Profesiku: Analis Bank Indonesia, Uswatun Hasanah

Uswatun Hasanah merupakan lulusan prodi Akuntansi Telkom University. Saat ini Uswatun bekerja di Bank Indonesia sebagai analis bidang ekonomi (Ekonom). Apa saja yang dibutuhkan untuk bisa bekerja di bank? Trus, apakah benar pekerjaannya hanya berkutat di balik meja? Simak cerita Uswatun mengenai pekerjaannya.

Profesiku:

“Aku berprofesi sebagai analis junior di bidang ekonomi atau bisa disebut ekonom. Aku bekerja di Bank Indonesia pada bagian Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan. Di situ aku menjabat sebagai asisten manajer.”

Tugasku sehari-hari:

“Karena masih tahun pertama di Bank Indonesia, aku masuk sekitar jam 7 pagi. Untuk karyawan lainnya, ada flexy time (flexible time) hingga bisa masuk pukul 08.30. Tugasku adalah

Pertama, bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam rangka pengendalian inflasi daerah

Kedua, mendorong realisasi investasi daerah.

Ketiga adhoc, yakni menyiapkan laporan dan materi untuk pimpinan.

Aku banyak ke luar kantor dan bertemu pemerintah daerah. Kadang, kami diundang untuk memberikan pendidikan mengenai bank sentral. Selain itu, ada sebagian tugas yang dilakukan di balik meja. Seperti saat menyiapkan laporan dan materi.”

 Modal yang diperlukan untuk menjalani pekerjaan ini:

“Menjadi seorang analis di bank memang harus bergelar S1, namun latar belakang pendidikannya bebas. Jadi bisa dari program studi mana saja. Nantinya, setelah masuk akan ada pembekalan. Selain itu, attitude yang baik sangat lah penting.

Secara umum, pengalaman aktif di bangku kuliah akan membantu ketika bekerja, di antaranya melatih kemampuan bekerja sama dengan orang lain serta skill komunikasi.

Di samping itu, (dalam menjalani pekerjaan analis ini) perlu untuk update dengan isu ekonomi terkini, banyak belajar dari siapapun, tangguh, selalu lakukan yang terbaik, dan jangan pernah menyerah.”

Hal yang disukai dari pekerjaan ini:

“Bertemu langsung dengan stakeholder (pihak yang berkepentingan), pemerintah daerah, serta masyarakat. Pekerjaan ini tak hanya sebatas (menganalisa) angka dan (beraktivitas) di balik meja kerja. Kita juga bisa menelusuri pelosok negeri, hingga ke daerah yang jauh dari keramaian kota, demi memajukan perekonomian negeri.”

Tantangan pekerjaan:

“Tuntutan deadline yang sangat ketat ditambah volume kerja yang cukup besar menjadikan pekerjaan ini penuh tekanan. Namun jika dijalani dengan enjoy, InsyaAllah semua akan selesai pada waktunya. Teman, senior, dan atasan adalah keluarga sekaligus tim terbaik untuk mewujudkannya.”

Miskonsepsi mengenai pekerjaan ini:

“Katanya, kalau mau kaya kerja di bank. Oh, no! Kalau mau kaya jadilah pengusaha. Tapi InsyaAllah, kita akan berkecukupan (dengan bekerja di sini). Fokuslah untuk berkontribusi demi negeri (bukan demi materi).

Keuntungan kuliah di Telkom University:

“Saya sangat berterima kasih kepada Telkom University karena diberikan beasiswa full sejak masuk hingga lulus. Selain itu, para dosennya memiliki pengetahuan serta pengalaman praktis, bukan cuma teori. Mereka juga sangat memahami generasi muda.

Di Tel-U, saya juga diberikan kesempatan untuk berorganisasi serta mengikuti berbagai ajang kompetisi dengan universitas lainnya. Selain itu, Tel-U memiliki lingkungan kampus yg nyaman, bersih, serta dilengkapi fasilitas modern untuk menunjang proses pendidikan.”

Pesan untuk junior yang nantinya ingin menjalani profesi ini:

“Belajarlah bukan untuk mencari IPK. Dapatkan ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya untuk bekalmu setelah lulus kelak.”

(sumber gambar: Dokumentasi pribadi Uswatun)

Baca juga:

Jurusanku: Desain Komunikasi Visual Telkom University, Muhammad Emir Yusuf

Profesiku: Vice President of Marketing, Mohamad Ario Adimas

LATEST COMMENT
Widya Pebriyanti | 6 jam yang lalu

Jurusan farmasi ada ga si kelas karyawan?

Perguruan Tinggi dengan Jurusan Farmasi dan Apoteker Terbaik di Indonesia
Fatimah Ibtisam | 8 jam yang lalu

Hanifah, coba ditanyakan ke pihak sekolah, ya.

Informasi Lengkap SNMPTN 2020. Cek Jadwal dan Ketentuannya!
hanifah permata | 19 jam yang lalu

kak knpa ya, sklah saya gak bsa daftar SNMPTN? padahal udah daftar LTMPT

Informasi Lengkap SNMPTN 2020. Cek Jadwal dan Ketentuannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©