Sambut Tahun 2019, Buang 8 Kebiasaan Buruk yang Akan Merugikan Kita!

Saat ini kita sudah memasuki minggu-minggu terakhir di tahun 2018, lho. Itu tandanya sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru dengan harapan yang baru. Yeayyy!

Sadar ataupun tidak, tentu ada beberapa perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita. Entah perubahan baik atau buruk—yang jelas kita sudah melewatinya.

Hidup dijaman yang terus berubah, kita sebagai anak muda harus mampu menyesuaikan dengan keadaan disekitar. Karena kalau nggak menyesuaikan, pasti kita akan mengalami banyak kerugian.

Salah satu cara terbaik biar nggak mengulangi kesalahan-kesalahan pada tahun ini adalah dengan cara mengubah beberapa kebiasan buruk yang sebelumnya selalu kita lakukan.

Nih, catat 5 kebiasaan buruk yang harus kita ubah dari sekarang untuk menyambut tahun 2019 dengan lebih baik.

1. Takut dan ragu-ragu saat akan melangkah

Jika kamu ingin sukses dalam mencapai target. Jangan malas dan takut untuk melangkah atau mencoba hal yang baru, gaes. Kenapa?

Soalnya dengan mencoba hal yang baru, kamu akan mengetahui letak dari kesalahan kamu selama ini. Kamu juga akan banyak belajar dari hal-hal yang sebelumnya belum pernah kamu coba, lho.

2. Menunda-nunda pekerjaan

menunda pekerjaanNah, ini adalah salah satu kesalahan yang kurang baik dan sering dilakukan oleh manusia. Ini bisa juga jadi salah satu alasan mengapa target kamu selama tahun 2018 ini masih ada yang belum terlaksana.  

Padahal sebenarnya kamu punyai potensi untuk mencapai target atau harapan kamu di tahun ini. Tapi, ya, karena kamu terlalu sering menunda-nunda pekerjaan—akhirnya target yang selama ini kamu buat malah nggak tercapai sama sekali.

3. Masih dibayang-bayangi oleh masa lalu

Apa pun alasannya, meratapi masa lalu itu nggak akan pernah ada manfaatnya. Maka dari itu, mulailah untuk berdamai dengan masa lalu dan menyambut masa depan yang lebih cerah, gaes.

Masa lalu itu jangan dijadikan bayang-bayang kelam. Cukup dijadikan sebagai pembelajaran biar next time nggak melakukan kesalahan yang sama lagi, deh.

4. Nggak menerima pendapat dari lingkungan sekitar

tidak mendengarkan orang lainNggak mau mendengarkan pendapat orang lain bisa menjadi salah satu penyebab kamu gagal dalam mencapai target, lho, gaes. Punya rasa percaya pada diri sendiri emang penting, sih.

Tapi kalau kamu sering menutup telinga dari pendapat atau masukan dari orang-orang di sekitar kamu, itu juga nggak baik. Barangkali pendapat dari orang lain itu bisa membantu kamu memecahkan masalah yang sedang kamu hadapi nanti.

5. Ngaret alias nggak disiplin waktu

ngaretJanjian jam 8 tapi datengnya jam 10. Hayoohh, ngaku, kamu sering nggak ngelakuin hal itu di tahun ini? Kalau menurut saya pribadi, sih, sepertinya hal ini masih sering dilakukan sama orang-orang.

Apalagi, pakai alasan lagi on the way aja. Padahal, baru juga bangun tidur. Disiplin waktu itu penting banget. Biar nggak sama-sama nunggu, gitu. Kan capek nunggu kalo nggak ada kepastiannya? Lha!

6. Sering meributkan hal kecil

Nggsk bisa dipungkiri, anak muda cenderung lebay dalam menghadapi segala sesuatu. Pokoknya, usia antara 15-25 tahun hidupnya dipenuhi drama.

Tapi, mulai tahun depan, kamu harus bisa mengelola masalah-masalah kecil yang datang dalam hidupmu dengan baik, ya. Supaya nanti ketika kamu punya masalah yang lebih besar, kamu udah cukup calm down dan berpikir jernih buat menemukan jalan keluarnya.

7. Membandingkan dirimu dengan orang lain

Membandingkan dirimu dengan orang yang lebih baik dan lebih berprestasi itu akan berakibat fatal untuk mentalmu, lho. Kamu hanya akan fokus terhadap kekurangan yang kamu miliki dan nggak puas dengan dirimu sendiri.

Yang emang, sih, setiap orang pasti merasakan ketidakpuasan dengan apa yang telah mereka capai. Tapi, yang perlu kamu lakukan adalah selalu fokus dengan kemampuanmu sendiri dan berusaha sebaik mungkin.

Dengan begitu, kamu bisa meraih kesuksesan dan prestasimu sendiri. Bahkan kamu nggak akan terlalu kecewa jika memang belum berhasil. Toh, kamu udah elakukan yang terbaik yang kamu bisa.

8. Terbiasa dengan hal yang instan

usaha yang membuahkan hasilJika semua uasaha udah kamu lakukan. Jangan cepat-cepat ingin sukses dalam mencapai target yang kamu buat sebelumnya. Karena di dalam hidup ini nggak ada sebuah kesuksesan yang bisa diraih dengan cara instan. Semuanya berproses. Dan percaya aja, nggak ada usaha yang mengkhianati hasil, kok.

***

Itu dia 8 kebiasaan buruk yang harus kamu ubah mulai dari sekarang dengan kebiasaan yang lebih baik lagi, ya! Demi menyambut target-target baru di tahun baru.

 

Baca juga:

(Sumber gambar:  theodysseyonline.com, binauralbeats.co.id, satujam.com, bodywork-art.com, alimayar.com)

LATEST COMMENT
Fatimah Ibtisam | 17 jam yang lalu

Hai Muhammad Hafidz, yang bisa mendaftar adalah lulusan jurusan IPA dan SMK dengan kejuruan yang sejalan. Untuk mengetahui dengan pasti, kamu bisa menanyakan pada BINUS UNIVERSITY.

Bedah Faculty of Engineering BINUS UNVERSITY
ALEX ALZAM, S.Kom, M.Kom | 24 jam yang lalu

- Universitas Amikom Yogyakarta - Universitas Gadjah mada - UPN VETERAN - UII

Serba-Serbi Jurusan Cyber Security: Dari Mata Kuliah Hingga Prospek Karier
Navi | 1 hari yang lalu

Halo kak, kalau anak IPA lintas jurusan ke sastra inggris atau ilmu komunikasi nilai yang dilihat yg mana aja ya? Soalnya saya ga punya nilai sosiologi, ekonomi, dan geografi. Terima kasih.

Lintas Jurusan pada SNMPTN, Bolehkah?
Muhammad Hafidz | 2 hari yang lalu

Jadi lulusan Multimedia seperti saya ga bisa daftar jurusan Computer Engineering?

Bedah Faculty of Engineering BINUS UNVERSITY
Elza Aulia | 5 hari yang lalu

Semoga ya Allah saya menjadi pilot dan bisa membanggakan orang tua saya aminnnn

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1