Menu

5 Kemampuan Kemampuan Komputer yang Harus Kamu Miliki Sebelum Masuk Kuliah

Di tahun terakhir SMA, apa aja, sih, hal-hal yang kamu persiapkan untuk masuk kuliah? Dua hal yang paling standar adalah persiapan menembus ujian masuk universitas, dan biaya kuliah. Iya, dua hal itu memang penting, tetapi sembari mempersiapkan dua faktor besar tersebut, nggak ada salahnya kamu juga mempersiapkan hal-hal pendukung lainnya.

Salah satunya adalah kemampuan komputer.

Kemampuan komputer dasar memang bukan syarat wajib jadi mahasiswa, tapi kalau kamu sudah menguasainya sejak SMA, transisi kamu jadi mahasiswa akan jauh lebih mulus.
Berikut beberapa kemampuan yang paling dasar dan paling wajib!

1. Kemampuan mengetik

Selama kuliah, kamu bakal mengetik BANYAK sekali hal, mulai dari materi kuliah, laporan praktikum, sampai tugas makalah yang selalu menumpuk setiap minggu.

Apalagi kadang kamu harus multitasking di komputer. Misalnya, mengetik makalah, sambil riset Internet, sambil kirim-kirim email untuk urusan keorganisasian. Bisa keriting, deh, jari kamu.

Alhasil, kemampuan mengetik dengan cepat dan akurat tuh penting banget, karena semakin lama kamu berkutat dengan keyboard, semakin lama tugas kamu selesai.

Selain sering-sering mengetik, nggak ada salahnya kamu juga beli program software latihan mengetik. Pahami home keys, keyboard shortcuts, dan keystrokes yang tepat, supaya kecepatan dan akurasi kamu saat mengetik meningkat.

2. Kemampuan etiket online

Saat kuliah, kamu akan harus sering berkomunikasi lewat email, forum online dan media sosial. Nggak hanya dengan teman, tetapi juga dengan senior, anggota organisasi, bahkan dosen dan rektorat.

Makanya, kamu harus paham etiket saat berkomunikasi online, karena hal ini cukup penting bagi kamu sebagai mahasiswa. Kalau kamu cuma terbiasa chatting atau email-emailan dengan teman sebaya, bisa jadi kamu nggak paham etika berkomunikasi dengan dosen, sehingga pada akhirnya kamu jadi disebelin. Gaya tulisan untuk menghubungi dosen HARUS dibedakan dengan gaya tulisan untuk chatting dengan teman, lho.

Ada beberapa aturan standar yang harus kamu pegang, dan bisa kamu baca dengan lengkap di sini.

Coba, deh, dari sekarang, mulai iseng-iseng latihan membuat draft email yang pura-puranya akan dikirim ke dosen kamu, dengan tata bahasa dan tanda baca yang benar. Gunakan nada yang profesional, dan jangan gunakan emoticon atau emoji.

Selain itu, saat menggunakan media sosial, jangan pernah nge-post apapun yang bisa merusak reputasi kamu. Sebagai patokan, setiap sebelum nge-post, bayangkan post tersebut dilihat oleh nenek atau dosen kamu. Kamu bakal malu nggak? Kalau iya, mending jangan post, deh. Juga jangan berantem, menjelek-jelekkan orang lain, atau sering menebarkan opini negatif yang nggak konstruktif di medsos.

3. Dasar-dasar program Microsoft Office

Apapun jurusan kuliah kamu nanti, kamu bakal harus paham cara menggunakan program word processor, program spreadsheet, dan program presentasi.

Walaupun sekarang ada segambreng pilihan, software yang paling banyak digunakan adalah Microsoft Office. Jadi kuasailah software tersebut, khususnya Microsoft Word, Powerpoint, dan Excel.

Lagipula, kalau kamu menguasai Microsoft Office, kamu bakal gampang mempelajari Google Drive atau OpenOffice karena prinsip-prinsip dasarnya sama.

Cara belajar dasar-dasar Microsoft Office nggak susah, kok. Pertama, sisihkan waktu satu jam untuk mengklik SEMUA menu di program Microsoft Office yang ingin kamu pelajari, lalu bereksperimenlah dengan fungsi-fungsi tombol yang ada.

Kedua, sering-sering latihan, sob! Sebagai contoh, nih, jangan gunakan Microsoft Word untuk membuat makalah saja, tetapi juga rangkuman belajar, misalnya, meskipun nggak disuruh oleh guru kamu.

Contoh lainnya, kalau kamu harus menghitung angka untuk PR Matematika atau Fisika, jangan gunakan kalkulator biasa, tetapi gunakan fungsi-fungsi di tabel Microsoft Excel. Trus, kalau kamu perlu membuat laporan tugas, coba buat dengan Microsoft Powerpoint.

4. Kemampuan riset online

Salah satu kunci sukses jadi mahasiswa adalah paham cara melakukan riset menggunakan internet dengan baik dan benar.

Misalnya, kalau kamu tahu cara memaksimalkan  fungsi search engine, kamu bakal bisa menemukan referensi yang kamu cari dengan tepat dan jauh lebih cepat. Baca tips-tipsnya di sini.

Trus, kalau kamu tahu cara menelaah dan mengolah referensi yang kamu dapatkan secara online (ingat, mengolah referensi artinya bukan copas, ya! Itu namanya plagiat a.k.a. nyontek!), kamu bakal sangat terbantu untuk membuat tugas makalah yang bagus.

Jangan lupa, pastikan segala materi dan informasi yang kamu dapatkan di Internet kredibel, alias dapat dipercaya. Ingat, nggak semua informasi di Internet itu tepat, lho. Ada yang salah, nggak terbukti, bahkan hoax. Untuk ini, kamu bisa gunakan software Google Scholar, atau cek domain name halaman situsnya. Situs yang akhiran alamatnya adalah .gov, .org dan .edu biasanya lebih terpercaya.

5. Kesadaran privasi dan sekuriti

Saat kuliah, frekuensi penggunaaan komputer dan Internet kamu akan meningkat tajam, termasuk menggunakan komputer milik bersama, misalnya komputer perpustakaan atau laptop teman.

Nah, dari sekarang, kamu harus ingat untuk mempraktekkan privacy di komputer dan internet setiap saat. Misalnya, jangan sembarangan memasukkan data sensitif seperti alamat, nomor telepon, nomor identitas, nama sekolah kamu, apalagi nomor kartu kredit orangtua. Lihat-lihat situsnya—tampak terpercaya, nggak? Lalu, kalau kamu mau membuat akun medsos, forum, atau game, baca syarat dan ketentuan yang mereka ajukan. Jangan asal setuju-setuju aja.

Dan yang paling penting, kalau kamu menggunakan komputer bersama, jangan lupa untuk logout dari segala akun kamu, kalau sudah selesai.

Kamu WAJIB tahu, apa saja informasi pribadi yang bisa tersebar di internet. Zaman sekarang, cybercrime udah sangat umum, lho. Akun Internet kamu bisa ke-hack, trus uang di rekening tabung kamu tau-tau hilang semua. Bisa banget, lho!

Sebagai tambahan, kalau membuat password, buatlah password yang unik bin rumit, dan gantilah secara berkala.

Jangan merasa repot dan ribet ya, untuk selalu “berjaga-jaga” seperti ini. Ini bukan sikap parno, kok, tetapi sikap yang memang kamu perlukan untuk membangun kebiasaan baik untuk seumur hidup.

***

Coba latih skills di atas dari sekarang ya, sob!

Baca juga:

(sumber gambar: products.office.com, dallasnews.com, ddshosting.com, uwm.edu, douglasishere.com, pbs.org)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©