Profesiku: Reporter Televisi, Putri Mauito Mayarta

Dalam seri "Profesiku", kamu bisa kenalan dengan berbagai profesi, lewat cerita para senior yang menekuninya. Kali ini, yuk, kenalan dengan profesi reporter televisi yang ditekuni Putri Mauito Mayarta.

Putri Mauito Mayarta (Vito) adalah reporter di DAAI TV,  televisi lokal di Jakarta. Vito merupakan lulusan program studi Jurnalistik di Institut Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Jakarta.

Profesiku:

"Gue adalah reporter program feature documenter lingkungan, Bumiku Satu di DAAI TV Indonesia."

reporter televisi

Tugasku sehari-hari:

“Bisa dibilang, tugas reporter di televisi lokal agak beda dengan di televisi nasional. Reporter di televisi lokal harus serba bisa. Yang gue kerjakan adalah:

1. Meriset bahan liputan. Gue menentukan sendiri, apa yang gue liput.

2. Melakukan riset lapangan. Sebelum liputan, gue harus ke lapangan, bertemu narasumber untuk memastikan info yang gue dapat benar dan sesuai dengan konten program.

3. Menyusun treatment liputan. Setelah riset, gue harus menyusun treatment, yaitu latar belakang mengapa liputan tersebut gue angkat, daftar pertanyaan, serta gambar-gambar (video) yang gue butuhkan. Lalu gue mendiskusikan treatment tersebut dengan produser.

4. Melakukan produksi. Gue dan cameraperson melakukan produksi (proses syuting). Satu episode yang berdurasi 24 menit dikerjakan selama sekitar 2-3 hari.

5. Melakukan rough cut (edit kasar). Nah, kemampuan rough cut biasanya nggak dimiliki seorang reporter, karena rough cut adalah tugas editor. Tapi khusus di program gue, reporter juga harus bisa rough cut.

Jadi setelah liputan, gue bakal melakukan edit kasar. Nantinya, editor tinggal merapikan dan melengkapi.

reporter televisi

6. Membuat tayangan versi singkat. Selain liputan yang berdurasi 24 menit, gue juga harus membuat tayangan versi singkatnya, selama 3 menit untuk program pendek Galeri Hijau.

7. Melengkapi time code dan sinopsis. Kalau episodenya sudah tayang, gue harus membuat sinopsis dan menyetor gambar kebagian AV data, atau semacam library program televisi.“

Modal yang perlu dimiliki untuk pekerjaan ini:

“Pertama, mau belajar dan nggak hitung-hitungan. Background pendidikan apa pun bisa jadi reporter, asal mau belajar. Dan yang penting, tidak boleh perhitungan dalam bekerja, soalnya yang dikerjakan banyak.

Kedua, punya rasa ingin tahu dan mau terus belajar. Reporter harus mau belajar dari narasumber.

Ketiga, kreativitas. Reporter harus bisa menyusun alur cerita (tayangan) yang menarik, juga harus kreatif menghadapi berbagai situasi. Misalnya, kalau rencana liputan yang dibuat ternyata beda dengan kenyataan di lapangan, kita harus bikin rencana baru dengan cepat.

Keempat, komunikatif dan bisa menempatkan diri, sehingga narasumber nyaman untuk berbagi dengan kita."

Tangga karier untuk menjadi reporter feature documenter:

"Awalnya, selama 2.5 tahun, gue bekerja di program news feature. Di program tersebut, gue mendapat pengalaman menulis skrip, reportase langsung (on camera) di segmen hobi dan kreasi, serta melakukan live report.

Setelah mendapatkan pengalaman tersebut, barulah gue dipercaya bergabung dalam program feature yang berdurasi panjang."

Mengapa kamu memilih profesi ini:

"Ketika kuliah, gue pengen jadi jurnalis karena ingin jalan-jalan, hehehe. Setelah lulus dan terjun dalam dunia jurnalistik, gue pun menyadari bahwa gue adalah tipe orang yang nggak bisa kerja di dalam kantor. Gue suka berada di lapangan dan bertemu banyak orang."

reporter televisi

Pesan untuk anak muda yang ingin menekuni profesi ini:

“Kunci utamanya adalah setia pada proses. Kadang kita harus memulai dari bawah.  Membuat berita pendek, disuruh meliput ini-itu, harus liputan subuh atau malam, dihadapkan pada atasan yang nggak asik, merasa diperlakukan nggak adil, dan sebagainya.

Tapi percaya, deh, hal tersebut  justru akan mengasah karakter dan tanggung jawab kamu sebagai reporter yang sesungguhnya.”

(sumber gambar: Facebook - Instagram Putri Mauito Mayarta)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Kurnia Laili Muna | 14 hari yang lalu

wah! informasi yang sangat bermanfaat bagi calon mahasiswa yang sedang mempertimbangkan jurusan sosiologi. selain 10 Universitas yang telah disebutkan diatas, ada juga universitas yang mempunyai jurusan sosiologi loh! yakni UIN Walisongo Semarang. jangan lupa kunjungi laman https://walisongo.ac.id/…

Kenalan Lebih Dekat Program Studi Sosiologi, Yuk!
LAILY RAHMAWATI UIN Walisongo Semarang | 19 hari yang lalu

Bingung mau kuliah dimana? Ingin berkuliah di kota dengan biaya hidup murah? Mari berkuliah di SEmarang. Kunjungi juga laman kami di https://walisongo.ac.id/

Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat Indonesia Tahun 2019
Kurnia Laili Muna | 19 hari yang lalu

wah! informasi yang bermanfaat khususnya bagi calon-calon mahasiswa yang sedang bimbang memilih Universitas. Mungkin kalian berkeinginan berkuliah di UIN Walisongo Semarang, maka cobalah untuk membuka laman resmi kampus kami di https://walisongo.ac.id/ ^^

Tips dan Trick dalam Mencari Informasi Seputar Kampus yang Diinginkan
Kurnia Laili Muna | 20 hari yang lalu

tak kalah menarik dengan UIN Syarif Hidayatullah, UIN Walisongo juga memiliki hal-hal yang disebutkan. silakan kunjungi https://walisongo.ac.id/ untntuk mengetahui seputar UIN Walisongo Semarang

4 Hal yang Harus Kamu Tahu Tentang UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Qwyzer | 21 hari yang lalu

Saya punya keinginan untuk menjadi pilot, semoga pesan ini tersampaikan dgn versi diriku yang sudah menjadi seorang pilot, Aamiin

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2024 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1