Menu

Nasihat dari Orang Terkaya di Dunia Untuk Anak Muda

Apa  nasihat orang terkaya di dunia, Bill Gates, untuk anak muda? Bill memberikan masukan soal pilihan bidang studi serta karier terbaik di masa depan   dan hal-hal yang penting dilakukan anak muda.

Bill Gates sendiri tercatat sebagai orang terkaya di dunia selama 4 tahun berturut-turut berdasarkan data yang dirilis Forbes. Kekayaan founder Microsoft ini diperkirakan mencapai 86 milyar dollar atau  Rp1,143,285,000,000,000 (saya aja bingung gimana menyebut nominalnya, saking banyaknya!)

Nah, beberapa waktu lalu Bill Gates posting kultwit yang ditujukan untuk anak muda. Nasihat Bill di akun Twitter-nya ini penting buat kita simak. Ada 4 poin penting yang saya catat.

1.  Bidang dengan Potensi Besar: Artificial Intelligence (AI), Energi, dan Bioscience

Bill menulis begini,AI, energy, and biosciences are promising fields where you can make a huge impact. It's what I would do if starting out today.

Rekomendasi bidang ini menarik banget, dan bisa menjadi acuan kita, terutama untuk kamu-kamu yang sedang mencari jurusan kuliah. Sebab Bill adalah seorang visioner dengan pandangan maju ke depan. Menurut pendiri Bill & Melinda Gates Foundation ini, pekerjaan yang berkaitan dengan AI, Energi, dan Bioscience sangat menjanjikan serta memiliki dampak besar bagi kehidupan manusia.  Seperti apa sih, ketiga bidang tersebut?

  • Artificial Intelligence

Artificial Intelligence memang lagi jadi pembahasan di mana-mana. Banyak yang khawatir AI bakal menggusur manusia dari pekerjaannya. Yup, kecerdasan buatan berupa sistem komputer atau mesin ini memiliki berbagai macam fungsi dan kemampuan. Contoh AI antara lain adalah mobil yang bisa berkendara sendiri (self-driving car), drone, hingga program untuk menulis dan mengedit tulisan.

Nah, Bill Gates nggak melihat AI sebagai ancaman, melainkan kesempatan besar untuk dikembangkan. Agar bisa bekerja di bidang AI, paling pas mengambil jurusan Teknik Informatika, Ilmu Komputer, atau sekalian jurusan Artificial Intelligence. Bagi yang sudah lulus, kamu bisa mencari pekerjaan di perusahaan teknologi pengembang AI, seperti Google dan Microsoft.

  • Energi

Energi di sini maksudnya adalah energi yang terbarukan dan ramah lingkungan, ya. Kita nggak bisa lagi mengandalkan minyak dan gas bumi, yang persediaannya menipis dan eksploitasinya merusak alam. Padahal, kebutuhan energi terus meningkat.

Maka dari itu, diperlukan pemanfaatan energi terbarukan yang optimal dan efisien. Seperti mengembangkan energi tenaga surya dan angin supaya dapat dipakai lebih luas serta lebih murah. Atau bahkan, inovasi lain, misalnya menjadikan limbah dan hujan sebagai sumber energi baru.

Untuk bisa terjun di bidang renewable energy, kamu bisa masuk jurusan yang spesifik seperti Renewable Engergy, Teknologi Energi, atau Teknik Bioenergi.

  • Biosains

Bidang ini menggabungkan studi mengenai makhluk hidup dengan pengetahuan serta teknologi.  Rekayasa genetika, penemuan baru di bidang medis, dan terobosan bibit unggul merupakan beberapa contoh penerapan ilmu Biosains.

2. Kecerdasan itu beragam. Kecerdasan bukan segalanya.

Bill Gates memang menuliskan poin ini secara singkat, tapi maknanya dalam dan on point banget.  

Orang yang jago Matematika dan Sains bukan berarti lebih superior dari yang lain soal kecerdasan. Sebab ada orang yang memiliki keunggulan dalam bidang Seni, Bahasa, Ilmu Sosial, atau lainnya. Selain itu, ada pula yang namanya emotional intelligence. Jadi, kecerdasan itu nggak cuma diukur dari subjek tertentu, dan bukan pula sekadar dinilai dengan angka.

Trus, setuju banget bahwa kecerdasan itu bukan segalanya. Tanpa ketekunan, kemauan menjadi lebih baik, kepribadian jujur, dan semangat untuk terus belajar, percayalah, kecerdasan nggak akan ada artinya. Saya pernah dengar curhatan tentang fresh graduate yang kerja di sebuah kantor. Ia cerdas banget, bahkan nilai IPK-nya nyaris sempurna. Tapi di dunia kerja ternyata si pintar ini mengecewakan karena attitude-nya nggak oke sehingga sulit diajak bekerja sama.

So, kecerdasan itu penting. Menjadi cerdas itu sangat baik. Tapi bukan segalanya.

3. Lawan ketidakadilan.

Begini Bill Gates menuliskannya:

“I also have one big regret: When I left school, I knew little about the world’s worst inequities. Took me decades to learn. You know more than I did when I was your age. You can start fighting inequity, whether down the street or around the world, sooner.”

Kamu bisa memulainya dengan bersikap tegas terhadap bully dan nggak membeda-bedakan orang lain. Trus, perlakukan orang di sekitarmu dengan baik, seperti asisten rumah tangga dan junior di ekskul. Kamu bisa juga jadi volunteer bidang pendidikan atau bidang sosial lainnya.

Lho, apa kaitannya dengan jadi kakak asuh atau kegiatan volunteering pendidikan lainnya? Soalnya, salah satu ketimpangan dan ketidakadilan yang terjadi di negeri kita adalah soal pendidikan. Dengan berpartisipasi di kegiatan pendidikan, kamu udah melawan ketidakadilan akses pendidikan.

4.  Dekati orang-orang yang membuat kamu maju.

Ada ‘kan, orang-orang yang selalu mendukungmu. Ada juga orang yang suka menantangmu dengan memberikan berbagai tanggung jawab supaya kamu maju. Ada yang mendorong kamu supaya mencapai sesuatu, ada juga yang suka memberikan kritik membangun. Nah, berada lah di sekeliling mereka.

Toxic friends? Mantan? BYE!

Gimana, siap menerapkan nasihat di atas? Siapa tahu kamu akan sesukses Oom Bill!

(sumber gambar: insidermonkey.com, qz.com)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 1 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©