Menu

Jurusanku: Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (Itenas), Imat Nur Alim

Jurusan Teknik Kimia adalah salah satu program studi IPA (saintek) yang banyak diincar. Walau demikian masih banyak yang salah kaprah tentang jurusan ini, bahkan menyamakannya dengan prodi Kimia.

Supaya kamu mendapatkan gambaran yang sesuai dan jelas, simak penuturan Imat Nur Alim, mahasiswa S1 Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (Itenas) angkatan 2016. Psst, Imat juga pendiri  tim mobil kimia Itenas, Veloxymix, dan menjadi juara di kompetisi internasional, lho.

Jurusanku:

“Jurusan Teknik Kimia mempelajari banyak hal menarik yang terjadi di sekitar kita.  Sabun mandi,  pasta gigi,  plastik, hingga bahan bakar merupakan beberapa contoh produk hasil proses industri kimia. Nah, otak di belakang produk tersebut adalah lulusan Teknik Kimia.

Di prodi ini kita akan belajar bagaimana caranya mengolah bahan baku yang memiliki nilai ekonomi rendah menjadi produk yang bernilai ekonomi lebih tinggi. Tidak hanya itu, prodi Teknik Kimia juga mempelajari bagaimana caranya merancang pabrik kimia, dari nol hingga berdirinya sebuah pabrik. Mahasiswa juga mempelajari soal reaksi kimia yang terjadi dalam suatu proses dengan perancangan yang sesuai. Dipelajari pula soal energi baru dan terbarukan sebagai persiapan menghadapai krisis energi.”

Alasan memilih prodi ini:

“Saya ingin menjadi seorang peneliti yang mengembangkan inovasi baru untuk kesejahteraan masyarakat. Saya suka hal-hal baru yang belum atau jarang orang lain lakukan.”

Mata kuliah penting dan menarik:

“Banyak mata kuliah (matkul) penting seperti Pengantar Teknik Kimia, Azas Teknik Kimia, Kalkulus, Kimia Organik, Perancangan Pabrik, dan lain sebagainya. Bagi saya, matkul yang paling menarik adalah Labtek (Kajian Teknologi Kimia). Ini merupakan praktikum.  Jadi semua teori yang kita pelajari di kelas bisa terbayang real-nya pada kelas Kajian Teknologi kimia ini.”

teknik kimia itenas

Tipe tugas dan ujian:

“Tugas yang diberikan lebih mengarah ke penyelesaian suatu masalah,  perancangan,  studi kasus dan menuliskan jawababan sesuai teori dan fakta.  Dilatih pula kemampuan persentasi dan bekerja dalam sebuah tim. Tugas lainnya adalah membuat inovasi produk,  teknologi,  material, dan lain sebagainya dengan serangkaian penelitian. Mahasiswa juga diminta untuk merancang pabrik sesuai dengan teori dan fakta.”

Pekerjaan alumni Teknik Kimia Itenas:

“Ada yang bekerja di perusahaan minyak dan gas, perusahaan fast moving consumer goods (kebutuhan sehari-hari), usaha engineering, procurement,  construction and commissioning (bergerak di bidang pengadaan barang/konstruksi), petrokimia, hingga industri kimia. Di antaranya menjadi Process Engineer (penanggung jawab proses produksi) di Pertamina dan Chevron, serta Penasihat Manajer di Pupuk Sriwijaya.

Rencananya, setelah lulus saya mau langsung meneruskan S2 atau bekerja di perusahaan minyak dan gas.”

Prodi yang memiliki kemiripan dengan Teknik Kimia:

“Teknik Industri.  Perbedaanya adalah, jurusan Teknik Industri mengarah pada manajemen yang ada dalam suatu industri,  melakukan analisa, serta mengembangkan sumber daya manusianya. Sedangkan prodi Teknik Kimia lebih mengarahkan (mahasiswa) pada pembentukan jiwa kewirausahaan dengan ide-ide inovatif,  membuat keputusan berdasarkan hasil kesimpulan,  dan menentukan proses dalam suatu industri.

Sebaliknya prodi Teknik Kimia berbeda dengan Kimia. Setahu saya, prodi Kimia hanya mempelajari ilmu ilmu yang berkaitan dengan kimia,  struktur,  tata nama,  stoikiometri, dan lainnya yang teoritis.  Sedangkan pada prodi Teknik kimia kita mempelajari proses pengolahan bahan baku yang tidak ekonomis menjadi suatu hal yang lebih ekonomis. Semua dilakukan  dengan merancang proses serta mendesain kondisi operasi dari proses tersebut, yang melibatkan reaksi kimia didalamnya. Sehingga mahasiswa dituntut inovatif dan kreatif.”

Salah kaprah yang sering muncul tentang prodi Teknik Kimia:

“Yang sering terjadi adalah alasan (seseorang) masuk prodi Teknik Kimia lantaran suka (pelajaran) Kimia. Padahal jurusan ini justru mempelajari ilmu mekanika dan keteknikan yang menjurus ke ilmu kimia. Jadi ilmu Kimia hanya 30 persen saja. Sisanya, mempelajari mekanika dan keteknikan.”

Manfaat kuliah di Itenas:

“Menurut saya Itenas adalah kampus swasta favorit di kota Bandung dengan kualitas yang baik  dan biaya kuliah yang cukup terjangkau. Selain itu lokasi kampusnya yang strategis,  ditunjang lingkungan kampus yang nyaman, serta para dosen yang baik. Dengan masuk Itenas, saya bisa berkembag. Tidak hanya terpaku pada mata kuliah saja,  tapi kita digali potensinya untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi.  Dan saya kira Itenas sudah bisa bersaing dengan kampus ternama di Indonesia, bahkan luar negeri. Waktu itu, kami (tim Itenas) berhasil juara 1 mobil kimia Internasional, Malaysia Cham-e–car Competition 2019 yang diselenggarakan Universiti Kuala Lumpur, Malaysia.”

Kebetulan saya pendiri dari tim mobil kimia  "VELOXYMIC". Awal mendirikan tim ini atas inisiatif diri sendiri karena melihat dari Youtube. Dan di Teknik Kimia itenas belum ada tim mobil kimia.  Berdirilah sebuah tim mobil kimia,  dan mengajukan ke pihak kampus untuk mengikuti kompetisi skala internasional tersebut.”

teknik kimia itenas

Kekhasan prodi Teknik Kimia Itenas dibanding lainnya:

“Kemungkinan dari segi praktikumnya.  Setelah saya bertanya ke beberapa teman berbagai kampus dan membandingkan, ternyata (praktikum)  di Itenas lebih kompleks dan lengkap. Dalam satu semester terdapat 6-8 modul praktikum dan frekuensinya juga sering.

Selain itu, soal kekeluargaan mahasiswanya, di mana tidak ada seniorotas. Kemudian, dalam himpunan mahasiswa Teknik Kimia mahasiswa dilatih softskills. Kita belajar berorganisasi,  pengabdian kepada masyarakat,  dan belajar menjadi panitia berbagai acara. Jadi nggak hanya ilmu akademik saja.”

Pesan untuk teman teman yang ingin kuliah di prodi Teknik Kimia:

“Di Teknik kimia kamu bisa berinovasi, bereksperimen, dan berkontribusi positif untuk membangun negeri. Jangan terpaku pada kata "Kimia", jarena di Teknik kimia semua cabang ilmu dipelajari.  Bukan hanya Kimia, tapi juga Matematika, Fisika hingga Biologi.”

Baca juga:

V8 VADI, Sports Car Listrik Keren Karya Tim Itenas

(sumber gambar: Dokumentasi pribadi)

LATEST COMMENT
Fasyni Sirojuddarori | 10 jam yang lalu

menarik! ikutan nanya... hehe

Ini, Lho, 5 Jurusan Buat Kamu yang Nggak Suka Matematika!
Rika Pratiwi | 16 jam yang lalu

mau tanya, kalo pindahan semester 3 ga terima jalur undangan snmptn ga?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©