kuota: 12

Keketatan persaingan: 18%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

2. Desain Interior

Kuota: 12

Keketatan persaingan: 21%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

3. Musik

Kuota: 9

Keketatan persaingan: 22%

Portofolio: Musik

4. Seni Karawitan

Kuota: 24

Keketatan persaingan: 25%

Portofolio: Karawitan

5. Tari 

Kuota: 18

Keketatan persaingan: 27%

Portofolio: Tari

6. Seni Murni 

Kuota: 15

Keketatan persaingan: 30%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

7. Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik  

Kuota: 24        

Keketatan persaingan: 36%

Portofolio: Musik/Tari/Teater

8. Desain Komunikasi Visual

Kuota: 24

Keketatan persaingan: 37%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

9. Kriya           

Kuota: 8

Keketatan persaingan: 40%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

10. Seni Pedalangan

Kuota: 5

Portofolio: Pedalangan/Teater

Institut Seni Indonesia Surakarta (http://isi-ska.ac.id/), akreditasi kampus: B

1. Desain Komunikasi Visual

Kuota: 16

Keketatan persaingan: 29%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

2. Seni Rupa Murni

Kuota: 16

Keketatan persaingan: 33%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

3. Desain Interior

Kuota: 16

Keketatan persaingan: 35%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

4. Fotografi    

Kuota: 15

Keketatan persaingan: 36%

Portofolio: Fotografi

5. Televisi dan Film    

Kuota: 18

Keketatan persaingan: 39%

Portofolio: Film-Televisi

6. Seni Teater

Kuota: 13

Keketatan persaingan: 40%

Portofolio: Pedalangan/Teater

7. Etnomusikologi      

Kuota: 17

Keketatan persaingan: 48%

Portofolio: Musik

8. Kriya Seni   

Kuota: 13

Keketatan persaingan: 54%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

9. Seni Karawitan

Kuota: 22

Keketatan persaingan: 55%

Portofolio: Karawitan

10. Seni Pedalangan  

Kuota: 11

Keketatan persaingan: 55%

Portofolio: Pedalangan/Teater

11. Seni Tari

Kuota: 26

Keketatan persaingan: 55%

Portofolio: Tari

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung (http://www.isbi.ac.id), akreditasi kampus: NA

1. Antropologi Budaya

Kuota: 16

Keketatan persaingan: 13%

2.  Seni Murni

Kuota: 7

Keketatan persaingan: 15%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

3. Tari

Kuota: 14

Keketatan persaingan: 37%

Portofolio: Tari

4. Karawitan

Kuota: 20

Keketatan persaingan: 48%

Portofolio: Karawitan

5. Teater

Kuota: 16

Keketatan persaingan: 68%

Portofolio: Pedalangan/Teater

Institut Seni Indonesia Padangpanjang (http://www.isi-padangpanjang.ac.id/), akreditasi kampus: B

1. TV dan Film

Kuota: 36

Keketatan persaingan: 19%

Portofolio: Film-Televisi

2. Desain dan Komunikasi Visual

Kuota: 36

Keketatan persaingan: 24%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

3. Fotografi

Kuota: 36

Keketatan persaingan: 29%

Portofolio: Fotografi

4. Seni Tari

Kuota: 36

Keketatan persaingan: 30%

Portofolio: Tari

5. Seni Musik

Kuota: 27

Keketatan persaingan: 45%

Portofolio: Musik

6. Seni Murni

Kuota: 12

Keketatan persaingan: 61%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

7. Seni Karawitan

Kuota: 18

Keketatan persaingan: 61%

Portofolio: Karawitan

8. Seni Teater

Kuota: 15

Keketatan persaingan: 62%

Portofolio: Pedalangan/Teater

9. Seni Kriya

Kuota: 18

Keketatan persaingan: 65%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

10. Pendidikan Kriya

Kuota: 12

Keketatan persaingan: 71%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

11. Antropologi Budaya

Kuota: 18

Keketatan persaingan: 77%

Institut Seni Budaya Indonesia Aceh (http://www.isbiaceh.ac.id/),  akreditasi kampus: NA

1. Kriya Seni   

Kuota: 9          

Keketatan persaingan: 60%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

2. Seni Tari

Kuota: 9

Keketatan persaingan: 60%

Portofolio: Tari

3. Seni Rupa Murni

Kuota: 9

Keketatan persaingan: 75%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

4. Desain Komunikasi Visual  

Kuota: 12

Keketatan persaingan: 80%

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

5. Seni Karawitan       

Kuota: 9

Keketatan persaingan: 100%

Portofolio: Karawitan

6. Seni Teater 

Kuota: 6

Portofolio: Pedalangan/Teater

ISBI Tanah Papua, akreditasi kampus: NA

1. Desain Komunikasi Visual

Kuota: 8

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

2. Seni Kriya

Kuota: 7

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

3. Seni Musik

Kuota: 7

Portofolio: Musik

4. Seni Rupa Murni

Kuota: 8

Portofolio: Senirupa-Desain-Kriya

5. Seni Tari

Kuota: 7

Portofolio: Tari

 

* Syarat pendaftar: IPA, IPS, Bahasa, Keagamaan, SMK dengan jurusan yang relevan.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: conncoll.edu)

LATEST COMMENT
Mira Puspita | 6 hari yang lalu

Mas Andreas Gandhi, jujur saat ini saya adalah seorang ibu yang sedang mendoakan putranya karena takut kalo putra saya tinggal kelas dia akan di DO dari JB.

Cerita Seorang “Veteran”: Dari Nggak Naik Kelas Sampai Sukses Tembus PTN Impian
Fransiska Oktaviani | 10 hari yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 10 hari yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1