Menu

Ingin Mendaftar LPDP Tahun Ini? Pahami 5 Ketentuan LPDP 2019 ini Terlebih Dahulu!

Kalian pemburu beasiswa? Pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah LPDP. LPDP adalah bantua dana bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) di dalam negeri atau luar negeri.

Buat kalian yang ingin mendaftar, berikut adalah 5 hal yang wajib kalian pahami sebelum mendaftar beasiswa LPDP tahun 2019 ini.

1. Jenis beasiswa yang dipilih

Hal pertama yang tidak boleh terlewat untuk kalian pahami adalah jenis beasiswa. Yups, sebelum mendaftar, kalian harus paham betul mengenai jenis-jenis beasiswa LPDP dan jenis beasiswa mana yang mau kalian pilih. Soalnya LPDP menawarkan beragam jenis beasiswa.

Berikut ragam jenis beasiswa yang ditawarkan. 

Beasiswa Umum, terdiri atas:

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Dokter Spesialis
  • Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia
  • Beasiswa Disertasi

Beasiswa Afirmasi, terdiri atas:

  • Beasiswa Daerah Afirmasi
  • Beasiswa Alumni Bidikmisi
  • Beasiswa Prasejahtera Berprestasi
  • Beasiswa Santri
  • Beasiswa Prestasi Olahraga Internasional
  • Beasiswa Prestasi Seni Internasional
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Indonesia Timur

Beasiswa Targeted Group, terdiri atas:

  • Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI)
  • Beasiswa PNS/TNI/POLRI
  • Beasiswa Olimpiade Internasional

* Ketiga jenis beasiswa di atas memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Jadi, sebelum memilih beasiswa yang mana, baca dengan teliti setiap ketentuannya. Ingat, jangan sampai keliru, ya!

2. Pendaftarannya dilakukan dua kali

Ada kabar gembira buat kalian yang tahun lalu belum daftar atau belum lolos beasiswa LPDP. Soalnya, di tahun 2019 ini pendaftaran LPDP dibuka dua kali, lho!

Tahap pertama mulai dibuka pada tanggal 10 Mei 2019  dan ditutup pada 31 Mei 2019. Sementara, tahap kedua dibuka pada tanggal 1 Juli 2019 sampai 10 September 2019. Wah, yang tahap kedua cukup lama juga nih, gaes!

Tetapi, ada yang perlu dipahami di pendaftaran LPDP 2019, gaes. Soalnya jenis beasiswa yang ditawarkan di tahap pertama dan kedua itu berbeda, lho! Apa yang berbeda? Berikut rincian jenis beasiswanya:

Beasiswa yang masuk dalam tahap pertama:

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia
  • Beasiswa Daerah Tertinggal
  • Beasiswa Alumni Bidikmisi
  • Beasiswa Prasejahtera Berprestasi
  • Beasiswa Santri
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) tujuan Dalam Negeri dan Luar Negeri
  • Beasiswa PNS/TNI/POLRI
  • Beasiswa Prestasi Olahraga Internasional
  • Beasiswa Prestasi Seni Internasional

Beasiswa yang masuk dalam tahap kedua:

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia
  • Beasiswa Daerah Tertinggal
  • Beasiswa Alumni Bidikmisi
  • Beasiswa Prasejahtera Berprestasi
  • Beasiswa Santri
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) hanya untuk tujuan Luar Negeri
  • Beasiswa PNS, TNI, POLRI
  • Beasiswa Olimpiade Internasional
  • Beasiswa Dokter Spesialis
  • Beasiswa Disertasi
  • Beasiswa Indonesia Timur

* Jika kalian belum lolos di seleksi administrasi tahap pertama, kalian boleh mendaftar lagi di tahap kedua, lho. Jadi, jangan sampai kalian salah tanggal atau menyia-nyiakan waktu yang telah disediakan, ya!

3. Tidak membuat esai

Tahun ini, syarat administrasi yang wajib dikirimkan tidak berbeda dari tahun lalu. Berikut dokumen yang wajib kalian persiapkan:

  • Surat izin mengikuti seleksi dari HRD tempat bekerja (khusus bagi kalian yang sudah bekerja)
  • Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik
  • Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba
  • Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, (khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri)
  • Surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya
  • Sertifikat persyaratan Bahasa yang dibutuhkan—seperti IELTS, TOEFL iBT®, TOEIC®, TOAFL, dan sebagainya
  • Proposal rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan
  • Proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral
  • Proposal penelitian bagi pendaftar program doktoral

Jika kalian cermati, persyaratan tahun ini tidak mencantumkan kewajiban menulis 3 macam esai sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, lho. Terus, jika tidak memakai esai, memakai apa?

Sebagai gantinya, kalian harus menulis proposal rencana studi dan proposal studi (penjelasan mengenai perbedaan keduanya bisa kalian baca di laman resmi LPDP).

4.  Perbedaan Beasiswa Reguler 2018 dan 2019

Jika LPDP tahun 2018, Beasiswa Reguler membatasi pilihan universitas yang ada. Namun, di tahun 2019 ini kalian bebas memilih tiga universitas  dengan tujuan yang berbeda dan program studi yang sama atau serumpun.

Sedangkan untuk jenjang pendidikan doktoral hanya boleh memilih satu universitas dan program studi saja.

Tentunya, peluang LPDP kali ini jauh lebih besar daripada tahun sebelumnya, dong. Jadi, segera mantapkan hatimu untuk memilih universitas mana yang sesuai dengan bakat dan minatmu.

5. Letter of Acceptance

Letter of Acceptance atau yang lebih dikenal LoA adalah surat yang menyatakan kalian sudah diterima di universitas yang dituju. LoA ini bisa menjadi senjata ampuh dalam pendaftaran LPDP. Soalnya kalian sudah diterima di universitas tujuan dan hanya tinggal menunggu beasiswa yang akan membiayai kuliah kalian saja.

* Pada pendaftaran online LPDP kali ini ada beasiswa yang tidak harus memiliki LoA terlebih dahulu saat pendaftaran online alias kalian tetap bisa mendaftar LPDP dengan syarat minimal IPK 3.00. Namun kebijakan ini tidak berlaku untuk semua jenis beasiswa, ya. Syarat ini berlaku untuk beasiswa Reguler serta jenis beasiswa lainnya yang bisa ditanyakan langsung di laman LPDP.

* Untuk mendapatkan LoA, kalian harus mencari negara atau universitas mana yang dituju. Jika sudah memilih, jangan lupa untuk mencermati berkas-berkas apa saja yang diperlukan. Setelah itu, kalian baru bisa mengirimkan surat pengajuan ke universitas yang kalian tuju, deh.

***

Nah, semua penjelasan lengkap mengenai informasi yang sudah disampaikan di atas—mulai dari persyaratan khusus, tata cara pendaftaran, atau informasi lainnya terkait beasiswa ini ada di laman resmi LPDP, ya.

Jadi, jangan malas-malas untuk cari informasi lebih lanjut. Selamat mendaftar dan semoga bisa memperoleh hasil yang terbaik!

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: ehef.id)

LATEST COMMENT
Muhammad Akbar | 12 jam yang lalu

Kak masuk jurusan ini harus hobbi baca buku gak??

Jurusanku: Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia, Alwansyah Nawal
Beby Nurdiana Rohman | 2 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Beby Nurdiana Rohman | 2 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Fadhilla Inayah | 3 hari yang lalu

OPEN PAID PROMOTE / ENDORSEMENT @fadhillanyhhh_ check bio

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©