Q & A Seputar Seleksi Mandiri 2021

Pendaftaran seleksi mandiri 2021 mulai berlangsung di berbagai PTN. Nah, ada beberapa pertanyaan seputar seleksi mandiri yang mungkin menjawab keingintahuanmu.

Apakah peserta yang telah diterima pada SBMPTN masih bisa ikutan seleksi mandiri?

Tergantung kebijakan tiap PTN. Namun sebagian PTN memperbolehkan peserta yang lulus SBMPTN 2021 mengikuti seleksi mandiri 2021  dan menerima (jika lulus tes).

Adapula PTN yang nggak menerima siswa yang telah lulus SNMPTN/SBMPTN di kampus tersebut. Misalnya, seleksi mandiri ITB tidak menerima  peserta yang telah diterima di ITB lewat jalur SBMPTN maupun SNMPTN.

Sama nggak sih kuliah di jalur SNMPTN/SBMPTN dengan seleksi mandiri?

Untuk perkuliahan program S1 reguler, tidak ada perbedaan antara SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri

Apakah ada perbedaan biaya kuliah, antara jalur SNMPTN dan SBMPTN?

Ada PTN yang biayanya sama, ada juga beberapa PTN yang menetapkan biaya yang lebih tinggi. Makanya, kamu perlu mengecek informasi PTN yang dituju.

Bagaimana dengan biaya pendaftarannya?

Berbeda antar PTN. Namun jika seleksi mandiri dilakukan dengan nilai UTBK, biasanya biaya pendaftarannya lebih murah ketimbang jalur tes.

Apakah peserta KIP Kuliah (KIP-K) bisa mengikuti seleksi mandiri dan mendapatkan keringanan biaya?

Bisa asalkan memenuhi syarat serta sesuai dengan aturan PTN yang dituju. Jadi kamu perlu mengecek ketentuan PTN yang dituju untuk KIP-K.

Berapa persen kursi yang tersedia lewat jalur seleksi mandiri?

Kampus memiliki wewenang menentukan proporsi jumlah kursi, asalkan sesuai aturan yakni maksimal 30 persen dari kuota total. Namun khusus untuk PTN berbadan hukum seperti Universitas Indonesia, kuota kursi S1 reguler di seleksi mandiri boleh mencapai 50 persen.

Apakah saja penilaian pada seleksi mandiri?

Tiap PTN berbeda-beda, antara lain:

a. Jalur tes

b. Jalur nilai UTBK

c. Jalur tes dengan tambahan kriteria lain (rapor/UTBK/lainnya)

d. Jalur nilai UTBK/Jalur UTBK dengan tambahan kriteria lain (rapor atau lainnya)

e. jalur lainnya seperti prestasi olahraga/ketua OSIS dan lainnya.

Ada PTN yang hanya memiliki satu jalur seleksi mandiri, ada juga yang memiliki 2 jalur atau lebih. Lebih detail, materi tes yang diujikan di tiap PTN bisa berbeda-beda. Oleh karena itu peserta harus proaktif mengecek ke PTN yang dituju.

Jika diterima di seleksi mandiri namun nggak diambil, apakah ada sanksi?

Tidak, namun kursi tersebut jadi terbuang percuma.

Bolehkan mengikuti seleksi mandiri di 2 kampus atau lebih?

Boleh. Pastikan saja jadwalnya nggak bentrok.

***

Ada pertanyaan lain seputar seleksi mandiri? Tulis di kolom komen, ya. Semoga berhasil!

(Sumber gambar: Pexels)

LATEST COMMENT
Audry Sophie Biba | 16 jam yang lalu

Jurusan ilmu kelautan itu lebih ke soshum apa saintek?

Mengenal Lebih Dekat dengan Program Studi Ilmu Kelautan
Sya Zikra P | 2 hari yang lalu

Misalnya dari SMK jurusan seni dapat snmptn dan ambil jurusan saintek apakah pasti tidak akan diterima?

Lulus SMK, Kuliah di Prodi Sejalan atau Lintas Jurusan?
Rizkiyanto | 2 hari yang lalu

Open PP/Endrose Tiktok @rizkiyanto25 Folower 83,5k bayar seikhlasnya No tlpon/wa 082116945166

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Marsya Ayu Rofiah Heryani | 5 hari yang lalu

Nerima kok, alumni ku ada yang keterima di UI tapi sayang ga diambil karna ga bisa bayar

Peluang SMK Lulus SNMPTN, SBMPTN atau Ujian Mandiri. Serba-Serbi yang Harus Jadi Catatan Sebelum Berjuang Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1