Profesiku: Muhammad Mufid Luthfi, Cofounder dan Chief Marketing Officer IDCloudHost

Di usia yang masih sangat muda, Muhammad Mufid Luthfi menjalani peran sebagai Chief Marketing Officer sekaligus cofounder IDCloudHost, perusahaan web hosting di Indonesia. Mufid adalah lulusan program studi Sistem Informasi, Telkom University Bandung. Alumni SMAN 1 Pekanbaru ini merampungkan kuliahnya tahun 2016 lalu dengan predikat cumlaude. Simak cerita Mufid soal profesi yang ia jalani.

Profesiku:

“Saat ini saya sedang membangun IDcloudHost.com. Saya sebagai cofounder dan juga Chief Marketing Officer (CMO) IDcloudHost. Sebagai CMO, saya membawahi divisi Bisnis IDcloudHost. Saya mengawasi dan bertanggung jawab atas segala aktivitas yang berhubungan dengan bisnis. Saya juga mengatur segala strategi pemasaran IDcloudHost, baik itu offline dan online.

Dalam bekerja, saya bertanggung jawab pada tim manajemen dan BOD (Board of Directors), meskipun saya termasuk bagian dari mereka (selaku cofounder).”

Tugas sehari-hari:

“Jam kerjanya normal, dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Kami memiliki 4 kantor yaitu di Jakarta, bandung, Sukabumi, dan Pekanbaru. Saya sendiri lebih sering di Pekanbaru dan mayoritas tim bisnis ada di sana.

Job desk CMO kurang lebih mengatur strategi pemasaran offline dan online, menganalisa data, sampai membuat keputusan untuk pemasaran. Setiap bulannya, kita selalu membuat campaign yang berbeda.”

Alasan memilih wirausaha dan menjadi CMO:

“Saya berpikir dengan berwirausaha saya bisa lebih dekat dengan keluarga di Pekanbaru dan bisa melaksanakan apa yang saya inginkan. Alhamdulillah, IDcloudHost membantu mewujudkan keinginan saya, mulai dari menciptakan lapangan pekerjaan,  membantu orang terdekat melalui program CSR, dan yang paling penting bisa dekat dengan keluarga saya di Pekanbaru.

Latar belakang (pendidikan) saya adalah (jurusan) Sistem Informasi, yang salah satunya mempelajari digital marketing. Saya sendiri sudah mendalami dunia usaha sejak duduk di bangku SMA.”

“Modal” alias kualifikasi yang dibutuhkan CMO:

“Di dunia startup, kualifikasi CMO itu fleksibel. Hal ini karena startup biasanya tidak mempunyai SDM yang banyak. Pada dasarnya, sebagai CMO harus paham bisnis yang dijalani, sehingga bisa menjual produk dengan berbagai metode serta menggunakan channel yang efektif dan efisien. Seorang CMO juga harus memahami dasar-dasar penjualan.”

Tantangan terbesar menjalankan startup dan menjadi CMO:

“Tantangan terbesar adalah konsisten dengan tujuan, karena dalam membangun startup pasti selalu ada masalah.

Nah, bisnis yang saya jalani sendiri merupakan bisnis yang sudah banyak pesaing. Otomatis sebagai CMO tugas utamanya bukan hanya memikirkan marketing perusahaan, tapi juga inovasi.”

Salah kaprah mengenai bekerja di startup:

“Kenyataannya bekerja di Startup perlu effort, daya juang, dan kemauan belajar yang lebih besar dibandingkan biasanya (bekerja di tempat lain).

Karena tantangan di startup itu selalu bisa datang kapan saja dan tiba-tiba, maka kita dituntut untuk bisa fleksibel. Kalau dibilang kerjan di startup itu santai dan nyaman, sebenarnya tergantung aturan suatu startup.

Di IDcloudhost, kita lebih banyak kerja remote (jarak jauh), bisa kerja di mana pun dan kapan pun,  sehingga bisa lebih nyantai.“

Prospek startup:

“Faktanya, 90 persen startup mengalami kegagalan. Maka sangat disayangkan jika mendirikan startup hanya untuk mengikuti hype, tanpa memecahkan masalah yang ada. Sangat penting membuat startup kita bisa bertahan ke depannya. Makanya, IDCloudHost melakukan banyak hal, mulai dari ekspansi produk dan jasa, memperluas target konsumen, serta melakukan berbagai inovasi.”

Peran kampus dalam mendorong karier saat ini:

“Telkom University membantu banyak hal dalam mempersiapkan saya masuk dunia kerja dan bisnis, mulai dari materi kuliahnya hingga fasilitas laboratorium yang lengkap, seperti lab ECIA (Ecommerce and Internet Application). Sejak awal, saya sudah bergabung di beberapa organisasi kampus dan laboratorium. Hal tersebut membangun karakter serta meningkatkan pengetahuan saya

Telkom University memfasilitasi banyak hal, bahkan ada juga inkubator kampus yang membantu startup saya IDCloudHost untuk tumbuh dan berkembang. Mereka menyediakan fasilitas kantor serta bimbingan pengembangan bisnis.”

Bagaimana kesempatan mengembangkan diri lewat kegiatan luar kelas di Telkom University?

"Di Telkom University ada banyak organisasi (dan kegiatan), mulai organisasi daerah, pengembangan skill, serta organisasi intra dan external kampus. Saya ikutan beberapa oganisasi dan kegiatan, seperti IKRAR (Ikatan Keluarga Anak Riau), karena saya berasal dari Pekanbaru. Kemudian saya mengikuti Google Student Ambassador, dan organisasi lainnya

Saya merasa organisasi di Telkom University diatur sedemikian rupa sehingga mahasiswa bisa menjalaninya, dan kita terbantu di situ.”

Tips untuk anak muda yang ingin mendirikan startup:

“IDcloudhost dibentuk pada saat saya di semester 7. Jadi, bagi teman-teman yang ingin berbisnis, sebenarnya bisa dimulai kapan saja dan bahkan bisa sejak dini.

Hal yang saya lakukan sebelum membangun startup adalah memperbanyak network dan juga memperkaya ilmu pengetahuan. Apalagi, saat ini akses untuk belajar dan networking bisa didapat dengan sangat mudah.

Selain itu, harus konsisten, karena dalam membangun bisnis selalu ada asam manisnya. Terus lah belajar hal baru, karena untuk startup akan selalu ada kondisi di mana kita menghadapi kasus baru, yang bahkan tidak kita pahami.

Saya sendiri menekuni bisnis sejak SMA. Mulai dari bisnis blogging, bisnis konveksi, dan lainnya.

Dalam menjalani bisnis saya banyak mengalami kegagalan. Pengalaman itu justru menjadi pondasi untuk berani melangkah dalam perjalanan bisnis.”

Baca juga:

(sumber gambar: dok. pribadi)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1