Aktivitas Gap Year yang Dilakukan Oleh Para Tokoh Dunia

Ada yang udah merencanakan untuk mengambil gap year tahun ini? Kalau ada, hal apa yang ingin kamu lakukan selama satu tahun kedepan, nih?

Tentunya kamu boleh melakukan hal apa aja untuk mengembangkan diri dan kemampuan kamu selama menjalani gap year—selama hal itu bukan cuma leyeh-leyeh seharian di rumah. Itu, sih, namanya kamu hibernasi.

Youthmanual acung cempol banget, lho, sama kamu yang mantap mengambil gap year dan dengan berani mematahkan stigma negatif masyarakat Indonesia mengenai aktivitas satu ini. Agar tujuan gap year kamu dapat tercapai, akan lebih baik jika kamu memilih kegiatan yang relevan dengan tujuan kamu tersebut—atau at least dapat memperkaya diri kamu dengan berbagai soft skill yang nggak kamu dapatkan di bangku sekolah.

Buat nambahin inspirasi kegiatan gap year kamu tahun ini, yuk intip aktivitas gap year yang pernah dilakukan oleh para tokoh dunia di bawah ini.

1. JK Rowling

1

Penulis yang menuai kebekenannya berkat serial Harry Potter ini ternyata sedang dalam masa gap year ketika menulis karya fenomenal tersebut, lho. JK Rowling mengawali gap year-nya dengan mengajar bahasa Inggris di kota Porto, Portugal, yang menginspirasinya untuk menulis chapter “The Mirror of Erised” dari buku pertama Harry Potter di minggu pertamanya tinggal di sana.

2. Hugh Jackman

2

Buat kamu yang ngikutin franchise X-Men, pasti udah familiar banget sama aktor pemeran tokoh Wolverine ini. Semasa sekolah, ia menjalani gap year dengan menjadi asisten pengajar bahasa Inggris di… Inggris. Yup, bahkan Om Hugh sendiri ngerasa heran dengan posisinya saat itu sebagai warga negara Australia malah mengajari penduduk Inggris bahasa ibunya sendiri!

3. Emma Watson

3

Aktris muda berbakat satu ini emang pas banget jadi panutan kita semua, gaes. Alih-alih pergi berkelana, Emma malah menghabiskan satu tahun untuk memperkaya pengetahuannya dengan membaca berbagai buku, khususnya yang bertemakan feminism. Nggak salah, nih, bisa sampai terpilih jadi salah satu ambassador PBB!

4. Malia Obama

4

Bisa dibilang Malia sangat beruntung karena bisa menagtur waktu gap year-nya dengan berbagai kegiatan super seru. Mulai dari magang di Kedutaan Besar AS di Spanyol, sekolah alam di Bolivia dan Peru, sampai mendalami hobinya di salah satu perusahaan produksi film ternama di Hollywood—putri pertama mantan presiden AS ini bisa banget manfaatin gap year-nya dengan aktivitas-aktivitas yang kece lagi berfaedah.

5. Benedict Cumberbatch

5

Pasti banyak dari kamu yang nggak nyangka kalau pemeran Sherlock di serial TV hitz Sherlock Holmes ini pergi “menyendiri” ke sebuah kota kecil bernama Darjeeling di India dan mengajari para biksu Buddha asal Tibet di sana. Menurutnya, pengalaman itu sangat life-changing karena benar-benar membuka matanya tentang dunia.

6. Pangeran William dan Pangeran Harry

6

Penasaran dengan kegiatan apa yang dilakukan dua keturuan kerajaan Inggris ini di masa gap year mereka? Well, baik Pangeran Harry dan Pangeran William menghabiskan masa gap year mereka (dalam periode yang terpisah) dengan menjalani kehidupan bersama di area pedesaan, travelling ke negara-negara berkembang, sampai ikut pelatihan tentara penjaga kerajaan. Wih!

7. Nigella Lawson

7

Sebelum sukses menjadi koki selebriti, Nigella Lawson dulunya sama sekali nggak punya basic sama sekali di dunia tata boga, lho. Nigella menemukan passionnya ketika mengambil gap year untuk bekerja sebagai seorang pelayan di kota kecil di Italia. Dari sanalah ia mendapatkan inspirasi untuk membuat buku resep memasak pertamanya, yang membawanya ke kesuksesan seperti sekarang ini.

8. Kristi Yamaguchi

8

Sepanjang kariernya, atlet figure skating asal Amerika Serikat ini emang dedikasi seratus persen untuk mendalami dunia figure skating hingga ia berhasil memenangkan medali di olimpiade di era 90-an. Tapi, ternyata ia juga nggak melupakan pentingnya pengembangan diri di soft skill lain, yang membuatnya menempuh gap year untuk medalami studi Psikologi di salah satu universitas di Kanada. Kece!

9. Steve Jobs

9

Sebelum mantap mendirikan Apple Inc., almarhum Steve Jobs sempat menghabiskan waktu berbulan-bulan di India untuk bermeditasi di pegunungan untuk mencari “esensi kehidupan”. Hasilnya, ia membawa berbagai penyakit membahayakan dan ide brilian untuk memulai project Macintosh sekembalinya ia ke Amerika Serikat. Untung penyakitnya nggak bertahan lama seperti kesuksesannya, ya!

Baca juga:

(sumber gambar: nymag.com, telegraph.co.uk, tumblr.com, mic.co, skynews.com, gawker.com, pinterest.com, hellomagazine.com, youtube.com, theclassicalarts.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Faris Nadhir | 4 hari yang lalu

Semoga cita²ku menjadi pilot terkabula yaa Allah amin

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Zidna Ilmalana | 16 hari yang lalu

Emng knp llsn psntrn?

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Fatimah Ibtisam | 24 hari yang lalu

Hai Ilham, lmu Matematika juga dipakai dalam prodi Psikologi, khususnya yang berkaitan dengan statistika. Prodi Psikologi banyak melakukan riset, yang di antaranya menggunakan perhitungan statistik.

7 Mata Kuliah Paling Menantang di Program Studi Psikologi
Fatimah Ibtisam | 24 hari yang lalu

Hai Ronny, kamu bisa mendaftar FSRD ITB apabila kamu mengambil program IPA atau IPS.

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
andi regina wulan lestary nadim | 28 hari yang lalu

Open pp/endorse Ig : @reg.wulll_ bayar seikhlas nya, minat? DM

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1