Menu

Cara Membaca Pengumuman Hasil Skor UTBK dan Penjelasan Penilaiannya

Pengumuman hasil skor UTBK ini merupakan sesuatu yang baru dan nggak pernah ada di tahun-tahun sebelumnya. Biar nggak salah kaprah, kamu mesti tahu cara membaca hasil UTBK tersebut dan memahami penilaiannya. Cek penjelasannya berikut ini.

1. Pada dasarnya skor/nilai UTBK adalah hasil ujian kamu. Kamu bisa mengikuti maksimal 2 kali UTBK. Skornya akan digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Jika kedua UTBK yang diambil sama (keduanya soshum/saintek) maka kamu harus memilih salah satu hasilnya. Tapi jika mengambil UTBK Saintek dan UTBK Soshum, kamu bisa menggunakan kedua hasilnya.

2. Sepuluh hari setelah melaksanakan tes, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akan mengeluarkan sertifikat hasil UTBK kamu. Di dalamnya termuat foto, data diri, dan daftar nilai.

3. Tiap materi ujian ada skornya, sehingga kamu mendapat 8 atau 9 nilai.

TPS

  • Kemampuan Penalaran Umum  = ….
  • Pengetahuan Kuantitatif  = ….
  • Pengetahuan dan Pemahaman Umum = ….
  • Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis = ….

TKA Soshum

  • Matematika Soshum = …..
  • Geografi = …..
  • Sejarah = …
  • Sosiologi = …….
  • Ekonomi = …..

TKA Saintek

  • Matematika Saintek  = ….
  • Fisika = ….
  • Kimia = ……
  • Biologi = ….

Dengan kata lain kamu bisa mengetahui skor dengan detail, seperti berapa nilai Fisika, berapa nilai Biologi, dan seterusnya

4. Nggak hanya informasi mengenai nilaimu, tapi LTMPT juga menyediakan informasi rekapitulasi dan pesebaran nilai UTBK. Jadi kamu bisa mengetahui bagaimana performa pesaingmu. Data ini terpampang di situs LTMPT.

5. Berikut penjelasan data nilai peserta (keseluruhan) yang dirilis LTMPT

* Merilis nilai seluruh peserta per bidang materi yang diujikan (TPS dan TPA), seperti nilai Sosiologi, Ekonomi dan lainnya. Data nilai keseluruhan yang ditampilkan adalah:

A. Minimum = skor paling kecil di antara seluruh peserta

B. Maksimum = skor paling  tinggi di antara seluruh peserta

C. Median = skor di tengah.

D. Kuartil 1: skor peringkat posisi 1/4 terbawah terhadap keseluruhan (termasuk yang rendah) alias nilai kuartil 1 ke bawah termasuk 25 persen terendah dari seluruh peserta.

E. Kuartil 3: skor peringkat pada 3/4  terhadap keseluruhan (termasuk top 25 persen nilai tertinggi tinggi)

Contohnya, ada 120.049 peserta yang mengikuti tes Soshum pada 13 dan 14 April lalu, maka nilainya diurutkan dari yang paling tinggi hingga paling kecil (ranking 120.049).

A. Minimum = ranking skor terbuncit peringkat 120.049 dari seluruh peserta

B. Maksimum = skor peringkat 1 dari seluruh peseta

C. Median  = nilai tengah atau peserta peringkat 60.525.

D. Kuartil 1 = skor peserta peringkat 90.036

E. Kuartil 3 = skor peserta peringkat 30.012

6. Diinformasikan pula pesebaran nilai. Jadi kita bisa tahu berapa peserta yang mendapat range nilai tertentu. Range nilai yang ditampilkan LTMPT adalah

* Di bawah 300

* 300 sampai 400

* 401 sampai 500

* 501 sampai 600

* 601 sampai 700

* 701 sampai 800

* 801 sampai 900

* Di atas 900

7. Kenapa pakai informasi di atas? Supaya kamu bisa membandingkan performamu dengan peserta ujian lainnya.

8. Jangan hanya membandingkan nilaimu dengan yang UTBK bareng denganmu aja, tapi kamu perlu terus membandingkan dengan nilai minggu depan atau bulan depan. Sebab mereka semua adalah peserta UTBK.

9. Semakin dekat nilaimu dengan nilai maksimum berarti kamu semakin unggul. Targetkan skor yang tinggi di atas kuartil 3.

10. Trus gimana dengan “passing grade” prodi Kedokteran kampus A atau Manajemen kampus X? Nope, nilai ini  bukan passing grade. Ini adalah skor kamu dan statistik skor peserta lain. Nantinya nilai ini yang menjadi modalmu untuk bersaing memperebutkan prodi pada SBMPTN.

11. Bagi yang mengikuti 2 kali UTBK, nilai yang pertama bisa menjadi bahan evaluasi kamu. Misalnya, nilai Kemampuan Penalaran Umum atau Fisika kamu masih dikisara 680, maka kamu perlu berusaha meningkatkan hingga di atas 700 atau bahkan di atas 800.

12. Berikut ini adalah gambaran komposisi soal yang dihadapi pada UTBK

Komposisi TPS

* Penalaran Umum = 14 Soal (2 Bacaan) plus 6 Soal penalaran kuantitatif, waktu pengerjaan 35 menit

* Pemahaman Bacaan dan Menulis  = 20 Soal (3 Bacaan), waktu pengerjaan 25 menit

* Pengetahuan dan Pemahaman Umum = 20 soal  (3 Bacaan bahasa Indonesia dan 2 bacaan bahasa Inggris), waktu pengerjaan 25 menit                     

* Pengetahuan  Kuantitatif = 20 soal, waktu pengerjaan 25          

Komposisi TPA Saintek   

* Matematika = 20 soal, waktu pengerjaan 22,5 menit

* Fisika = 20 soal, waktu pengerjaan 22,5 menit

* Kimia =  20 soal, waktu pengerjaan 22,5 menit

* Biologi =  20 soal, waktu pengerjaan 22,5 menit

Komposisi TPA Soshum

* Matematika =  20 soal, waktu pengerjaan 18 menit

* Ekonomi = 20 soal, waktu pengerjaan 18 menit

* Sosiologi = 20 soal, waktu pengerjaan 18 menit

* Sejarah = 20 soal, waktu pengerjaan 18 menit

* Geografi = 20 soal, waktu pengerjaan 18 menit

Total UTBK Saintek 160 soal, sementara UTBK Soshum 180 soal.

13. Sistem penilaiannya seperti tahun lalu, yaitu tidak ada nilai minus. Jadi kamu bisa mengisi semua soal. Terus, menggunakan Teori Response Butir, yaitu suatu sistem penilaian dengan memberi bobot pada soal.

Lebih lengkap mengenai sistem penilaian tersebut bisa kamu baca di sini.

Hasil UTBK 12 dan 13 April. Total rumpun Saintek 123.736 peserta dan Soshum 121.049 peserta.

Langkah  Membaca Hasil Skor UTBK

1. Perhatikan hasil UTBK-mu.

2. Bandingkan dengan data rekapitulasi dan pesebaran keseluruhan skor peserta UTBK yang diumumkan 23 April oleh LTMPT.

3. Cek nilainya mesti satu per satu materi ya. Bandingkan sejauh apa kamu dari nilai kuartil 3 dan nilai maksimum. Lihat juga apakah nilaimu sudah melampaui median. Melampaui median berarti kamu berada di 50 persen teratas. Di atas kuartil 3 berati kamu sekitar 30 persen teratas di antara peserta tes saat itu.

4. Cek juga di mana kamu berdasarkan pesebaran nilai. Cek berapa peserta yang nilainya sama seperti kamu dan berapa peserta yang nilainya di atas kamu.

5. Karena mengeceknya satu persatu, performa kamu juga beragam. Ada materi yang mungkin kamu unggul, adapula yang kurang unggul.

6. Membandingkannya tidak hanya dengan pengumuman hari ini, tapi cek juga pengumuman berikutnya untuk mengetahui performa para peserta.

7. Jika kamu ikutan UTBK kedua, jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi.

8. Dari statistik nilai peserta secara keseluruan, kamu bisa mendapatkan gambaran “peringkat” skormu dibandingkan peserta lain. Inilah yang menjadi modal ketika mendaftar SBMPTN.

Semoga berhasil!

Baca Juga:

(sumber gambar: pixabay, ltmpt)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©