9 Ragam Profesi untuk Lulusan Akuntansi

Akuntansi merupakan salah satu program studi paling populer dan banyak dipilih oleh calon mahasiswa. Pastinya belajar Akuntansi akan erat hubungannya dengan hitung-hitungan, gaes.

Ngomong-ngomong masalah program studi Akuntansi. Sebagian besar orang masih berpandangan bahwa mahasiswa dari program studi Akuntansi di berbagai universitas pasti berkarier sebagai Akuntan. Nyatanya, lulusan Akuntansi dibutuhkan oleh banyak jenis perusahaan.

Well, meskipun sepintas lingkupnya terlihat sempit dan sama-sama bermain dengan angka, namun jangan salah, nih! Ternyata lulusan Akuntansi memiliki prospek kerja yang beragam dengan lingkup yang sangat bervariasi di berbagai industri—mulai dari lembaga pemerintah, perusahaan startup, lokal, hingga multinasional.

Buat kalian yang merupakan mahasiswa atau tertarik masuk program studi Akuntansi. Yuk, cari tahu ragam profesi untuk lulusan Akuntansi di bawah berikut ini!

1. Akuntan 

Yap! Sudah bukan rahasia umum lagi, ‘kan, kalau kebanyakan mahaiswa lulusan Akuntansi berpikiran bahwa prospek karier yang akan mereka jalani setelah lulus dari bangku kuliah adalah menjadi seorang Akuntan. 

Anyway, profesi Akuntan itu ada banyak macamnya, lho! Pertama, ada Akuntan Publik, bertugas memeriksa laporan keuangan, memberikan konsultasi keuangan, penghitungan pajak, maupun jasa pembuatan laporan keuangan. Kemudian, Akuntan Forensik merupakan salah satu profesi yang sangat strategis, terutama untuk menangani kecurangan dan korupsi di sektor bisnis maupun publik.

Ada juga profesi Akuntan Pendidik. Dari namanya saja, kalian pasti sudah pada tahu kalau profesi yang satu ini sangat lekat kaitannya dengan profesi dosen—yang banyak melakukan penelitian dan pengembangan di bidang Akuntansi. Terakhir adalah Akuntan Pemerintah, yaitu Akuntan yang bekerja di institusi pemerintahan.

Pada dasarnya, profesi seorang Akuntan (baik di industri jasa seperti Kantor Akuntan Publik atau di industri lain) selalu berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan. Kalau kamu masih penasaran sama seluk-beluk profesi ini, baca informasi lengkapnya di sini, ya, gaes: Profesiku: Akuntan, Vanny Yudhawati.

2. Auditor 

Selain menjadi Akuntan, Auditor merupakan profesi yang paling umum selanjutya buat mahasiswa yang kuliah di program studi Akuntansi. Uumnya, seorang Auditor bertugas untuk mengecek kewajaran dari suatu laporan keuangan.

Sama seperti profesi Akuntan, Auditor terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Internal Auditor: Auditor yang bekerja pada perusahaan tertentu
  • Eksternal Auditor: Auditor yang bekerja pada perusahaan yang menyediakan jasa audit independen

Sebenarnya, dua jenis profesi ini memiliki persamaan—yaitu untuk memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan sudah sesuai dengan standar akuntansi keuangan. Yang membedakan hanyalah hasil akhir dari auditnya.

Kalau Internal Auditor akan memberikan saran perbaikan kepada pihak manajemen mengenai tingkat kepatuhan operasional perusahaan terhadap sistem pengendalian intern-nya dan departemen keuangannnya. Sedangkan, Eksternal Auditor bertugas memberikan opini atas laporan keuangan perusahaan tersebut wajar atau nggak wajar.

Well, Auditor adalah jenis profesi yang sangat cocok buat kalian yang suka berpikiran kritis karena di sini kalian akan dituntut untuk "mencari-cari" kesalahan dari sebuah laporan keuangan.

3. Konsultan Bisnis 

Sama hal nya dengan dunia ekonomi yang berkaitan erat dengan keuangan, akuntansi juga mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia bisnis, lho. Akuntansi akan memberikan berbagai informasi serta jawaban yang berkaitan dengan segala macam kegiatan keuangan pada suatu bisnis—dimana informasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh para manajerial di dalam suatu perusahaan.

Berbicara mengenai bisnis, tentu kamu pernah mendengar istilah Business Consultant bukan? Business Consultant atau yang lebih dikenal dengan sebutan Konsultan Bisnis merupakan salah satu profesi dalam dunia bisnis yang cukup digemari.

Dari namanya saja, kalian pasti bisa mengetahui, tugas seorang Konsultan Bisnis adalah memberikan jasa konsultasi bisnis kepada suatu organisasi atau lembaga perusahaan. Dia juga bertugas mengidentifikasi masalah-masalah bisnis yang ada dan memberikan solusinya, membuat perencanaan bisnis serta mampu melihat berbagai peluang bisnis yang ada.

4. Financial Analyst

Jasa seorang Financial Analyst a.k.a Analis Keuangan  sangat dibutuhkan, baik itu perorangan maupun perusahaan. Kemampuan yang harus dimiliki Analis Keuangan nggak cuma sekedar memeriksa angka saja, lho, gaes.

Dia juga harus pandai dalam membaca data dan mengambil keputusan terkait masalah keuangan. Kenapa demikian?

Sebab, seorang Analis Keuangan akan memberikan identifikasi, prediksi dan kecenderungan sebuah bisnis serta memberikan solusi untuk mengurangi resiko bisnis. Dia akan menggunakan laporan keuangan untuk meramalkan kondisi keuangan dan menilai kemampuan sebuah perusahaan di masa yang akan datang.

5. Konsultan Pajak 

Perpajakan merupakan salah satu cabang peminatan dalam program studi Akuntansi. Nah, kalau kalian nantinya akan memilih peminatan yang satu ini, tentunya kalian bisa menempuh karier yang berkaitan dengan pajak. Salah satu di antaranya adalah Konsultan Pajak.

Tugas dari Konsultan Pajak yaitu untuk memberikan jasa konsultasi terkait perpajakan. Dan pihak yang menerima konsultasi tak lain dan tak bukan adalah para wajib pajak—yang akan melaksanakan kewajibannya untuk membayar pajak sesuai aturan undang-undang.

Fyi, untuk bisa bekerja sebagai seorang Konsultan Pajak, kalian perlu melalui Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) terlebih dahulu. Ujian ini diselenggarakan oleh Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.

 6. Credit Analyst

Dalam industri perbankan atau pembiayaan (penyedia kredit), biasanya membutuhan seorang Credit Analyst atau Analis Kredit . Tugas seorang Credit Analyst yaitu mengukur kemampuan calon pencari kredit dalam membayar cicilan dan bunga per bulannya.

Dia juga bertugas untuk menilai, mengevaluasi, dan mengusulkan nominal pinjaman yang bisa diberikan oleh bank atau perusahaan pembiayaan kepada calon debitur.

Well, keberadaan dia dalam suatu perusahaan sangatlah vital. Bisa kalian bayangkan bagaimana jika bank atau perusahaan penyedia kredit nggak memiliki Credit Analyst atau kemampuan Credit Analyst-nya abal-abal? Bisa jadi dalam waktu yang nggak lama, bank dan perusahaan tersebut akan kebobolan dan akhirnya colaps, deh.

7. Bekerja di bagian keuangan (finance)

Lulusan program studi Akuntansi juga bisa bekerja di bagian keuangan—baik itu perusahaan milik perorangan ataupun di intansi pemerintahan. Bagian keuangan juga menjadi tim yang penting dalam unit kerja dalam suatu perusahaan.

Karena peran bagian keuangan adalah mengatur segala urusan keuangan yang menyangkut perusahaan. Mulai dari pencatatan transaksi, mengelola pemasukan dan alur kas serta melakukan kegiatan akuntansi termasuk pembayaran.

Nah, buat kalian yang mau berkarier sebagai bagian keuangan di pemerintahan. Beberapa instansi yang bisa kalian coba adalah Direktorat Jenderal Pajak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Otoritas Jasa Keunagan (OJK) atau Bank Indonesia (BI).

Psstt… untuk menjadi bagian di tim keuangan, kalian harus memiliki ketelitian yang tinggi, gaes. Selain itu, kalian juga harus senang bermain dengan angka serta menguasai ilmu ekonomi dan ilmu akuntansi tentunya.

8. Tenaga Pendidik

Kalian punya jiwa mengajar yang tinggi, tapi tertarik dengan ilmu akuntansi? Tenang! Kalian juga bisa, lho, menjadi tenaga pendidik—seperti dosen ataupun pembawa materi pelatihan seputar akuntansi dan keuangan.

Sebagai Tenaga Pendidik, tugas utama yang harus dijalani yaitu untuk menyampaikan materi pelatihan kepada mahasiswa dan tamu seminar. Selain itu, tenaga pendidik juga bisa berperan sebagai konsultan terkait isu dan masalah ekonomi yang sedang berkembang.

9. Wirausaha

Last but not least, mahasiswa lulusan program studi Akuntansi cukup fleksibel untuk bisa masuk ke berbagai bidang usaha, lho. Karena saat di bangku kuliah, mereka banyak mempelajari mata kuliah tentang pengembangan bisnis, nggak menutup kemungkinan lulusan Akuntansi bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri a.k.a menjadi Wirausaha.

Ilmu-ilmu dasar seputar pengembangan bisnis—seperti strategi pemasaran, komunikasi, hingga tata cara pengelolaan usaha, bisa kalian terapkan saat memulai membangun bisnis milik pribadi. Ditambah lagi, kalau kalian memiliki kemampuan dalam hal pembukuan yang mumpuni, pasti seluruh pemasukan dan pengeluaran bisnis kalian bisa tercatat dengan baik.

***

Nah, itulah ragam profesi yang menjanjikan untuk mahaiswa lulusan program studi Akuntansi. Jadi, gimana? Apakah kalian sudah menentukan ingin berkarier di bidang apa?

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: leverageedu.com, thebalancecareers.com, trepup.com, quora.com, jis.gov.jm)

LATEST COMMENT
Ekky Lampassa | 5 jam yang lalu

Jurusan IPA bisa masuk kriminologi ga kak?

Jurusanku: Kriminologi Universitas Indonesia, Vania Nabilla Aditiarini
Fatimah Ibtisam | 2 hari yang lalu

Bisa Karen. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa cek syarat peserta SNMPTN untuk prodi HI di PTN yang dituju.

Lintas Jurusan pada SNMPTN, Bolehkah?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©