Menu

Serba-Serbi Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri Barat (SMMPTN Barat)

Kalau Universitas Indonesia punya SIMAK dan Universitas Gadjah Mada punya UTUL, maka perguruan tinggi negeri yang berada di daerah barat Indonesia—khususnya Sumatera—juga punya seleksi mandirinya sendiri yaitu SMMPTN Barat.

Yap. Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri Barat atau yang biasa disingkat SMMPTN Barat adalah ujian mandiri bersama yang diselenggarakan oleh PTN-PTN yang berada di wilayah BKS Barat. Terlihat mirip dengan SBMPTN? Memang. Penyelenggaraan seleksi SMMPTN mengadopsi pola yang dilakukan pada jalur SBMPTN yaitu berdasar hasil ujian tulis berbasis cetak (UTBC) atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan yang dilakukan secara bersama dibawah koordinasi panitia SMM PTN-BARAT.

Tertarik untuk mengikuti seleksi mandiri ini? Berikut persyaratan lengkapnya:

  1. Pendaftaran
    1. Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C, harus memiliki ijazah.
    2. Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2018, telah memiliki Surat Keterangan Lulus yang memuat sekurang-kurangnya informasi jati diri, pas foto yang bersangkutan, serta dibubuhi cap yang sah.
    3. Peserta seleksi dalam kondisi kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran pada program studinya.
    4. Ijazah adalah 3 tahun terakhir 2016, 2017, dan 2018 kecuali untuk UMRAH, Unja, UPR, dan Unimal tahun ijazah 5 tahun yaitu 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2018 dan Paket C maksimal umur 25 tahun. Khusus untuk Institut Seni Budaya Indonesia Aceh (ISBI), tahun ijazah 10 tahun terakhir atau tidak lewat dari tahun ijazah 2009.
    5. Ujian TOEFL dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2018 bagi peserta yang memilih Program Studi Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas.
  2. Penerimaan

Peserta seleksi lulus pendidikan menengah, lulus SMM PTN-BARAT 2018, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh masing-masing PTN penerima, termasuk besaran nilai UKT dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang besarnya dapat dilihat pada website perguruan tinggi masing-masing.

Untuk saat ini, SMMPTN memang belum memiliki opsi jenis Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) seperti SBMPTN, meski begitu SMMPTN tetap memiliki 3 kelompok ujian yang terddiri dari Saintek, Soshum, dan IPC.

Kelompok ujian Saintek memiliki materi ujian yang terdiri dari TKPA dan TKD Saintek (Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.). Kelompok ujian Soshum memiliki materi ujian yang terdiri dari TKPA dan TKD Soshum (Sosiologi, Sejarah, Geografi dan Ekonomi. Sementara untuk kelompok ujian IPC memiliki materi ujian yang merupakan gabungan dari TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Oh ya, SMMPTN juga mengadakan Ujian Keterampilan dan ujian TOEFL (khusus peserta yang memilih Program Studi Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas). Ketentuannya adalah sebagai berikut:

  1. Ujian keterampilan seni rupa dengan mata tes menggambar, tes pengetahuan dan wawasan seni rupa.
  2. Ujian keterampilan seni tari dengan mata tes tari bentuk, tes kreatifitas tari, tes imitasi gerak, serta tes pengetahuan dan wawasan seni tari (dalam bentuk wawancara)
  3. Ujian keterampilan seni musik dengan mata tes musikalitas, tes praktek instrumen, serta tes pengetahuan dan wawasan seni musik (dalam bentuk wawancara)
  4. Ujian keterampilan seni drama/teater dengan mata tes praktek monolog, tes praktek pantomim, serta tes pengetahuan dan wawasan seni drama/teater (dalam bentuk wawancara).
  5. Ujian keterampilan olah raga dengan mata tes kesehatan dan tes keterampilan motorik.
  6. Ujian TOEFL bagi peserta yang memilih Program Studi Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 18 Juli 2018.

Terus, gimana dengan pemilihan program studi? Apakah SMMPTN Barat memiliki ketentuan yang sama dengan SBMPTN?

Well, ada beberapa hal yang berbeda nih di bagian pemilihan program studi di SMMPTN Barat dengan SBMPTN. Ketentuan memilih program studi pada SMMPTN Barat adalah sebagai berikut:

  1. Program studi (Prodi) yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan Soshum.
  2. Peserta yang memilih prodi-prodi yang masuk pada kelompok Saintek atau Soshum saja dapat memilih sebanyak-banyak 3 prodi pada satu PTN atau lebih.
  3. Peserta yang memilih prodi-prodi yang masuk kelompok Campuran (Saintek dan Soshum) dapat memilih sebanyak-banyak 4 prodi pada satu PTN atau lebih.
  4. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  5. Peserta diwajibkan untuk memilih prodi pada PTN tempat mengikuti ujian sebagai pilihan pertama.
  6. Bagi yang memilih prodi bidang keolahragaan dan seni diwajibkan mengikuti ujian keterampilan.

Jadi, nggak seperti SBMPTN yang hanya membolehkan peserta memilih maksimal 3 program studi, SMMPTN membolehkan peserta memilih hingga 4 prodi asalkan ia mengikuti ujian kelompok Campuran/IPC. Biaya pendaftaran pun berbeda; jika SBMPTN menetapkan biaya sebesar Rp 200.000,- untuk semua kelompok ujian, maka SMMPTN menetapkan 2 opsi biaya pendaftaran yang berbeda:

  1. Biaya registrasi dan seleksi bagi peserta yang masuk kelompok Saintek atau Soshum (tidak ada materi uji keterampilan) sebesar Rp 300.000,-
  2. Biaya registrasi dan seleksi bagi peserta yang masuk kelompok Campuran dan kelompok Saintek atau Soshum yang ada materi uji keterampilan dan/atau materi TOEFL adalah sebesar Rp 400.000,-

Nah, terus, PTN mana aja sih yang bisa kamu pilih jika ingin mengikuti SMMPTN Barat? Nih, daftar perguruan tinggi negeri yang berpartisipasi dalam SMMPTN Barat:

Siap mengikuti SMMPTN? Berikut adalah jadwal lengkapnya:

  1. Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Juli 2018 dengan waktu sebagai berikut:

jadwal smmptn barat

  1. Ujian Keterampilan akan dilaksanakan pada Rabu s.d. kamis tanggal 18 s.d 19 Juli 2018

Lokasi ujian SMMPTN adalah di PTN pilihan pertama. Jadi, kalau kamu memilih prodi Ilmu Ekonomi Universitas Andalas, Akuntansi Universitas Lampung, dan Manajemen Universitas Syiah Kuala, maka kamu akan melakukan ujian SMMPTN di Universitas Andalas.

Tips Mengikuti SMMPTN Barat

Secara umum, SMMPTN sebenarnya sama dengan SBMPTN, maka itu untuk kamu yang ingin mengikuti SMMPTN kamu juga bisa menerapkan strategi belajar SBMPTN-mu untuk belajar menghadapi SMMPTN.

  1. Pelajari konsep dari materi yang akan diujikan. Jangan terbiasa mempelajari bagaimana caranya ‘mengakali soal’, karena jika soal yang keluar nantinya sama sekali beda dengan yang biasa kamu kerjakan di Try-Out kamu akan kebingungan sendiri, lho. Cek tips belajar mandiri yang efektif untuk menghadapi ujian di sini.
  2. Pastikan prodi yang jadi pilihan pertamamu adalah prodi prioritas. Sesuaikan dengan minat dan kemampuanmu, serta cari info sebanyak-banyaknya mengenai kampus dan jurusan yang akan kamu pilih
  3. Cek lokasi ujian sebelum hari-H! Apalagi, untuk SMMPTN ini lokasi ujian harus merupakan PTN yang menjadi pilihan pertamamu, jangan sampai kamu nggak menyiapkan ini dengan baik dan terburu-buru bahkan terlambat saat hari-H ujian tiba.

Pepatah bilang, banyak jalan menuju Roma ‘kan? Jadi, nggak perlu sedih kalau kamu nggak lolos SBMPTN. Kalau kamu benar-benar ingin masuk PTN, masih banyak kok cara lain untuk bisa masuk PTN idaman—salah satunya, tentu aja SMMPTN ini.

Kalau kamu nggak tertarik masuk PTN pun nggak masalah. Kamu bisa mulai mempersiapkan diri kamu untuk ikut pendaftaran Perguruan Tinggi Swasta, yang pastinya kualitasnya nggak kalah bagus dari PTN. Cek info mengenai jadwal lengkapnya di sini!

 

Psst, nggak lolos SBMPTN alternatifnya nggak melulu ikutan Seleksi Mandiri! Cari tahu juga alternatif lainnya di sini. Semangat!

 

Baca juga:

(sumber gambar: smmptnbarat.id)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©