Menu

8 Pertimbangan Agar Kamu Nggak Salah Pilih Program Studi

Setelah kamu melewati jenjang sekolah, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, banyak dari kamu yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi yaitu jenjang perguruan tinggi. Kamu nggak akan disebut sebagai siswa lagi, nih, gaes, disini. Kamu akan disebut sebagai mahasiswa. Karena pendidikan di perguruan tinggi merupakan pendidikan yang lebih tinggi dibandingkan pendidikan sekolah, maka, kamu sebagai mahasiswa dianggap sudah lebih dewasa dibandingkan ketika kamu masih bersekolah.

Nah, kamu kan sekarang sudah dianggap lebih dewasa, maka dari itu, pihak kuliah akan membebaskanmu dalam perihal pembelajaran. Kamu bebas memilih program studimu, kamu bebas memilih mata pelajaran yang kamu ingin pelajari di satu semester, kamu bebas memilih teman sekelasmu dalam satu semester, kamu bebas mengikuti berbagai organisasi dan sebagainya.

Karena kamu telah diberikan kebebasan, jangan sampai kamu nggak menggunakannya dengan tepat, ya, apalagi saat memilih program studi. Ketika kamu memilih program studi, kamu akan belajar tentang program studimu selama empat tahun, maka dari itu, jangan sampai salah memilih program studi, ya. Lho, memangnya apa susahnya mencari program studi? Kok bisa salah? Well, kenyataannya, masih banyak, lho, orang-orang yang merasa salah program studi setelah beberapa semester belajar di program studi tersebut.

Supaya kamu nggak salah memilih program studi juga, ada beberapa pertimbangan yang harus banget kamu pikirin dengan baik, nih, gaes. Hmm... Ada apa saja, ya, yang harus dipertimbangkan?

1. Reputasi dan akreditasi program studi

akreditasi

Hal pertama yang harus kamu tahu dan dijadikan pertimbangan ialah akreditasi dan reputasi yang dimiliki oleh program studi tersebut. Bagaimana, sih, caranya melihar reputasi dan akreditasi dari suatu program studi? Well, kamu bisa melihatnya di website program studi tersebut. Biasanya, sertifikat akreditasi yang dimiliki oleh program studi itu dicantumkan di website-nya agar bisa dilihat oleh orang banyak.

Untuk mendapatkan suatu akreditasi itu nggak mudah, lho. Banyak hal yang harus dipersiapkan oleh para dosen-dosen untuk mendapatkan akreditasi yang baik. Hal-hal yang harus dipersiapkan misalnya seperti prestasi dari dosen dan mahasiswanya, memiliki sejumlah dosen yang memiliki gelar profesor, dosen-dosen yang telah menerbitkan jurnal ilmiah dan sebagainya.

Selain akreditasi, kamu juga harus cari tahu, nih, gaes, reputasi dari program studi yang ingin kamu tuju. Reputasi ini bisa kamu ketahui dari orang-orang yang sudah berkuliah di progran studi tersebut. Kalau kamu punya kakak kelas yang sudah berkuliah di program studi dan universitas yang ingin kamu tuju, kamu bisa, lho, tanya-tanya bagaimana reputasi program studimu.

2. Kualitas dosen yang mengajar

Nah, untuk yang satu ini, kamu juga bisa mencaritahu di website resmi program studi dan universitas yang ingin kamu tuju. Di dalam website tersebut, kamu akan mengetahui dosen-dosen yang mana saja yang akan mengajarmu. Selain itu, kamu juga bisa melihat latar belakang pendidikan dari masing-masing dosen.

Sama kayak stalking gebetan, nih, gaes, kamu juga bisa stalking calon dosenmu melalui google. Biasanya, dengan begitu, kamu akan tahu karya-karya apa saja yang disusun oleh beliau yang telah di publish secara umum. Well, gapapa dong, gaes, stalking calon dosen sendiri, hehe.

3. Passion yang kamu miliki

Suka aja nggak cukup kalau kamu ingin masuk ke suatu program studi. Kenapa begitu? Well, kalau kamu hanya suka, ada suatu hal kecil yang nggak kamu sukai di program studi yang kamu pilih, kamu bisa saja langsung merasa salah masuk program studi.

Selain itu, kalau kamu suka namun kamu merasakan beberapa kesulitan selama belajar  di program studi tersebut, bisa saja rasa sukamu malah luntur. Maka dari itu, gaes, daripada suka, kamu harus meyakinkan diri kamu bahwa kamu memiliki passion akan program studi tersebut. Sesulit apapun pelajaran di program studimu, kamu akan lebih bersemangat dan nggak pantang mundur pastinya.

4. Cita-cita yang ingin kamu raih

Nah, selain passion, memiliki cita-cita yang jelas akan membuatmu lebih bersemangat lagi. Yang tadinya kamu memiliki rasa semangat seratus persen, sekarang kamu memiliki semangat seribu persen! Well, menurut saya, cita-cita bisa menjadi suatu penyemangat dan menjadi suatu "bahan bakar" agar kamu bisa terus menuntut ilmu di program studi yang telah kamu pilih.

Masih bingung cita-citamu apa? Coba deh mulai tanyakan dirimu dari sekarang. Cita-cita itu suatu hal yang harus kamu pilih sekarang, bukan nanti karena mengikuti alurnya. Yuk, deh, mulai dari sekarang tetapkan cita-citamu.

5. Prospek kerja lulusan program studi tersebut

Kalau tadi cita-cita, sekarang, kamu harus tau nih tentang bagaimana prospek kerja dari lulusan program studi tersebut. Dengan kamu mengetahui prospek kerja lulusan program studi tersebut, setidaknya, kamu memiliki berbagai pandangan tentang kamu dan cita-citamu ke depannya. Siapa tahu, dengan mengetahui prospek kerja lulusan program studi yang kamu pilih, kamu jadi lebih mantap memilih program studi tersebut. Semangat!

6. Pekerjaan apa saja yang muncul di tahun-tahun yang akan datang

Selain prospek kerja lulusan program studi yang kamu pilih, kamu juga harus tahu bagaimana prospek kerja di tahun-tahun yang akan datang. Misalnya, nih, kamu memilih Program Studi Antropologi. Dari program studi tersebut, skills apa yang telah kamu pelajari? Nah, kalau kamu menemukan beberapa skills yang bisa diterapkan di pekerjaan-pekerjaan yang akan muncul di tahun-tahun berikutnya, maka perdalamlah kemampuanmu dalam hal tersebut. Intinya, jangan pernah malas untuk memperdalam ilmumu, ya!

7. Fasilitas program studi tersebut

Nah, fasilitas disini bukan tentang gedung yang bagus, asrama yang disediakan pihak kampus dan sebagainya, ya, gaes. Fasilitas disini lebih kepada hal-hal yang disediakan oleh pihak program studi kepadamu. Misalnya, di program studi tersebut menyediakan pembimbing akademik yang aktif. Well, hal ini pun termasuk fasilitas, lho.

Selain itu, pembimbing akademik yang aktif, fasilitas yang harus kamu cari tahu ialah perpustakaan. Apakah program studi tersebut memiliki perpustakaan dengan buku-buku yang lengkap untuk menunjang belajarmu?

Yang terakhir, beasiswa, gaes! Jangan sampai tertinggal untuk dicaritahu, ya! Kamu harus tahu, ada beasiswa apa saja, nih, yang disediakan di program studi atau di fakultas yang kamu tuju. Kalau ternyata di fakultas dan program studi yajg kamu tuju menyediakan beasiswa yang cukup beragam, jangan lupa untuk mendaftar, ya!

8. Pastikan kamu memilih program studi bukan dengan ikut-ikutan teman

ikut ikut teman

Last but not least dan menurut saya adalah hal yang mungkin sebagian besar anggap sepele namun problematik ialah ikut masuk ke suatu program studi karena ikut-ikutan teman. Well, apa sih, alasan kamu ikut masuk ke suatu program studi karena temanmu masuk ke program studi yang sama?

Kalau alasanmu ialah takut nggak punya teman, wah, ketakutanmu nggak terbukti sama sskali, gaes. Kalau kamu mau terbuka dengan orang baru, mau berteman dan ramah, kamu pasti akan memiliki banyak teman baru. Asik, lho, ketika kamu memiliki punya banyak teman baru. Kamu akan belajar banyak hal dari teman-teman barumu.

***

Yap, kedelapan hal di atas bisa menjadi pertimbanganmu, nih, gaes, dalam memilih suatu program studi. Dengan kedelapan pertimbangan di atas, jangan sampai kamu salah program studi lagi, ya. Semangat memilih program studi kuliah!

 

Baca juga:

(Sumber gambar: paralegal.edu, relevantmagazine.com, careerprep.me) 

LATEST COMMENT
Genius Revanza | 1 hari yang lalu

Wahhhh bagus ni kak artikel nya next sma sama smk kak hehe

5 Kemampuan yang Sama-Sama Dimiliki Anak IPA dan IPS
Khusnul Khotimah Hamzah | 6 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©