Kamu Mahasiswa Aktif yang Sering Bepergian? Beginilah Cara Efektif Agar Kamu Bisa Belajar Di Mana Saja dan Kapan Saja

Mahasiswa kura-kura alias kuliah-rapat dikenal dengan reputasinya yang jarang banget kelihatan di kelas. Why? Ya pastinya gara-gara sibuk rapat kesana kemari, dong, ah.

Nggak heran, sih, banyak calon mahasiswa baru yang khawatir urusan akademiknya bakal keteteran akibat gaya hidup mahasiswa kura-kura yang kebanyakan agenda. Tapi, di sisi lain, jadi mahasiswa kura-kura emang membawa banyak faedah untuk kemaslahatanmu di masa depan, seperti membangun koneksi dan mengasah soft skill.

Intinya, jadi mahasiswa kura-kura bukan berarti harus menomorduakan perkara akademik, lho, ya. Berdasarkan hasil ngobrol-ngobrol cantik Youthmanual dengan beberapa mahasiwa aktif nan berprestasi, mereka punya dua kunci utama dalam nge-manage semua kegiatan mereka tanpa melupakan tugas utama mereka sebagai mahasiswa, which is belajar, yaitu: manajemen waktu dan skala prioritas.

Yup, jika kamu sudah menguasai kedua hal tersebut, dijamin kamu nggak bakal kesulitan mengatur waktu belajar dan berorganisasimu.

Berhubung mahasiswa kura-kura yang aktif ini biasanya jarang punya waktu untuk “ngetem” di satu tempat, mereka juga harus bisa memanfaatkan waktu dan kesempatan sebaik mungkin agar nggak terbuang percuma. Apalagi kalau sampai kebanyakan agenda jadi nggak punya waktu buat belajar gara-gara kecapekan!

So, buat kamu mahasiswa aktif yang sering berpergian mengejar rapat ke mana pun, berikut Youthmanual sajikan tips dan trik efektif untuk belajar di mana saja dan kapan saja, agar waktumu selama bepergian dan nungguin rapat satu ke rapat lain nggak terbuang percuma. Cekidot!

1

1. Jangan lupakan perlengkapan belajar paling esensial dan yang paling kamu butuhkan. Meskipun sepele, hal ini bisa aja merusak mood belajarmu kalau sampai kamu lupakan. Bete nggak, sih, rasanya pas lagi asyik ngebahas soal akuntansi tapi ternyata kamu lupa bawa pensil?

Coba, deh, bongkar muatan tempat pensilmu atau benahi isi tasmu kalau kamu nggak menggunakan tempat pensil (duh!). Mulai sekarang, kemana pun kamu pergi, kamu harus membawa tempat pensil yang berisikan:

  • 1 pensil mekanik
  • 1 pulpen warna biru/hitam
  • Penghapus pensil dan isi ulang pensil mekanik
  • 3 pulpen berwarna dan 1 highlighter
  • Post-it atau stiker penanda lain

Trus, nggak lupa pula sertakan beberapa peralatan lain yang kamu butuhkan sesuai dengan jurusan kuliah atau mata kuliah yang sedang kamu jalani. Misalnya, anak Ekonomi dan MIPA pasti butuh kalkulator, atau anak Sastra pasti butuh kamus saku.

2

2. Tetap terorganisir dengan mengatur waktu luangmu. Yup, kamu nggak salah baca, gaes. Nggak cuma jadwal kuliah, rapat, atau kegiatan berorganisasi lainnya yang perlu kamu perhatikan, tapi waktu-waktu luang yang “nyempil” di antara jadwal-jadwal itulah yang paling penting untuk kamu keep track.

Cara mudahnya gini, nih. Setiap kali kamu merapihkan agenda belajar dan rapatmu dalam satu hari, agendakan juga waktu-waktu luang yang kamu miliki di hari tersebut. Lalu, identifikasi tempat dan apa saja yang bisa kamu lakukan dalam kesempatan tersebut.

Masih bingung? Kasih contoh, deh.

Let’s say suatu kamu harus menghadiri pertemuan dengan organisasi antar fakultas di café X jam 10 pagi, dan jam 11 siang kamu harus dateng ke kampus karena ada review praktikum mata kuliah ABC. Jarak antara café X dan kampusmu bisa ditempuh dalam setengah jam.

Untuk mengakalinya, kamu bisa memanfaatkan waktu setengah jam perjalanan untuk membaca-baca materi yang akan diujikan dalam review. Setelah nyampai kampus, kamu bisa nangkring dulu di kantin atau kelas kosong untuk coba-coba latihan soal. Selain bisa datang tepat waktu, kamu juga bisa belajar dengan lebih efektif sesuai dengan situasi dan kondisi yang kamu jalani.

3

3. Go digital!

Iya, dong, sob. Sebagai anak kids jaman now yang baik dan benar, kamu harusnya sudah bisa memanfaatkan teknologi untuk membantu proses belajarmu menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Jadi, gadget-mu jangan cuma dipakai untuk nge-update hitz aja, ya.

Lagipula, kamu yang aktif bepergian kemana-mana pastinya bakal ribet sendiri kalau harus bawa banyak bawaan. Secara, gaes, buku teks kuliah, tuh, tebelnya nyaingin ensiklopedi. Bayangin kalau kamu harus bawa 5 buku teks untuk 5 mata kuliah yang berbeda. Huft!

Agar teknologi dapat mempermudah dan meringkas proses belajarmu, hal yang harus kamu lakukan adalah:

  • Alih-alih membeli buku teks versi cetak, lebih baik kalau kamu bisa mengunduh buku teks versi e-book.
  • Atau, kalau kamu terlanjur punya buku teks versi cetak, scan beberapa bagian penting dari tiap-tiap bab, dan simpan file-nya ke dalam gadget yang paling sering kamu bawa dalam format (.pdf). Lagipula, kamu nggak akan membutuhkan semua bagian buku sekaligus, ‘kan?
  • Download beberapa aplikasi untuk membantumu dalam mengatur jadwal belajar dan membuat catatan.
  • Bikin playlist khusus belajar yang paling sesuai dengan seleramu. Jangan lupa bawa earbuds/headphones agar waktu belajar singkatmu nggak terganggu oleh noise dari sekitar.
  • Selalu sediakan charger atau power bank di dalam tasmu, agar kamu nggak mati gaya kalau gadget-mu keburu kehabisan baterai.

4

4. Selain tiga hal di atas, ada hal-hal lain yang perlu kamu pertimbangkan untuk mengurangi keribetanmu agar dapat tetap belajar dengan efektif dalam tingkat mobilisasi yang tinggi, seperti:

  • Pertimbangkan untuk membawa clipboard. Yup, belum tentu kamu bisa nemuin meja atau at least tempat yang bisa kamu gunakan untuk belajar dengan nyaman. Nggak usah takut di-jugde kalau bawa clipboard ke kampus, gaes, karena sekarang kamu bisa menemukan clipboard dengan ukuran yang lebih kecil.
  • Jangan bawa buku tulis! Ada baiknya kalau kamu menggunakan binder agar penyusunan catatanmu bisa lebih rapih dan sistematis. Nah, kalau sering bepergian, kamu cukup bawa isian binder (loose leaf) secukupnya agar nggak merepotkan.
  • Pilihlah tas yang bisa menampung banyak bawaan, memiliki proteksi tinggi, dan nyaman untuk digunakan.
  • Terakhir dan nggak kalah penting, jangan jadikan keaktifan kamu di kampus dan di luar kampus sebagai beban belajar. Ingat, selama ada niat untuk belajar dan berkarya, pasti selalu ada jalan untuk sukses di keduanya!

(sumber gambar: locksmith.net, pinterest.com, picdn.net, pavcsk.net, myupdatestar.com)

LATEST COMMENT
Ktrsh Drmwn | 20 jam yang lalu

kak apakah anak jurusan bahasa bisa masuk dkv?..

Tanya Youthmanual: Q & A Bedah Jurusan Desain Komunikasi Visual
gantar rizky | 2 hari yang lalu

Halo kak, kira-kira kampus yang menerima anak IPA lintas jurusan lewat SNMPTN untuk ke DKV atau salah satu prodi di FSRD dimana ya? Terimakasih.

Lintas Jurusan pada SNMPTN, Bolehkah?
Aiska Twinta | 2 hari yang lalu

Apakah saat sma mengambil jurusan bahasa, apakah bisa masuk HI?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Hubungan Internasional Di Sini!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1