Ragam Jenis Tes Masuk Perguruan Tinggi Kedinasan

Nggak cuma Perguruan Tinggi Negeri, belakangan ini Perguruan Tinggi Kedinasan atau Sekolah Kedinasan pun turut naik pamornya di kalagan anak-anak kelas 12 yang ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Tapi, berbeda dengan PTN yang punya seleksi masuk bersama dalam skala nasional aka SBMPTN, Perguruan Tinggi Kedinasan punya ujian masuknya sendiri nih. Dan nggak kayak SBMPTN, ujian masuk perguruan tinggi kedinasan nggak cuma perkara ngerjain soal bidang pelajaran Saintek, Soshum, atau Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC).

Hmm… Kalau gitu, apa aja sih jenis-jenis tes masuk sekolah kedinasan? Intip bahasannya di sini yuk, sob!

2. Tes Kemampuan Akademik (TPA)

tpa sekolah kedinasan

Kamu mungkin nggak asing ya dengan tes yang satu ini. Yup, TPA ini nggak cuma digunakan di SBMPTN aja lho, sob. Pada seleksi ujian masuk sekolah kedinasan, jenis tes ini digunakan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademis dan pengetahuan umum lainnya. Jenisnya macem-macem nih, ada tes bahasa, tes numerik (angka), tes logika, sampai tes spasial (gambar ruang).

2. Tes Kemampuan Dasar (TKD)

Kalau TKD SBMPTN itu terdiri dari ujian Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika Dasar, nah TKD untuk ujian masuk sekolah kedinasan agak berbeda nih. TKD kedinasan terdiri dari 3 bagian yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) merupakan tes yang digunakan untuk menguji penguasaan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam implementasi 4 pilar kebangsaan Indonesia yang mencakup Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan semua hal mengenai NKRI.

tes wawasan kebangsaan

Tes Intelegensi Umum (TIU) berfungsi untuk mengukur kompetensi peserta dalam hal kemampuan verbal, numerik, logika, dan analisis.

Sementara itu, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) bertujuan untuk melihat karakter, kepribadian, dan tingkat emosional mereka terkait hal-hal seperti integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas, dan lain sebagainya.

3. Tes Kemampuan Bidang (TKB)

Nah, setelah kamu lolos tahap TPA dan atau TKD, kamu harus menghadapi tes yang satu ini nih, sob. Tes Kemampuan Bidang (TKB) bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta sesuai dengan bidangnya masing-masing yang membuat materi yang diujikan lebih spesifik daripada tes-tes lainnya.

Tahapan TKB biasanya terbagi menjadi ujian tulis, tes psikologi lanjutan, wawancara, dan/atau ujian praktik untuk bidang-bidang tertentu. Bidang yang diujikan di TKB pun sangat bervariasi, mulai dari pendidikan, kesehatan, hukum, agama, dan asih banyak lagi.

4. Tes Kesehatan dan Kesamaptaan

Ini dia tes yang biasanya menjadi tahap akhir dari seluruh proses seleksi masuk sekolah kedinasan. Kalau kamu udah smapai di tahap ini, kemungkinan besar kamu akan lolos diterima di sekolah kedinasan yang kamu inginkan nih, sob. Eh, tapi jangan jumawa dulu. Ada beberapa hal nih yang kudu banget kamu perhatikan pada tahap tes yang satu ini.

Untuk tes kesehatan biasanya akan dilakukan pengecekan darah, urine, tensi, rontgen, buta warna, kesehatan gigi, kesehatan paru-paru, dan beberapa tes lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah kedinasan tempat kamu mendaftar.

Kemudian ada tes kesamaptaan. Untuk sekolah kedinasan dengan sistem pendidikan semi-militer seperti IPDN, STSN, dan STIN, tes kesamaptaan jadi salahsatu tes wajib yang harus diikuti para pendaftar. Tes ini biasanya berbentuk tes fisik yang mengharuskan kamu untuk push-up, pull-up, atau lari—sesuai dengan ketentuan yang sudah ada. Tujuannya tentu aja untuk menguji ketahanan fisik kamu, dong!

Nah, sebelum mengikuti dua tes ini kamu harus memastikan tubuh kamu berada di kondisi yang fit. Rajin-rajin olahraga mulai sekarang dan perbanyak konsumsi makanan sehat. Jangan merokok apalagi menggunakan obat-obatan terlarang. Bukan nggak mungkin lho, kamu gagal masuk sekolah kedinasan idaman karena saat tes kesehatan maupun tes fisik, tubuh kamu sedang dalam kondisi yang nggak fit.

Baca juga:

(sumber gambar: twitter.com, zetizen.com, wikipedia.com)

LATEST COMMENT
Mira Puspita | 6 hari yang lalu

Mas Andreas Gandhi, jujur saat ini saya adalah seorang ibu yang sedang mendoakan putranya karena takut kalo putra saya tinggal kelas dia akan di DO dari JB.

Cerita Seorang “Veteran”: Dari Nggak Naik Kelas Sampai Sukses Tembus PTN Impian
Fransiska Oktaviani | 10 hari yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 10 hari yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1