9 Prospek Kerja Terbaik Untuk Lulusan Jurusan Usaha Perjalanan Wisata

Menurut Badan Pusat Statistik, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia naik 12,58% sepanjang 2018, yaitu mencapai 15,81 juta orang. Artinya bisnis perjalanan wisata di Indonesia sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai “mesin penghasil uang”.

Honestly, Pendidikan Pariwisata bisa dikatakan masih sangat baru di Indonesia. Sebab, ilmu pariwisata baru diakui secara resmi sebagai ilmu mandiri pada tahun 2008. Jauh sangat baru dibandingkan dengan ilmu-ilmu lainnya bukan? Bahkan lulusan pendidikan pariwisata di Indonesia masih terbilang sedikit, teruma para lulusan di jurusan Usaha Perjalanan Wisata

Meskipun begitu, jurusan ini juga memiliki prospek yang sangat bagus ke depannya, lho. Nah, untuk itu, bagi sahabat yang tertarik untuk berkuliah di jurusan Usaha Perjalanan Wisata atau sedang berkuliah di jurusan ini. Yuk, cari tahu informasi mengenai prospek kerja dan karier untuk para lulusan jurusan Usaha Perjalanan Wisata ke depannya berikut ini.

1. Tour Leader (inbound dan outbound)

Profesi yang pertama tentu saja adalah menjadi Tour Leader. Seorang Tour Leader atau Manajer Tur adalah orang yang membimbing dan memimpin rombongan (baik itu rombongan besar dan kecil) dari awal hingga akhir tour. Jadi, nggak cuma di kota-kota tertentu saja.

Dia juga mengatur agar tour berjalan dengan lancar—mulai dari morning call, on time schedule dengan menyesuaikan kondisi yang ada pada saat tour berlangsung dengan planning yang telah direncanakan, sampai tiba di hotel setelah tour pada malam harinya.

Well, salah satu indikasi dalam kesuksesan sebuah kegiatan wisata berada pada seorang Tour Leader karena dia yang selalu berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung dengan peserta wisata—termasuk memastikan bahwa peserta tour semua dalam keadaan baik dan sehat.

2. Tour Guide

Fyi, Tour Leader dan Tour Guide ini adalah dua profesi yang berbeda, ya, gaes. Tour Guide lebih kamu kenal sebagai  Pemandu Tur atau Pemandu Wisata, gaes. Tugas dari seorang Tour Guide adalah memberikan bantuan, informasi dan interpretasi warisan budaya, sejarah serta kontemporer kepada pengunjung/wisatawan/peserta tur di tempat-tempat bersejarah, museum, keagamaan, pendidikan dan tempat penting lainnya.

Intinya, Tour Guide cuma menjelaskan dan memaparkan seluk beluk dari kota tertentu aja. Misalnya, Tour Guide untuk kota Bali. Dia bertanggung jawab akan apa yang dijelaskan dan dipaparkan mengenai kota Bali (sejarah, keadaan kota, transportasi, budaya, adat dan kebiasaan, dan lain-lain) kepada peserta.

Seorang Tour Guide bisa menambahkan penjelasan-penjelasan mengenai destinasi lain di luar kota Bali. Itu sifatnya cuma additional aja soalnya Tour Guide harus memiliki lisensi dari dinas pariwisata setempat.

3. Travel Agent

Agen perjalanan wisata atau yang lebih familiar dengan Travel Agent merupakan badan usaha yang menyelenggarakan jasa pemesanan sarana wisata dan pengurusan dokumen, gaes.

Agen perjalanan ini biasanya sebagai perantara di dalam menjual dan mengurus orang-orang yang berencana melakukan perjalanan atau liburan. Mereka juga bisa menawarkan saran tentang ke mana harus pergi, tempat tujuan wisata, acara dan kebutuhan suatu perjalanan kepada para pelanggannya.

Singkatnya, Travel Agent itu nggak memiliki produk. Mereka cuma menjual produk usaha lain misalnya hotel, restoran, penerbangan, paket wisata, dan sebagainya.

4. Tour Agent/Tour Operator

Menurut Undang-Undang Nomor 9 tahun 1990, pasal 12 disebutkan bahwa Tour Agent atau Biro Perjalanan Wisata (BPW) merupakan usaha penyedia jasa perecanaan dan atau jasa pelayanan dan penyelenggara wisata.

Dalam prakteknya di dunia bisnis, BPW menggabungkan semua unsur dalam pelaksanaan wisata. Mulai dari hotel, transportasi, akomodasi, kunjungan ke berbagai destinasi wisata, pemandu wisata (Tour Guide) serta unsur-unsur lainnya yang dikemas dalam bentuk paket wisata atau paket tour—yang mana nantinya produk ini akan ditawarkan kepada para wisatawan. Jadi, Tour Agent menyediakan layanan jauh lebih rinci yang dibutuhkan wisatawan selama kunjungan wisata.

5. Konsultan Pariwisata

Sesuai dengan namanya, Konsultan Pariwisata bertugas untuk menyediakan sarana dan rekomendasi mengenai studi kelayakan, perencanaan, pengelolaan usaha, penelitian, serta pemasaran di bidang kepariwisataan.

Seorang Konsultan Pariwisata adalah perwakilan dari perusahaan, sehingga dia juga memiliki tugas untuk membawa citra perusahaan yang positif kepada para pelanggan.

6. Bekerja di perusahaan MICE

Yaps! Bidang MICE, tuh, sekarang lagi jadi bidang yang berkembang (dan lagi berusaha dikembangin) banget di Indonesia. MICE sendiri merupakan singkatan dari Meeting, Incentive, Convention, Exhibition, yang nggak lain dan tak bukan adalah jenis-jenis kegiatan yang tanpa kamu sadari, berkaitan erat sama industri pariwisata.

As you know, di Indonesia MICE emang berada di bawah penanganan Kementerian Pariwisata. Karena gampangnya gini. MICE ini merupakan bidang event management yang lebih fokus sama event-event yang mewadahi pertemuan atau perkumpulan banyak orang berskala besar, untuk kemudian mencapai satu kepentingan bersama. Kalau event skala besar ini diadakan di sebuah negara dan mengundang banyak tamu atau partisipan, tentu pariwisatanya juga yang jadi berkembang, dong?

7. Bekerja di Event Organizer (EO)

Hampir mirip dengan profesi sebelumnya. Lulusan jurusan ini bisa bekerja di bidang EO. Dia harus bisa menyelenggarakan event, baik itu event personal, event sport, atau yang lainnya.

Kemudian, dia juga harus bisa menyusun kegiatan pemasaran, mengelola keuangan, mengatisipasi risiko yang ada serta mengevaluasi event.

8. Bekerja di industri penerbangan

Hah? Lulusan Usaha Perjalanan Wisata bisa bekerja di industri penerbangan, nggak salah tuh? Ya, nggak dong!

Biasanya, yang lulusan dari jurusan ini akan ditempakan di bagian Ticketing Supervisor, gaes. Seorang Ticketing Supervisor bertugas untuk menyampaikan semua informasi pelayanan penerbangan dengan membaca sistem yang sudah ada, baik dari komputer ataupun secara manual kepada konsumen.

Dia juga bertugas untuk mencatat dan membuat permintaan konsumen dalam Passenger Name Record (PNR), menghitung harga tiket (termasuk pajak, asuransi dan biaya lainnya), serta membuat pencatatan untuk setiap tiket yang keluar.

Nggak cuma sebagai Ticketing Supervisor. Lulusan jurusan ini juga bisa bekerja sebagai Staff Penerbangan, gaes—dimana tugasnya adalah menangani semua alur penumpang, bagasi serta cargo yang dimulai dari proses reservasi penumpang hingga penumpang tiba di terminal kedatangan bandara.

9. Bekerja di instansi pemerintah

Potensi bekerja dalam institusi pemerintahan memang tergolong kecil. Tapi masih cukup terbuka lebar, kok. Mengingat sekarang sudah banyak bermunculan berbagai objek wisata baru maupun yang tengah dimaksimalkan, sehingga sangat memungkinkaan kamu bisa bekerja di kementerian pariwisata.

Selain itu, lulusan Usaha Perjalanan Wisata bisa, lho, bekerja bersama dinas pariwisata setempat untuk meriset dan membangun suatu wilayah menjadi kawasan wisata yang memiliki nilai keuntungan yang tinggi bagi masyarakat sekitar dan pemerintah. Di sana, kamu berhak mengusulkan ide-ide kreatifmu untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia. Keren, ‘kan?

***

Itulah beberapa profesi di jurusan Usaha Perjalanan Wisata. Ternyata banyak banget, ya, jenis profesinya?

Anyway, kalau kamu masih duduk di bangku sekolah dan sedang mempertimbangkan untuk berkarier di bidang pariwisata, pastinya kamu harus memilih jurusan Pariwisata dan kampus yang mendukung, dong. Setelah melalui pertimbangan yang panjang dalam memilah-milih kampus, mungkin kamu masih kebingungan untuk menentukan mana yang paling tepat dan bermanfaat untuk kariermu di dunia pariwisata. Apalagi, kampus yang menyediakan jurusan Usaha Perjalanan Wisata ini terbilang sedikit alias masih bisa dihitung dengan jari.

Eittss… tapi, kamu nggak usah khawatir, gaes! Kalau ingin mencari kampus terbaik yang menyediakan jurusan ini, Politeknik Sahid (Pariwisata) adalah salah satu perguruan tinggi swasta terbaik yang menyediakan jurusan Usaha Perjalanan Wisata yang sudah terakreditasi Sangat Baik (A) oleh BAN PT  yang bisa kamu jadikan sebagai pertimbangan. Mau tau kenapa?

Politeknik Sahid menyediakan berbagai program studi diploma dalam jurusan Usaha Perjalanan Wisata sesuai dengan kebutuhan kamu. Trus, kamu dijamin nggak akan bosen selama mengikuti perkuliahan Usaha Perjalanan Wisata di Politeknik Sahid karena hari-hari kuliahmu akan banyak mengunjungi dan menjelajahi berbagai wisata alam untuk riset wisata, bahkan kunjungan ke tempat-tempat seru mulai dari TAMASYA overland (Thailand, Malaysia, Singapura) dan Jawa Bali overland untuk memperkaya pengetahuan kamu mengenai luasnya potensi wisata yang bisa dikembangkan selain kekayaan alam. Woww!

Kuliah di Politeknik Sahid juga memudahkan kamu dalam membangun karier di bidang hospitality, lho. Soalnya, Politeknik Sahid bekerja sama dengan pelaku industri hospitality tanah air maupun multinasional.

Yang lebih serunya lagi, Politeknik Sahid menerapkan program kuliah sambil bekerja atau program WBL (Work, Based, Learning) dan program LED (Leadership, Entrepreneurship, Development). Program ini adalah program dimana kamu diberi kesempatan untuk bekerja dan menghasilkan uang selama berkuliah. Peluang magang mahasiswa pun nggak hanya tersebar untuk ke berbagai daerah di Indonesia, tapi juga bisa ke luar negeri!

Kalau kamu tertarik, buruan klik tautan di bawah ini untuk bergabung menjadi Sahidian dan mengejar cita-cita kamu sebagai profesional di bidang pariwisata, khususnya di jurusan Usaha Perjalanan Pariwisata.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: caaneo.on.ca, getyourguide.com, boardgamegeek.com, micetalk.com, work-here.jetblue.com)

LATEST COMMENT
Fatimah Ibtisam | 2 hari yang lalu

Hai Muhammad Hafidz, yang bisa mendaftar adalah lulusan jurusan IPA dan SMK dengan kejuruan yang sejalan. Untuk mengetahui dengan pasti, kamu bisa menanyakan pada BINUS UNIVERSITY.

Bedah Faculty of Engineering BINUS UNVERSITY
ALEX ALZAM, S.Kom, M.Kom | 2 hari yang lalu

- Universitas Amikom Yogyakarta - Universitas Gadjah mada - UPN VETERAN - UII

Serba-Serbi Jurusan Cyber Security: Dari Mata Kuliah Hingga Prospek Karier
Navi | 2 hari yang lalu

Halo kak, kalau anak IPA lintas jurusan ke sastra inggris atau ilmu komunikasi nilai yang dilihat yg mana aja ya? Soalnya saya ga punya nilai sosiologi, ekonomi, dan geografi. Terima kasih.

Lintas Jurusan pada SNMPTN, Bolehkah?
Muhammad Hafidz | 3 hari yang lalu

Jadi lulusan Multimedia seperti saya ga bisa daftar jurusan Computer Engineering?

Bedah Faculty of Engineering BINUS UNVERSITY
Elza Aulia | 6 hari yang lalu

Semoga ya Allah saya menjadi pilot dan bisa membanggakan orang tua saya aminnnn

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1