Info Terkini SIMAK UI 2020, Seleksi Mandiri Universitas Indonesia: Online & Tanpa Esai

Pelaksanaan seleksi mandiri Universitas Indonesia SIMAK UI 2020 berbeda dengan SIMAK UI tahun sebelumnya. Mulai dari perubahan pada pelaksanaan hingga materi ujian. Kamu yang ingin masuk Universitas Indonesia, harus tau perkembangan terkini SIMAK UI tahun ini.

1. Ujian online

Melalui media sosial resminya, pihak UI mengumumkan bahwa pelaksanaan tes seleksi mandiri SIMAK UI dilakukan secara online melalui smartphone atau tablet yang terkoneksi internet.

Ini berbeda banget dengan tahun tahun sebelumnya, di mana ujian tertulis dilakukan secara langsung di kampus. Perubahan ini tentunya berkaitan dengan pandemi virus Corona Covid-19

2. Tanpa esai

Tahun lalu, untuk pertama kalinya  seleksi mandiri UI memakai esai, selain ujian tertulis. Bukan esai materi pelajaran melainkan esai untuk menggali soft skill peserta. Eniwei, seleksi perguruan tinggi dengan esai masih langka banget di Indonesia, apalagi di PTN. Namun, tahun ini UI meniadakan tes tersebut.

Belum ada keterangan jelas di balik ditiadakannya ujian esai. Asumsi yang muncul adalah evaluasi tahun sebelumnya di mana esai dinilai kurang efektif atau bisa juga pertimbangan faktor keadaan saat ini.

Nah, untuk materi ujian tulisnya sama dengan tahun tahun sebelumnya yaitu:

1.  Kemampuan Dasar: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika (diikuti seluruh peserta)

2a. Kemampuan IPA: Mateematika IPA, Biologi, Fisika, Kimia, atau

2b. Kemampuan IPS: Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, Geografi

Kamu bisa mengikuti tes IPA/IPS atau IPC (Keduanya)

3. Memasukkan nilai rapor semester 1 hingga 6

Satu lagi hal yang menjadikan SIMAK UI 2020 berbeda. Tak seperti tahun lalu di mana penilaian murni dari ujian tulis, tahun ini peserta diminta memasukkan nilai rapor selama di SMA/sederajat. Belum ada keteranagan jelas sih, bagaimana bobot penilaian rapor tersebut.

4. Boleh lintas jurusan

Yup, lintas jurusan tetap diperbolehkan pada SIMAK UI, ASALKAN sesuai dengan kebijakan masing-masing prodi. Contohnya, di prodi Pendidikan Dokter siswa harus dari jurusan SMA IPA. Tidak boleh lintas jurusan atau SMK.

5. Jadwal mundur

Ada perubahan jadwal SIMAK UI 2020 dengan yang diumumkan sebelumnya. Jadwal terbaru SIMAK UI 2020 adalah:

  • 19 Juni - 19 Juli: Pendaftaran
  • 26 Juli – 30 Juli: Ujian
  • 5 Agustus: Pengumuman

6. Bagi yang diterima SNMPTN, SBMPTN, ujian lain di UI bisa tetap ikutan SIMAK UI 2020

UI nggak membatasi peserta yang sudah diterima di seleksi lainnya (SNMPTN, SBMPTN, PPKB UI) untuk ikutan SIMAK UI. Namun UI nggak menyarankan kamu yang sudah diterima di UI lewat SNMPTN/Talent Scouting/PPKB untuk mendaftar lagi pada SIMAK UI. Soalnya, kamu bisa mengurangi jatah bagi yang lain, padahal kamu sendiri udah diterima di UI. Gitu, gaes.

7. Maksimal mendaftar 6 prodi di SIMAK UI 2020.

Pada seleksi mandiri, peserta nggak hanya berkesempatan untuk masuk prodi S1 reguler, tapi juga bisa memilih program vokasi dan S1 pararel.

Dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Maksimal memilih 3 prodi S1 Reguler
  • Maksimal memilih 3 prodi S1 Pararel
  • Maksimal memilih 3 prodi D3 Vokasi
  • Maksimal total memilih 6 prodi
  • Boleh memilih rumpun IPA (Saintek), IPS (Soshum), atau campuran keduanya

Jadi bisa memilih 3 Reguler, 1 Pararel, 2 Vokasi, atau 3 Reguler, 3 Vokasi, atau kombinasi pilihan lainnya.

8. Tidak harus punya akun LTMPT atau skor UTBK

SIMAK UI diadakan UI secara mandiri dan tidak menggunakan skor UTBK. Jadi bagi yang tidak mengikuti UTBK tetap bisa ikutan SIMAK UI.

9. Kuota S1 reguler mencapai 50 persen.

Pihak UI mengklaim kuota SIMAK UI untuk S1 reguler mencapai 50 persen alias jauh lebih besar dari SNMPTN (20 persen) dan SBMPTN (30 persen). Ini agak unik mengingat berdasarkan peraturan, kuota ujian mandiri maksimal hanya 30 persen.

Jika memang kuota SIMAK UI mencapai 50 persen, artinya kesempatan peserta masuk pun lebih besar.

10. Kebijakan biaya kuliah  S1 reguler SNMPTN, SBMPTN, dan SIMAK UI sama.

Yup, mahasiswa yang diterima di S1 reguler baik dari SNMPTN, SBMPTN, dan SIMAK UI dibebaskan dari uang pangkal. Sedangkan untuk biaya per semester disesuaikan dengan kemampuan ekonomi.

Sementara skema biaya pendaftaran SIMAK UI adalah sebagai berikut:

a. 2 pilihan IPA atau IPS Rp400.000

b. 3 pilihan IPC adalah Rp500.000

c. Pilihan berikutnya Rp60.000 per prodi

Jadi, jika memilih 6 prodi IPS atau IPA saja, maka Rp400.000 + (Rp60.000 x 4 prodi) = Rp640.000. Sementara jika memilih 6 prodi campuran (IPA dan IPS), maka Rp500.000 + (Rp60.000 x 3 prodi) = Rp680.000.

Jika berminat ikutan SIMAK UI, yang perlu kamu lakukan adalah belajar dari sekarang, dan jangan lupa jadwal pendaftaran. Semoga berhasil!

(sumber gambar: Canva)

LATEST COMMENT
Fifi Febri | 33 menit yang lalu

Anak smk bisa ga? Jurusan teknik jaringan dan komputer?

Kuliah S1 Gratis dengan Beasiswa dari Telkom University x Rencanamu, Begini Caranya!
Claudya Dya | 3 jam yang lalu

selamat malam, kak mau nanya apakah ujian campuran hanya mengikuti ujian tps sja?

Tes Potensi Skolastik UTBK 2020: Tanpa Ujian Saintek, Soshum, dan Campuran, Apakah anak IPS bisa masuk Kedokteran?
Putri Aliyya | 3 jam yang lalu

Keketatan persaingan 25% dibanding 7% lebih sulit yang mana ya kak?

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Fauzan Akbar | 4 jam yang lalu

Menurut aku udh tepat sih..1prodi 2 univ..2 prodi 1 univ

Strategi Menentukan Pilihan Program Studi Pertama, Kedua, dan Ketiga pada SBMPTN
Mine Habsyi | 6 jam yang lalu

kak kalo aku pilih jurusan psikologi . pilihan pertama UI, yang kedua UNJ. Kira kira bisa gak sih? masalahnya dua dua nya itu favorit banget dan akuu pengenn bgt masuk jurusan psikologiii

Strategi Menentukan Pilihan Program Studi Pertama, Kedua, dan Ketiga pada SBMPTN
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1