Buku Pilihan 10 Writer, Blogger, dan Instagrammer Perempuan

Youthmanual bertanya kepada perempuan-perempuan kreatif di bawah ini, “Apa sih buku yang menjadi inspirasi atau favorit kamu?”

Jawaban mereka adalah…

Miranti Andi Kasim, founder blog Living Loving
Alumni jurusan Komunikasi Massa, Universitas Indonesia, Depok

Harry Potter! Gue suka cara J.K. Rowling berimajinasi dan berpikir jauh ke depan. Dia udah bikin outline buat tujuh buku Harry Potter, bahkan sebelum buku pertamanya jadi, lho!

Dia juga nggak yakin apakah [buku Harry Potter] bakal sukses atau nggak, pokoknya tulis aja dulu. Rowling juga sempat berkali-kali ditolak publisher, tapi dia nggak menyerah. Salut!”

Marieta E.U, foodie instagrammer @marieta_eu
Mahasiswa jurusan Manajemen, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta

“Novel-novel karya Ika Natassa adalah salah satu bacaan yang menginspirasi aku. Kebanyakan karakter cewek dalam novel-novelnya digambarkan sebagai wanita karir yang pintar dan mandiri, and I wanna be one.”

Nilam Suri, Editor Liputan6.com dan penulis novel Camar Biru
Alumni jurusan Kajian Budaya, Universitas Indonesia, Depok

“Gue lagi suka banget sama buku-buku contemporary romance-nya Kristen Ashley, terutama Rock Chick dan Gamble. Sebenernya, [alur cerita] bukunya standar sih, tapi tokoh-tokoh dan gaya penulisannya oke banget. Kesan awal karakter di novel-novel tersebut biasa banget, tapi ternyata they are very special in their own way. Jadi bikin kita sadar bahwa everybody is special, everybody deserves his or her own happily ever after. No matter what!”

Widya Sesarika, instagrammer @sesarika dan owner clothing line Steddy Store
Mahasiswi jurusan Akuntansi, STIE AUB, Surakarta

“Pertama, buku Finchickup by Farah Dini Novita. Buku ini mengajarkan kita cara berinvestasi, menabung, dan mengatur uang dari sudut pandang cewek, yang pastinya masih punya keinginan shopping dan sebagainya.

youthmanual - finchickup

Kedua, buku No One to Someone by Nina Moran. Buku ini bercerita tentang kisah berdirinya majalah Gogirl! dan kisah perjalanan beberapa perempuan entrepreneur sukses, seperti Jenahara dan Diana Rikasari. Pastinya, buku ini sangat inspiring untuk aku yang juga seorang entrepreneur.

Ketiga, buku 88 Love Life by Diana Rikasari. This book reminds me to always think positive in every problem!”

Hanifa Ambadar, blogger, writer dan founder sekaligus CEO Female Daily Network
Alumni jurusan Managemet Information Systems & Marketing, Maryville University St. Louis, Amerika Serikat

#GIRLBOSS by Sophia Amoruso is a must-read book. Buku ini adalah memoir-nya Sophia Amoruso, founder sekaligus CEO online shop Nasty Gal. Kisah hidupnya menarik banget, lho. Bayangin aja, dulu dia nggak pernah enjoy sekolah, sampai akhirnya home-schooling dan nggak kuliah. Pas udah kerja, pekerjaannya sebatas low-paying job di gerai makanan Subway atau toko buku. Saking bokeknya, Sophia pernah makan bagel dari tempat sampah, bahkan shoplifting!

Tapi hidup Sophia berubah ketika dia mulai jualan pakaian vintage di eBay. Kelanjutan ceritanya bisa kalian baca sendiri di buku ini.

Aku suka banget sama #GIRLBOSS karena buku ini ditulis secara personal. I can relate with so many things written in the book, khususnya tentang membangun bisnis dari nol.”

Adisti Daramutia, penulis lepas dan blogger
Alumni jurusan Jurnalistik, IISIP, Jakarta

“Bukunya Ayu Utami yang berjudul Larung menginspirasi gue untuk menulis secara deskriptif dengan tepat, sampai-sampai pembaca seolah bisa melihat hal yang gue tulis.

Buku ini juga menginspirasi gue untuk memperdalam kosa kata bahasa Indonesia gue. Soalnya, banyak kata-kata dalam buku ini yang nggak pernah gue dengar sebelumnya.”

Yani Lauwoie, Digital Director Femina dan travel blogger
Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran, Bandung

“Aku paling suka buku-buku Harry Potter. Meskipun ceritanya fiksi, namun ada logika di dalam ceritanya. Hal ini menunjukkan kecerdasan penulisnya, J.K. Rowling

Mariska Tracy, penulis buku Happy Tummy, blogger dan content writer pegipegi.com
Alumni jurusan Marketing Manajemen, Kwik Kian Gie Business School, Jakarta

“Pertama, Lady in Waiting (Jackie Kendall & Debby Jones). Buku ini sebenarnya buku rohani, tapi nggak ngebosenin. Banyak orang mengira buku ini adalah buku nasehat untuk nyari pasangan hidup yang tepat. Padahal bukan, lho. Lady in Waiting menjabarkan tentang apa saja yang harus kita lakukan selama menunggu, termasuk menunggu jodoh. Kita harus percaya bahwa Tuhan akan ngasih kita jodoh yang tepat.

Buku ini gue baca berkali-kali pas jadi jomlo ngenes :D

Kedua, Manusia Setengah Salmon-nya Raditya Dika. Waktu itu, gue harus bikin buku komedi (Happy Tummy) tapi nggak ngerti cara menulis komedi. Akhirnya, gue baca buku ini berulang-ulang sampe gue menyerapi tulisannya. Hasilnya, tulisan gue di buku dan blog bisa lucu.

Ketiga, The Not So Amazing Life of @Amrazing. Buku yang ditulis Alexander Thian ini menceritakan tentang pekerjaannya dulu, sebelum dia jadi buzzer, penulis, dan traveler. Dulu do’i kerja sebagai penjaga counter handphone. Gue nggak nyangka pengalaman dia selama jadi penjaga lapak handphone bisa dijadikan buku. Cerita-ceritanya nggak cuma lucu, lho, tapi ada pesan moralnya juga. Gara-gara buku itu, gue jadi semangat nulis buku Happy Tummy, yang berkisah tentang pengalaman lomba makan gue.”

Asri, freelance content writer dan penulis fiksi
Alumni jurusan Sejarah, Universitas Padjadjaran, Bandung

Oliver Twist by Charles Dickens. Dulu, waktu saya masih kecil dan belum bisa membaca, ibu saya membacakan buku ini. Saya terkesima banget dengan kisah Oliver, si anak yatim piatu yang tinggal bersama sekelompok pencuri. Oliver Twist juga adalah buku tebal pertama yang saya baca, ketika kemudian saya sudah bisa baca sendiri.

Kenapa saya suka buku ini? Mungkin karena kisahnya bikin saya terpicu untuk selalu berusaha mengerjakan sesuatu sampai selesai, juga bikin saya yakin bahwa sesulit apapun keadaan, pada akhirnya semua akan baik-baik saja, seperti kisah hidupnya Oliver.”

Runi Indrani, Managing Editor majalah Hello Bali
Alumni Program Studi Inggris, Universitas Indonesia, Depok  ok

The Graveyard Book karya Neil Gaiman adalah salah satu buku all-time favorite gue. Ceritanya imajinatif dan menyentuh sisi kekanak-kanakan gue. Gue juga suka buku kumpulan cerita Tim Burton yang judulnya The Melancholy Death of Oyster Boy and Other Stories. And last but not least, seri The Tiny Book of Tiny Stories oleh Joseph Gordon Levitt & Hitrecord. Buku ini adalah buku kumpulan cerita super pendek—bahkan ada yang cuma terdiri dari satu kalimat—dari para penulis kolektif, dan dilengkapi oleh ilustrasi dari ilustrator kolektif juga.

the graveyardbook

Gue suka buku-buku tersebut karena ketiganya memiliki unsur childish. Sejak dulu, gue memang pengen bikin buku anak-anak, atau seenggaknya buku untuk orang dewasa yang punya sisi kekanakan alias inner child dalam dirinya.”

Kalau buku favorit kamu sendiri apa? Komen di sini, dong!

(sumber gambar: lioninthewild.com, pottertalk.net, m.yes24.co.id, girlboss.com, radityadika.com, ssinsider.com, hauteofftherack.com, mashable.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
mustika | 7 jam yang lalu

Open pp/endorse : Klik Link Ig : https://www.instagram.com/naaan_n_n_/ cek ig : naaan_n_n_

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Gina Ajeng | 16 jam yang lalu

Kalo aku maba dr kampus sdh otimatis

SKS dan KRS Itu Apa, Sih?
Crypton | 18 hari yang lalu

Setelah 2018 ingin masuk oseanografi di postingan ini dan sekarang sudah semester 9, sangat bersyukur bisa ada di oseanografi.. Next S2 Ocean Instrumentation!!

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1