Menu

5 Profesi yang Berhubungan dengan Kriminalitas

Siapa disini yang suka nonton serial kriminal seperti Criminal Minds, Sherlock Holmes dan sebagainya? Yap, ketika kamu menonton film serial kriminal, pasti, hal yang kamu rasakan ialah deg-degan, penasaran dan sebagainya. Sebagian besar orang, pasti, merasa penasaran dengan siapa, sih pelaku dari suatu tindakan kriminal yang sedang diselidiki oleh para polisi.

Untuk mencari tahu siapa pelaku dari suatu tindakan kriminal, biasanya para polisi dibantu oleh orang-orang dari profesi lainnya. Nah, orang-orang ini pastinya memiliki kemampuannya masing-masing untuk menggali suatu informasi dan orang-orang yang memiliki profesi ini, sudah pasti saling membantu satu dengan yang lainnya untuk mencapai suatu kesimpulan dari suatu tindakan kriminal.

Pernah nggak, sih, kamu penasaran dengan pekerjaan dari orang-orang yang ada di film serial kriminal dan memiliki fungsi penting untuk dapat menemukan suatu kesimpulan dari tindakan kriminal? Apakah pekerjaan yang ada di serial kriminal tersebut beneran ada? Well, pekerjaan-pekerjaan di serial kriminal itu sebenarnya nyata, lho. Kalau kamu  menonton fim-film serial kriminal, pekerjaan-pekerjaan tersebut bukan berarti suatu pekerjaan yang di setting untuk membantu jalan cerita dari suatu film, namun, pekerjaan-pekerjaan tersebut memang ada di dunia nyata.

Hmm… Memangnya pekerjaan apa saja, sih, yang sering berhubungan dengan kasus-kasus kejahatan? Kalau penasaran dan ingin tahu lebih lanjut, yuk, simak artikel berikut ini!

1. Detektif dan Investigator Swasta

Kalau kamu sering nonton film-film kriminal, pasti kamu sudah nggak asing banget, deh, dengan yang namanya detektif. Biasanya, detektif sering datang ke Tempat Kejadian Perkara alias TKP untuk mendapatkan informasi-informasi terkait suatu tindakan kriminal. Para detektif ini dapat mencari informasi dari TKP maupun menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tindakan kriminal tersebut.

Kalau kamu ingin menjadi seorang detektif, kamu nggak cuma perlu suka tantangan aja, nih, gaes. Akan tetapi, kamu pun harus juga tahan akan suatu tekanan. Tekanan tersebut bisa datang dari mana saja, lho, maka dari itu, gaes, kalau kamu nggak kuat akan tekanan dari pekerjaan detektif, yang ada nanti kamu nggak akan menyelesaikan kasusmu lagi.

Kalau di luar negeri, detektif swasta merupakan pekerjaan umum didengar. Tetapi, di Indonesia detektif swasta masih merupakan suatu hal yang belum memiliki payung hukumnya alias ilegal. Sehingga, detektif swasta ini lebih sering mengurus hal-hal yang bukan terbilang tindakan kriminal akan tetapi detektif ini lebih mengurus ke hal-hal yang sifatnya personal.

2. Intel Polisi dan Militer

intel

Nah, kalau di Indonesia, Intel merupakan pekerjaan yang lebih sering di dengar daripada detektif. Sebenarnya, intel itu sendiri merupakan pekerjaan yang sama seperti detektif namun bedanya, kalau detektif nggak di bawah institusi kepolisian sedangkan intel merupakan profesi di bawah institusi kepolisian.

Para intel ini memiliki pekerjaan yaitu melakukan penyelidikan untuk mencegah tindak kejahatan atau gangguan keamanan yang dapat membahayakan masyarakat dan negara dalam hal ini termasuk terorisme. Nah, para intel ini bisa bertugas dalam badan negara seperti di institusi kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Teroris, KPK, Jaksa Agung, Bea Cukai dan masih banyak lagi!

Karena kamu bekerja dekat dengan suatu tindakan kriminalitas, pasti kamu sering sekali mendapatkan tekanan dari berbagai pihak. Bahkan, tuntutan untuk melakukan atau memutuskan sesuatu dengan baik dan benar pun dapat menjadi suatu tekanan tersendiri bagi para intel, lho. Nah, maka dari itu, gaes, menjadi seorang intel nggak akan cukup kalau hanya memiliki rasa suka akan tantangan. Kamu pun juga harus memiliki rasa tahan banting dan juga tahan akan tekanan.

3. Criminal profiler

Wah, apaan, nih, criminal profiler? Yep, pekerjaan yang satu ini dapat dibilang cukup penting, lho, dalam suatu kasus kriminalitas. Para criminal profiler ini biasanya sering berhadapan dengan berbagai macam kasus kriminalitas sehingga mereka pun dapat memberikan kesimpulan atau memberikan suatu gambaran tentang sifat-sifat, kecenderung atau kebiasaan, jenis kelamin, status sosio-ekonomi dan sebagainya dari pelaku tindakan kejahatan.

Nah, para criminal profiler ini memiliki tugas yaitu menyusun profil kriminal dari pelaku kejahatan. Dalam Ilmu Psikologi, penyusunan profil kriminal adalah usaha menyimpulkan ciri-ciri deskriptif dari pelaku kejahatan yang belum atau tidak teridentifikas dengan menggunakan prinsip-prinsip ilmu psikologi dan perilaku manusia.

Para criminal profiler ini hadir karena memiliki tiga tujuan utama yaitu untuk menyediakan penegakan hukum data hasil periksaan sosial dan psikologis pelaku, menyediakan penegak hukum evaluasi psikologis pelaku kejahatan dan memberikan saran dan strategi untuk proses wawancara dengan pelaku.

Nah, kalau kamu ingin bekerja menjadi seoang criminal profiler pada suatu badan pemerintahan, kamu bisa, lho, mempelajari hal ini lebih lanjut pada Jurusan Psikologi. Biasanya, mata kuliah dari Jurusan Psikologi yang mempelajari hal ini ialah Psikologi forensik.

4. Ahli forensik

ahli forensik

Kalau psikologi forensik biasanya berhubungan dengan “membelah” kepribadian dari seorang pelaku kejahatan, kalau ahli forensik ini nggak biasa dengan mencaritahu kepribadian seseorang melainkan memeriksa tubuh jenazah untuk mengetahui apa penyebab kematian dari jenazah tersebut.

Well, ahli forensik nggak selalu berhubungan dengan kejahatan, kok. Para ahli forensik ini pun sering memeriksa jenazah dari korban-korban bencana alam. Namun, para ahli forensik ini lebih sering memeriksa jenazah dari korban kejahatan.

Nah, kalau kamu penasaran tentang pekerjaan ini dan ingin bekerja menjadi seorang ahli forensik, kamu bisa kok mempelajari ilmu ini. Biasanya, para ahli forensik berkuliah terlebih dahulu di Jurusan Kedokteran. Setelah lulus dan meraih gelar sarjana, para dokter-dokter ini melanjutkan studinya ke program magister dengan mengambil Jurusan Kedokteran spesialis forensik.

Para ahli forensik ini nggak selalu memeriksa jenazah, kok. Mereka pun sering memeriksa korban kejahatan yang masih hidup. Misalnya, nih, seseorang mengaku bahwa dirinya dipukul dibagian kepala oleh seseorang yang dituduhnya. Nah, untuk memperkuat tuduhan tersebut, para ahli forensik harus menunjukkan bukti bahwa orang tersebut telah dipukul di kepala. Hmm… Apakah menurutmu pekerjaan yang satu ini cukup menarik, gaes?

5. Kriminolog

Sering dengar kata “Kriminolog”, gaes? Well, kriminolog ini ialah orang-orang yang mempelajari dan paham tentang ilmu tentang kriminologi. Biasanya, para kriminolog ini sering muncul untuk ditanyakan tentang pandangan mereka atas suatu tindakan kejahatan yang terjadi. Hal yang ditanyakan biasanya dimulai dari apa penyebab orang tersebut melakukan kejahatan, apa dampak yang ditimbulkan, mencari cara untuk mengelola perilaku kejahatan tersebut agar nggak terjadi lagi dan sebagainya.

Kalau kamu ingin bekerja menjadi seorang  kriminolog, kamu bisa banget mengambil Jurusan Kriminologi. Dengan masuk ke jurusan yang satu ini, kamu akan terbiasa melihat suatu tindakan kriminalitas dari kacamata sosial.

***

Wah, ternyata pekerjaan-pekerjaan yang ada di film serial kriminal beneran ada, ya. Selain itu, ada banyak pilihan lagi buat kamu-kamu yang tertarik untuk bekerja dalam mengurangi atau menganalisa suatu tindakan kriminalitas. Jadi, bagaimana, nih, gaes? Apakah kamu tertarik untuk memiliki satu profesi dari kelima profesi di atas?

Baca juga:

(Sumber gambar: authorjenniferchase.com, workingmother.com, videoblocks.com)

LATEST COMMENT
Genius Revanza | 17 jam yang lalu

Wahhhh bagus ni kak artikel nya next sma sama smk kak hehe

5 Kemampuan yang Sama-Sama Dimiliki Anak IPA dan IPS
Khusnul Khotimah Hamzah | 5 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©