Menu

6 Perguruan Tinggi Negeri dengan Program Studi Aktuaria dan Serba-Serbinya

Pengen kuliah di program studi Aktuaria? Cek serba-serbi mengenai program studi Aktuaria berikut ini.

Sepinya peminat program studi Aktuaria

Saat ini, beberapa Perguruan Tinggi (PT) mulai membuka jurusan kuliah atau program studi (prodi) baru yang sejalan dengan berkembangnya revolusi industri 4.0. Tapi ternyata, tren peminatan prodi selama tiga tahun belakangan belum banyak berubah.

Seperti yang dilansir di laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), tiga besar prodi dengan peminatan tertinggi di Indonesia masih didominasi oleh Pendidikan Dokter, Ilmu Hukum, dan Ilmu Komunikasi.

Justru dalam tiga tahun terakhir, terjadi kenaikan peminatan terhadap beberapa prodi, seperti Antropologi Sosial (Universitas Diponegoro), Bahasa dan Kebudayaan Korea (UGM), serta Teknologi Pendidikan (Universitas Pendidikan Indonesia).

Tentunya, hal ini menunjukkan bahwa fenomena transformasi digital yang telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir, nggak lantas membuat prodi yang fokus dengan isu-isu digital dan teknologi menjadi favorit para calon mahasiswa baru, gaes.

Meskipun demikian, prodi baru yang dianggap bisa mendorong perkembangan revolusi industri 4.0 tetap dibuka. Salah satunya adalah Aktuaria. Sebab, mau nggak mau manusia pun akan dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang masif ini.

Mengenal program studi Aktuaria

Sebenarnya, Aktuaria adalah prodi yang sudah lama eksis di luar negeri. Tapi di Indonesia, prodi ini masih tergolong sangat baru. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, gaungnya masih samar.

Aktuaria sendiri adalah ilmu yang mempelajari pengelolaan risiko keuangan, dengan mengombinasikan ilmu matematika, statistika, dan komputer. (Baca informasi selengkapnya di: Ilmu Aktuaria, Program Studi yang Jarang Dikenal Tapi Sangat Dibutuhkan di Indonesia)

Oleh karena itulah, Kemenristekdikti ingin mengembangkan dunia Aktuaria di Indonesia dengan menugaskan pilot project prodi Aktuaria di beberapa PT, 6 diantaranya adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah berikut ini.

 1. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Prodi Aktuaria IPB berada di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). IPB menerima mahasiswa baru pada prodi yang satu ini sejak tahun 2017 kemarin.

Mahasiswa Aktuaria IPB dikenal kuat dalam bidang Matematika, terutama dalam menduga risiko, menghitung present value, memproyeksikan nilai akumulasi cash flow, serta memahami teori dasar model-model aktuaria maupun materi ujian aktuaris profesional (PAI).

* Daya tampung SBMPTN 2019: 27

* Daya tampung SBMPTN 2018: 20

* Peminat SBMPTN 2018: 1.441

* Keketatan persaingan SBMPTN 2018: 1,39%

2. Universitas Indonesia (UI)

Prodi Aktuaria UI juga berada di bawah naungan FMIPA, gaes. Selain jalur tes, seperti SNMPTN—Aktuaria UI menerima mahasiswa baru melalui jalur prestasi. Misalnya, nih, ya, kalau kamu memenangi Olimpiade Sains, prestasi tersebut bisa kamu gunakan untuk mengikuti seleksi masuk di Aktuaria UI. Mantab nggak, tuh?

Mahasiswa Aktuaria UI akan mempelajari ilmu Aktuaria-nya pada industri asuransi, keuangan, dan industri lainnya, serta memiliki fasilitas pengakuan mata uji profesi Ajun Aktuaris oleh PAI (Persatuan Aktuaris Indonesia) melalui proses penyetaraan.

Prodi yang baru di buka pada tahun 2018 ini juga bekerjasama dengan PAI, READI (Risk Management, Economic Sustainability, and Actuarial Science Development in Indonesia) dan Prudential Indonesia.

* Daya tampung SBMPTN 2019: 20   

* Daya tampung SBMPTN 2018: 28

* Peminat SBMPTN 2018: 2.252

* Keketatan persaingan SBMPTN 2018: 1.24%

 3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

ITB telah memiliki program magister Aktuaria sejak tahun 1998. Namun, program untuk Strata1 atau sarjananya baru dibuka pada tahun 2018. Mahasiswa yang menempuh prodi ini di ITB akan mendapatkan pelajaran mengenai pengetahuan dan wawasan di bidang matematika, statistika, keuangan, dan ekonomi—yang terkait dengan Aktuaria untuk melakukan valuasi risiko, premi, cadangan teknis, dan portofolio keuangan.

Untuk angkatan pertamanya, FMIPA ITB menerima 50 mahasiswa Aktuaria.

* Daya tampung FMIPA ITB pada SBMPTN 2019: 180

* Daya tampung FMIPA ITB pada SBMPTN 2018: 180

* Peminat FMIPA ITB pada SBMPTN 2018: 2.273

* Keketatan persaingan FMIPA ITB pada SBMPTN 2018: 7,92%

4. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Prodi Aktuaria FMIPA Unpad ini baru dibuka pada tahun akademik 2018/2019. Keunggulan prodi di kampus ini adalah mahasiswa akan mempelajari konsep-konsep dasar probabilitas, stokastik, teori risiko.

Selain itu, para mahasiswa juga belajar konsep dasar asuransi jiwa, asuransi umum, matematika keuangan, teori dan metode yang dipelajari dalam kasus real dari lembaga keuangan non perbankan (asuransi jiwa, pensiun, dan asuransi umum), serta lembaga keuangan perbankan secara mandiri yang diaplikasikan dalam lingkup strategi di bidang Aktuaria, manajemen risiko, investasi, pengambilan keputusan, dan analisis bisnis.

* Daya tampung SBMPTN 2019: 35

* Daya tampung SBMPTN 2018: 55

* Peminat SBMPTN 2018: 2.272

* Keketatan persaingan SBMPTN 2018: 2,42%

5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Berbeda dengan kampus-kampus di atas, di ITS sendiri prodi Aktuaria bernama Sains Aktuaria dan berada di bawah Fakultas Matematika, Komputasi dan Sains Data (FMKSD). Dalam penyusunan kurikulumnya, Sains Aktuaria ITS bekerjasama dengan Universitas Waterloo, Kanada (wow, keren, ya!). 

Keunggulan dari Sains Aktuaria ITS adalah bidang ilmu ini akan mempelajari asuransi bencana, asuransi kelautan dan asuransi syariah. Kalau kamu lolos menjadi mahasiswa Sains Aktuaria ITS, maka kamu akan menjadi angkatan kedua di almamater tahun ini, gaes. Soalnnya, prodi Sains Aktuaria ITS baru ada pada tahun 2018.

* Daya tampung SBMPTN 2019: 32

* Daya tampung SBMPTN 2018: 1.119

* Peminat SBMPTN 2018: 24

* Keketatan persaingan SBMPTN 2018: 2,14%

6. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Pada 06 Mei 2019 lalu, UGM baru saja meluncurkan prodi Aktuaria secara resmi dan berada di FMIPA. Di sini, mahasiswa akan dibekali berbagai hal penguasaan teori bidang aktuaria, prinsip siklus kerja aktuaria dan memiliki kemampuan yang setara dengan Ajun Aktuaris atau ASAI (Associate of the Society of Actuaries of Indonesia) sesuai dengan standar PAI.

UGM sendiri akan bekerjasama dengan perusahaan dan institusi pengguna lulusan bidang Aktuaria seperti perusahaan-perusahaan asuransi (salah satunya adalah PT Asuransi Jasa Indonesia aka Jasindo), serta didukung oleh OJK dan PAI.

* Daya tampung SBMPTN 2019: 18

4 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang menyediakan program studi Aktuaria

Eits, jangan salah. Buat kamu yang tertarik kuliah di PTS, ternyata 4 kampus berikut ini juga menyediakan prodi Aktuaria, lho! Kampus mana saja? Langsung cek berikut ini.

1. Universitas Surya 

2. Universitas Katolik Parahyangan 

3. Universitas Prasetiya Mulya 

4. Universitas Pelita Harapan 

***

Oyaa, selain melalui jalur SNMPTN yang sudah berlalu, kalau kamu ingin menjadi mahasiswa Aktuaria, sebaiknya pertimbangkan pula peluangmu melalui jalur SBMPTN ataupun Ujian Mandiri yang telah disediakan pada masing-masing kampus, ya. Soalnya seperti yang sudah dibahas, program studi ini masih sepi peminat.

Jadi, prodi Aktuaria di kampus mana, nih, yang akan kamu incar, gaes?

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: My Next Move)

LATEST COMMENT
Muhammad Akbar | 2 hari yang lalu

Kak masuk jurusan ini harus hobbi baca buku gak??

Jurusanku: Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia, Alwansyah Nawal
Beby Nurdiana Rohman | 4 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Beby Nurdiana Rohman | 4 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Fadhilla Inayah | 4 hari yang lalu

OPEN PAID PROMOTE / ENDORSEMENT @fadhillanyhhh_ check bio

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©